Merantau di Turku

Screen Shot 2019-02-02 at 23.23.00Senny Sanjung A Seorang mantan cake decorator asal Bandung yang untuk sementara pindah ke Turku, Finlandia menemani suami bekerja. Sedang berusaha untuk melanjutkan hobby menggambar disela-sela kesibukan mengurus seorang bayi lucu bernama Nevan (1 tahun) dan Atreya (7 tahun)

Suami saya mendapat pekerjaan di salah satu perusahaan IT di Finlandia sejak Desember 2017, namun karena saat itu saya sedang hamil tua, jadi perusahaan dengan baik hati menawarkan untuk menunda proses relokasinya sampai bulan Juli 2018 (rencananya) setelah anak ke-2 saya agak besar. Tetapi karena proses administratif yang panjang dan tidak selesai sesuai jadwal, akhirnya kami baru pindah di Bulan September 2018 ini.

Administratif Pindah ke Finlandia

Awalnya saat suami mengabarkan dia diterima di perusahaan yang berlokasi di Finlandia, yang terbesit di kepala saya tentang negara Finlandia ialah Finlandia mempunyai sistem pendidikan terbaik di dunia, sehingga dengan senang hati saya mau untuk pindah ke negara tersebut, apalagi saat itu kebetulan anak saya baru lulus TK dan sedang bingung untuk melanjutkan ke sekolah mana. Walau sebenarnya saya dan suami sudah mendaftarkan anak kami di salah satu sekolah swasta di Bandung, tetapi jika dibandingkan dengan kesempatan sekolah di negara yang punya sistem pendidikan terbaik di dunia, siapa yang menolak?

Processed with VSCO with fr4 preset

Sejak mendapat kabar akan pindah ke Finlandia, kami mulai mempersiapkan segalanya. Bukan hal yang mudah untuk pindah ke negara di Eropa dengan 4 orang anggota keluarga, banyak sekali formulir yang harus diisi dan proses yang panjang, dari mulai membuat residence permit yang proses nya mulai dari tingkat paling kecil yaitu RT sampai ke kedutaan, kemudian setelah residence permit selesai pun, masih harus mendatangi berbagai kementrian untuk legalisasi dokumen.

Setelah sampai di Turku pun kami masih disibukan dengan berbagai urusan administratif dan proses pencarian apartemen yang ternyata tidak semudah di Indonesia. Di sini untuk mendapatkan apartemen yang ingin kita tempati, prosesnya harus mendaftar dulu apartemen yang kita inginkan melalui agen apartemen, kemudian pemilik apartemen akan memilih kandidat mana yang cocok untuk menyewa apartemen milik mereka, mirip dengan melamar kerja yah..! 

Screen Shot 2019-02-02 at 23.25.13

Suasana jalanan di Turku menjelang sunset

Tetapi untungnya kami diberi fasilitas apartemen pertama selama 1 bulan dari kantor suami. Kami juga diberikan biaya pengiriman barang-barang dari Indonesia ke Finlandia. Sehingga kami bisa membawa baju-baju, bumbu, sampai peralatan bayi ke Finlandia. Untuk pengiriman tersebut kami menggunakan jasa pos Indonesia.

Adaptasi Merantau di Negara Sedingin Kulkas

Cuaca

Dulu sebelum kami pindah, kami diberi kesempatan dulu untuk mengunjungi Finlandia beberapa bulan sebelumnya, untuk tahu apa kami benar-benar akan merasa nyaman tinggal disana atau tidak. Waktu itu bulan April, kami mengunjungi Finlandia selama 9 hari. Ketika kami datang sedang musim semi dan suhu sekitar kurang lebih 6 derajat  Celsius setiap harinya. Berpindah dari negara tropis yang biasanya suhu diatas 20 derajat Celsius setiap harinya, kemudian tiba-tiba datang ke negara kulkas yang suhu nya dibawah 10 derajat cukup membuat kami “shock” karena kedinginan. Waktu itu terkadang saya sampai sakit kepala saking dinginnya ke kepala. Hampir setiap hari saya memakai masker karena rasanya hidung membeku.

Namun, ketika kami datang di bulan September, untuk benar-benar pindah ke negara ini, udara masih sejuk, karena baru memasuki musim gugur, belum terlalu dingin, masih bisa pakai celana pendek dan belum perlu pakai jaket berlapis-lapis. Sehingga kami mengalami perubahan udara yang cukup bertahap, dari masih sejuk ke mulai dingin, dan semakin dingin, jadi kami mulai terbiasa dengan suhu dingin ini.

44606543_10218251091488976_1938690534528778240_o

Sekarang saat sedang winter, suhu minus pun tidak membuat saya sakit kepala, dan sampai sekarang suhu tertinggi minus 14 derajat Celsius, saya belum merasa perlu memakai masker. Selama memakai pakaian yang tebal, dan lengkap dari sarung tangan sampai kaos kaki, kami masih bisa bertahan di negara kulkas ini.

Menurut saya bulan November ialah bulan yang paling kurang menyenangkan, karena cukup membuat suasana gloomy, bagaimana tidak, selain suhu yang semakin dingin, 1 atau 2 derajat, bahkan suhu minus. Matahari pun jarang menunjukan sinarnya. Hampir setiap hari langitnya kelabu, selain itu waktu siang yang semakin sedikit daripada waktu malamnya. Sekitar pukul 8 matahari baru akan terbit, dan pukul 16 matahari sudah tenggelam. Kalau ada matahari pun, malah suhu menjadi lebih dingin dari sebelumnya. Setiap akan pergi keluar kami harus memakai pakaian musim dingin yang lengkap mulai dari sarung tangan, jaket,dan topi. Cukup merepotkan bagi kami yang terbiasa tinggal di negara tropis. Apalagi untuk saya yang masih punya bayi, untuk sekedar mau jemput anak sekolah yang jaraknya dekat atau untuk sekedar mau membeli shampoo di supermarket pun, perjalanannya cukup panjang, dari harus memakai pakaian lengkap untuk saya sendiri kemudian memakaikan pakaian lengkap untuk bayi saya.

_sekitar apartemen

Di sekitar apartemen

Namun ketika bulan Desember tiba dan salju turun, cukup membuat suasama menjadi lebih terang karena semua berubah jadi putih, setidaknya walaupun langit tidak ada matahari, tapi pemandangan salju serba putih dan hiasan lampu natal dimana-mana cukup membuat suasana menjadi lebih hidup.

Makanan

Kemudian tentu saja makanan. Di Bandung, saya bisa dengan mudahnya membeli semangkuk baso dengan harga murah, atau sekedar sarapan kupat tahu di depan komplek. Disini saya tidak bisa merasakan lagi semua itu, untuk bisa menyantap makanan Indonesia yang saya inginkan saya harus membuatnya sendiri, bahan-bahan nya pun harus dibeli di toko asia, bukan di supermarket biasa, yang letaknya ada di pusat kota, 30 menit naik bis dari apartemen tempat saya tinggal. Jika makan makanan finland di restoran, selain harganya cukup mahal, rasanya juga kurang cocok dengan lidah kami. Sehingga jika makan di restoran, seringnya kami makan Asian food atau fast food saja. Di sini semua nya harus serba mandiri, tapi ada sisi positif nya juga yang bisa diambil, kita jadi tidak terlalu manja dengan hal-hal yang mudah didapatkan di Indonesia, seperti asisten rumah tangga yang murah, atau mudahnya pesan makanan dari aplikasi online (dengan harga murah juga tentunya).

Dulu biasanya saya bisa menghabiskan waktu berjam-jam di perjalanan karena macet nya Bandung yang semakin menjadi, sekarang itu semua tidak pernah kami rasakan lagi disini, tidak ada macet, bis datang tepat waktu, jalanan yang lengang dan bersih jadi pemandangan sehari-hari.

Sampah

Penanggulangan sampah disini juga sangat baik, sampah dipisahkan berdasarkan jenisnya, seperti kertas, plastik, kaca, metal, dan sampah yang bisa dibakar. Untuk kemasan soft drink sendiri bisa dikumpulkan untuk nantinya di masukan ke dalam mesin yang biasanya ada di supermarket kemudian diganti dengan voucher diskon belanja.

Waktu Sholat

Selain itu, waktu shalat yang berbeda-beda setiap hari nya agak membingungkan saya. Misalnya saat winter ini shalat subuh kurang lebih sekitar jam 7 pagi, matahari terbit jam 9.30 pagi kemudian Zuhur sekitar jam 12.30, dan jam 13.30 sudah Ashar lagi, jam 15.00 sudah Maghrib lagi, dan jam 18 sudah isya. Dan setiap harinya jam tersebut bisa berubah-rubah, tidak seperti di Indonesia yang waktu nya konstan. Seiring perubahan musim, waktu sholat juga semakin berubah, misalnya nanti ketika spring (musim semi) shalat magrib semakin mundur yaitu baru sekitar pukul 8 malam. Sehingga membuat saya agak kebingungan. Untungnya sekarang kita hidup di zaman serba canggih, untuk waktu shalat disini saya menggunakan aplikasi (seperti Muslim Pro) yang biasanya memberi notifikasi waktu shalat sesuai daerah dimana kita tinggal.

Di sini ada masjid, tapi tidak seperti di Indonesia yang bisa dengan bebas nya mengumandangkan azan disana-sini. Masjidnya pun kecil, lebih seperti mushola, karena disini kami merupakan minoritas. Tapi cukup untuk suami saya bisa melakukan ibadah shalat Jumát bersama umat muslim lainnya.

Kesibukan Mamarantau di Turku

Sekarang masih disibukkan mengurus keluarga di rumah, karena saya masih mempunyai bayi yang baru saja berusia 1 tahun. Kegiatan rutin saya selain mengurus bayi di rumah (apartemen), setiap hari saya menjemput anak saya dari sekolah yang jarak nya sebenarnya tidak jauh dari tempat tinggal kami, dan dapat ditempuh hanya dengan berjalan kaki. Jika bosan di apartemen saya akan jalan-jalan ke pusat kota melihat keramaian, gedung-gedung di Finland, dan berbelanja keperluan sehari-hari.

screen-shot-2019-02-02-at-23.23.24.png

Selain itu saya juga sedang senang membuat ilustrasi, jika sedang ada waktu luang saya berusaha untuk bisa melanjutkan hobi saya menggambar. Sekarang juga saya sedang mendaftar untuk mengikuti integration plan, jadi semacam program untuk pendatang yang pindah ke Finlandia tetapi belum mempunyai pekerjaan. Programnya itu salah satunya yang paling umum ialah mengikuti sekolah bahasa Finlandia selama 10 bulan, kemudian setelah itu kita bisa mengikuti sekolah/kursus/training untuk disiapkan ke lapangan pekerjaan nantinya. Selama mengikuti program ini kita juga bisa mendapatkan tunjangan sebesar mulai dari 32 euro per hari kerja. Disini juga sudah umum ketika orang tua nya bekerja atau sekolah, bayi atau anak-anak mereka akan dimasukkan ke daycare, sehingga disana anak-anak usia pra-sekolah bisa belajar bersosialisasi bersama teman sebaya nya.

Berkeliling di Turku

Kota Turku ini ialah kota yang tidak terlalu besar, tidak sebesar Bandung atau Jakarta. Jadi tidak banyak tempat rekreasi untuk keluarga yang bisa dikunjungi. Namun dengan berjalan-jalan di sekitar aura river di pusat kota saja sudah jadi pengalaman menarik bagi kami, Gedung-gedung vintage di sekitar Aura river dan Turku Cathedral di dekatnya menambah keindahan alam Turku.

Screen Shot 2019-02-02 at 23.30.00

Turku Cathedral

Sesekali kami main ke hutan yang letaknya tidak jauh dari apartemen kami. Atau ketika winter seperti sekarang ini, anak saya senang main sledging (kereta luncur) diatas salju. Tidak perlu jauh-jauh ke tempat lain, main kereta luncurnya bisa di dekat apartemen saja, karena disini banyak lahan yang bisa digunakan anak-anak untuk bermain. Di setiap komplek apartemen pasti ada tempat bermainnya, setidaknya ada ayunan, perosotan, dan tempat untuk bermain pasir.

 

 

Di sini juga banyak tempat untuk bermain ice skating, salah satunya di dekat apartemen kami. Ada hari-hari tertentu dibuka untuk umum dan gratis. Dan hari-hari lainnya digunakan untuk latihan para atlet atau jadwal latihan untuk murid sekolah.

Di sini juga ada Turku Castle, yaitu salah satu bangunan bersejarah di Finlandia yang sudah berumur lebih dari 700 tahun. Lokasinya tidak jauh dari pusat kota. Di dalam nya masih seperti kastil jaman dulu, kita serasa masuk ke film Eropa jaman dulu ketika masuk ke kastil ini. Harga tiket masuk ke Turku Castle ini 11€ untuk dewasa, 5€ untuk anak usia 7-15 tahun, dan gratis untuk usia dibawah 7 tahun. Selain museum yang menampilkan ruang-ruang dan perabotan jaman dulu di dalam kastil, disini juga ada toko souvenir dan restoran yang menyediakan makanan Finlandia.

Screen Shot 2019-02-02 at 23.28.59.png
Turku Castle

Selain Turku Castle, tempat yang cocok dikunjungi untuk keluarga ialah Kupitta park. Ini adalah taman besar di Turku, dan salah satu bagian nya dikhususkan untuk tempat bermain anak-anak, ada ayunan, perosotan, dan lain-lain. Kemudian juga kadang diadakan acara anak anak seperti workshop untuk anak atau penampilan theater untuk anak-anak.

Kupitta Park

Selain itu dari kota Turku ini kita bisa menghabiskan akhir pekan dengan naik cruise, kita bisa menginap di cruise dan menikmati fasilitas di cruise seperti kids playground, shopping tax free, ada juga café, pub dan spa. Atau kita juga bisa naik cruise untuk mengunjungi daerah lain seperti Aland island, atau ke Stockholm Sweden dan Tallin, Estonia.

1433-a71e0af762c

_badut di dalam cruise

Badut di cruise

Suka Duka Merantau

Kangen dengan keluarga dan teman itu pasti, kadang kebayang ingin bertemu keluarga sampai terbawa mimpi. Apalagi seperti saya yang belum bekerja dan setiap hari hanya berada di rumah. Merasa sepi itu pasti. Ketika ada teman/saudara yang meninggal atau ada yang menikah kita tidak bisa hadir disana. Disini tidak ada keluarga satupun, beruntung sudah ada kenalan orang-orang Indonesia yang kadang bisa dijadikan tempat bertanya segala macam atau sekedar ngopi-ngopi cantik. Orang-orang Finlandia bisa dibilang kebanyakan tertutup dan pendiam, mereka punya ruang privasi sendiri yang tidak mau diganggu oleh orang lain, apalagi orang asing seperti kami.

Kemudian di sini juga kami belum bisa membeli mobil karena belum mempunyai SIM Finlandia. Sehingga kemana-mana harus naik bis. Sebenarnya bis di sini sangat nyaman, bis datang sesuai jadwal, jadwal dan rute bisa dengan mudah dilihat melalui aplikasi, halte bis juga ada di dekat apartemen kami, dan untuk orang yang berpergian membawa anak dengan stroller naik bis tidak dikenakan biaya alias gratis. 

 

Kendalanya ialah ketika harus menunggu bis disaat udara sedang dingin-dinginnya, dan tidak ada ruangan indoor untuk menunggu. Atau ketika anak saya yang masih bayi menangis di dalam bis yang sedang penuh. Belum lagi jika harus berjalan jauh ke tempat tujuan saat sedang winter seperti ini, mendorong stroller diatas jalan dengan salju yang cukup tebal cukup sulit, selain itu kadang jalanan licin karena salju sudah menjadi es, sehingga harus sangat berhati-hati. Tapi sejauh ini tidak ada kendala yang sangat fatal untuk kami selama tinggal disini.

Sekolah Anak di Finlandia

Saya ingin membagikan pengalaman menyekolahkan anak saya di negara yang katanya mempunyai sistem pendidikan terbaik di dunia. Beruntungnya ketika kami pindah ke Finland, anak saya yang pertama baru lulus TK dan memang sedang mencari sekolah dasar yang paling cocok untuk saya. Sehingga walaupun anak saya masuk sekolah terlambat 1 bulan, tidak diperlukan proses adaptasi yang sulit ketika di sekolah. Sebelum kepindahan kami ke Turku kami memang sudah berencana untuk menyekolahkan anak kami di sekolah international saja yang Bahasa pengantar sehari-hari nya Bahasa inggris. Karena kami tidak akan selamanya tinggal di Finland, mungkin saja beberapa tahun ke depan kami akan pindah ke negara lain atau pulang ke Indonesia, karena walaupun pekerjaan suami saya bersifat permanen, bukan kontrak, kami belum berencana untuk tinggal disini selamanya.

cel-lisboa-73969-unsplash

Sekolah di sini pada umumnya berbahasa pengantar Bahasa Finnish atau Swedish, jika pendatang seperti anak saya ingin bersekolah di sekolah umum seperti itu, nanti tahun pertama akan masuk kelas untuk belajar bahasanya dulu. Tetapi karena anak saya masuk sekolah international jadi anak saya tidak perlu mengikuti kelas seperti itu. Sebelum anak saya bisa masuk ke sekolah international, dia harus mengikuti tes terlebih dahulu, tesnya bahasa Inggris, untuk mengetahui sejauh mana kemampuan anak saya berbahasa inggris, karena syarat utama untuk masuk sekolah ini, selain umur nya harus 7 tahun, dia harus bisa berbahasa Inggris.

Kurikulumnya sendiri sekolah international ini sama saja dengan sekolah berbahasa Finnish, yang membedakan hanya Bahasa pengantarnya saja. Sekolahnya juga masih dibawah kota Turku sendiri, bukan sekolah swasta, Semua sekolah di sini gratis, semua alat dan buku sekolah gratis, bahkan diberikan makan siang juga. Kecuali jika ingin mengikuti les diluar jam sekolah, ada biaya yang harus dikeluarkan. Yang saya suka dari Finland ialah tidak adanya kesenjangan sosial yang tinggi untuk setiap orang, jadi maupun orang itu anak dari bos suatu perusahaan atau anak dari kelas pekerja, semua akan sekolah di sekolah yang sama, les di tempat yang sama, dan mendapat perlakuan yang sama. Semua sekolah sama kualitasnya, tidak ada sekolah favorit atau sekolah yang buruk, semua tinggal memilih sekolah yang paling dekat dengan tempat tinggal mereka, sehingga ke sekolah hanya perlu dicapai dengan jalan kaki.

_suasanadikelas

Suasana di kelas

Pendidikan di sini sangat cocok untuk saya yang tidak ingin memberikan tekanan berlebihan untuk anak, dan ingin lebih memberikan waktu untuk mereka untuk menikmati masa anak-anak mereka. Setiap 1 jam pelajaran (45 menit) anak-anak diberikan waktu istirahat selama 15 menit, kemudian baru melanjutkan pelajaran selanjutnya. Tetapi jika waktu nya makan siang, waktu istirahat menjadi 45 menit.

Di sekolah sering diadakan acara seperti outing ke hutan atau museum, dan sering ada acara seru untuk special occasion seperti Halloween party, Christmas party, Father’s day, atau ulang tahun sekolah.

Screen Shot 2019-02-02 at 23.29.19

Saat Halloween party

Di sekolah ini juga ada pelajaran agama Islam, tidak di semua sekolah ada pelajaran Islam, karena melihat jumlah muridnya sendiri yang ingin mengikuti pelajaran agama Islam. Karena ini sekolah internasional jadi banyak pendatang dari negara beragama Islam sehingga diadakan pelajaran agama islam disini. Selain pelajaran agama islam, ada beberapa agama lain yang diadakan di sekolah, salah satu nya tentu saja kristen, dan untuk yang tidak mau mengikuti kelas agama akan mengikuti kelas pelajaran ethic.

Untuk hubungan antara guru dan murid juga disini menggunakan aplikasi yang bernama Wilma, jadi tidak ada lagi buku penghubung seperti di Indonesia. Di dalam aplikasi tersebut kita bisa melihat PR apa saja yang diberikan guru setiap harinya, progress anak mengenai suatu pelajaran,  pesan / pengumuman yang diberikan sekolah untuk orang tua murid, sampai jika anak kita sakit pun kita tinggal memberitahukan melalui aplikasi tersebut.

outing ke hutan

Outing ke hutan

Satu kelas terdiri dari sekitar 20 orang, tetapi dibagi lagi untuk beberapa mata pelajaran, seperti misalnya pelajaran matematika, dibagi 2 kelompok yaitu matematika A dan matematika B, jadi 10 orang dengan 1 guru, sehingga anak-anak lebih terperhatikan. Kecuali untuk pelajaran olahraga, semua belajar bersama.

Di sini tidak ada ujian akhir semester, hanya ada beberapa tes ketika di dalam pertengahan semester, itupun tidak semua pelajaran. PR pun tidak banyak dan sehari hanya ada PR untuk satu mata pelajaran saja. Di penghujung semester ada pertemuan setiap orang tua dengan guru kelas untuk membahas perkembangan anak nya di sekolah, di pelajaran mana saja ia kurang dan dibahas bagaimana cara untuk memperbaikinya.

Blog: http://mynameissenny.blogspot.com. Instagram: @senisanjung (personal) dan @seenysanjung (untuk ilustrasi)

 

 

Merantau di Aalborg, Denmark

2lingkungan-rumah-di-aalborg-ost.jpg
Desi Pramudiwati – Aurora’s mother, Roni’s wife, Indonesian currently living in Aalborg, Denmark.

Akhir April 2015 saya dan keluarga memulai hidup baru di Aalborg, Denmark. Sebelumnya kami tinggal di Ludvika, Swedia selama tiga tahun. Kepindahan kami ke Denmark ini karena suami saya melanjutkan studi jenjang S3 di Energy Technology Department, Aalborg University. Walaupun saya dan suami sudah terbiasa berpindah negara sejak tahun 2009, tetap saja, berpindah ke negara baru memberikan tantangan dan kerepotan tersendiri. Apalagi waktu itu kami membawa anak kami yang masih berusia 5 bulan.

afc15037508c278d7fe9df43073a52ad

Aalborg is a city in the Jutland region of Denmark. It’s known for its revitalized waterfront on the Limfjord, the body of water that cuts through Jutland

Aplikasi residence permit

Begitu suami saya mendapat informasi bahwa dia terpilih sebagai PhD fellow dengan dana riset dari Energinet, electricity provider di Denmark, kami langsung memulai proses pendaftaran residence permit. Aplikasi kami buat dengan mengisi formulir secara online dilengkapi dengan paspor yang di-scan. Pada saat mendaftar online ini, kami juga sekalian membuat appointment ke imigrasi Denmark di Stockholm untuk keperluan biometric, yakni foto dan sidik jari.

1) Aplikasi residence permit dilakukan secara online melalui website

Aplikasi residence permit Denmark dilakukan secara online melalui website

Pada tanggal yang telah ditetapkan, kami pergi ke Stockholm yang jaraknya 300 km dari Ludvika. Di kantor imigrasi Denmark, saya, suami dan anak saya dilayani secara bergantian. Saya dan suami diambil foto dan sidik jarinya. Sedangkan anak saya yang masih bayi, hanya difoto saja. Pada saat foto, suami saya yang memakai kacamata, tidak dianjurkan/diperintahkan untuk melepas kacamatanya. Ternyata ini menjadi masalah di kemudian hari karena foto dengan kacamata dianggap tidak sah untuk residence permit.

Walaupun demikian, keputusan di-granted nya residence permit kami terima kira-kira satu bulan setelah aplikasi online dilakukan, dengan catatan bahwa suami saya harus melakukan biometric lagi di kantor polisi begitu kami tiba di Denmark.

Aplikasi apartemen/rumah

Sembari mengurus residence permit, kami juga mulai melihat-lihat apartemen untuk disewa di Aalborg. Suami saya mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya dari internet. Dengan berbagai pertimbangan, akhirnya suami memutuskan untuk mencari apartemen melalui makelar yang bernama AKU. AKU ini merupakan makelar rumah/apartemen yang hanya mau mencarikan apartemen untuk mahasiswa.

Awalnya, kami masuk ke waiting list nomer ratusan. Kemudian suami berinisiatif memberi informasi tambahan yaitu bahwa kami memiliki bayi, sehingga kami merasa urgent untuk mendapatkan apartemen. Alhamdulillah, dengan informasi tambahan ini nomer antrian kami jadi naik. Tak lama kemudian, kami mendapatkan penawaran apartemen di Niels Bohrs vej di Aalborg Ost, yaitu di daerah dekat kampus suami.

Kami tinggal di apartemen di Niels Bohrs vej sejak kedatangan kami di Aalborg sampai kira-kira tiga bulan kemudian. Dengan pertimbangan luasnya rumah, kami pindah ke area perumahan untuk keluarga yang berlokasi di Pontoppidanstræde.

2)Playground di area perumahan di Aalborg Ost

Playground di area perumahan di Aalborg Ost

Administrasi saat kedatangan di Denmark

Setibanya kami di Denmark, kami segera mengurus segala keperluan administrasi sebagai penduduk baru, diantaranya melaporkan data diri ke komun (pemerintah kota) dan melaporkan data pekerjaan dan penghasilan suami ke kantor pajak. Setelah mengisi formulir lapor diri ke komun, kami mendapatkan Danish Personal Identification Number atau yang biasa disebut CPR number.

Kira-kira dua minggu setelah lapor diri, kami mendapatkan Sundhedskort atau biasa disebut Yellow card/ kartu kuning. Kartu kuning ini berisi informasi CPR number, alamat rumah, serta alamat dokter keluarga dan nomer teleponnya. Dengan memiliki kartu ini berarti kami memiliki hak akses terhadap sistem kesehatan di Denmark, kami berhak untuk mendapatkan layanan kesehatan secara gratis. Kartu kuning juga biasa digunakan sebagai kartu identitas, misalnya ketika mau mendaftar sebagai member di bibliotek/perpustakaan.

Selain lapor diri ke komun, kami juga melakukan registrasi NemID. Saya dan suami masing-masing mempunyai satu NemID. NemID ini adalah ID yang bisa digunakan untuk login ke berbagai sistem di Denmark, seperti sistem perpajakan, sistem kesehatan, perbankan, dan institusi pendidikan anak.

Seperti yang sudah saya sebutkan di atas bahwa foto suami saya untuk residence permit dianggap tidak sah karena memakai kacamata. Maka, pada masa awal kedatangan kami di Denmark, suami saya melakukan biometric lagi di kantor polisi. Kira-kira tiga bulan setelahnya, kami baru menerima kartu residence permit dari kantor imigrasi.

Fasilitas kesehatan untuk keluarga

Dokter Keluarga

Setelah kami melakukan lapor diri ke komun, kami mendapatkan nama dokter keluarga. Dokter keluarga ini adalah pintu pertama layanan kesehatan. Jadi, jika ada anggota keluarga yang sakit, langkah pertama adalah periksa ke dokter keluarga.

Karena pada saat pindah ke Denmark saya membawa anak saya yang baru berusia lima bulan, begitu mendapatkan nama dokter keluarga saya langsung mengajak suami saya untuk pergi kesana. Tujuannya adalah untuk memberi tahu dokter keluarga kami bahwa kami punya bayi berusia 5 bulan dengan riwayat vaksin sesuai dengan standar Swedia. Sehingga apabila diperlukan vaksin tambahan sesuai standar Denmark, dokter keluarga kami sudah aware. Selain itu, saya juga ingin tahu tentang layanan kesehatan untuk bayi di Denmark.

4)Berfoto di depan klinik dokter keluarga

Berfoto di depan klinik dokter keluarga

Dari dokter keluarga saya mendapatkan informasi bahwa pemeriksaan bayi yang meliputi berat badan, tinggi badan, lingkar kepala, dll hanya dilakukan pada usia 5 bulan dan 1 tahun. Setelah itu hanya dilakukan satu tahun sekali, dimana orang tua harus aktif. Maksudnya, orang tua membuat appointment ke dokter keluarga untuk pemeriksaan kondisi anaknya. Hal ini cukup membuat saya kaget karena dibandingkan di Swedia, pemeriksaan kondisi bayi di Denmark bisa dibilang cukup jarang.

4poli-anak-di-rumah-sakit-aalborg-dilengkapi-dengan-permainan.jpg

Poli anak di rumah sakit Aalborg dilengkapi dengan permainan

Perawat Bayi

Setelah tinggal di Aalborg selama kurang lebih satu bulan, saya mendapat kenalan orang Indonesia yang juga bermukim di Aalborg. Kebetulan dia juga punya bayi yang usianya terpaut dua bulan dengan anak saya. Saya tanya ke dia, apakah dia mendapat jatah bidan/perawat khusus yang bisa dikontak apabila ada pertanyaan. Saya bertanya seperti ini karena di Swedia kami mendapat perawat anak yang bisa kami hubungi apabila ada pertanyaan seputar pengasuhan bayi. Dia jawab iya, sejak anaknya lahir ada seorang perawat anak yang sering datang ke rumah untuk mengecek kondisi anaknya.

Berbekal jawaban dari teman saya ini, saya memberanikan diri bertanya ke komun. Saya mengirim email, mengatakan bahwa saya baru saja pindah ke Aalborg dan saya mempunyai seorang bayi yang waktu itu berusia enam bulan. Saya bertanya apakah saya berhak mendapatkan layanan perawat anak yang datang ke rumah, sebab saya merasa membutuhkan support. Alhamdulillah gayung bersambut, pihak komun segera mencarikan perawat anak yang memang area tugasnya di daerah rumah kami. Lalu, beberapa hari kemudian dia datang ke rumah, untuk mengecek kondisi anak saya, berdiskusi dengan saya tentang mpasi, serta menanyakan keadaan saya sendiri apakah saya mengalami baby blue atau tidak. Sungguh sebuah layanan yang sangat membantu saya yang waktu itu sempat stress karena pindahan.

Perawat anak yang datang ke rumah ini, bisa ditelpon setiap jam 08.00 sampai jam 09.00 pagi jika ada hal-hal yang ingin ditanyakan. Kunjungan ke rumah saya hanya dilakukan dua kali yaitu pada saat anak saya umur enam bulan dan tujuh bulan. Dia mengatakan bahwa dalam keadaan normal dia berkunjung rutin ke rumah sejak bayi lahir hingga usia bayi enam bulan kira-kira dua minggu atau sebulan sekali. Setelah itu sudah tidak ada kunjungan rutin ke rumah.

Dokter Jaga Rumah Sakit

Pada saat anak saya berusia satu tahun, dia pernah sakit panas disertai muntah dan diare. Saya cukup panik waktu itu karena kejadiannya malam hari dan weekend. Awalnya, tidurnya tidak nyenyak. Tiba-tiba sekitar pukul tiga dini hari anak saya muntah-muntah lalu diare. Tidak tanggung-tanggung, diarenya pun berdarah. Saya dan suami pun tambah panik. Suami segera menelpon rumah sakit. Ya, di luar jam kerja dan pada hari-hari libur, langkah pertama untuk layanan kesehatan adalah menghubungi dokter jaga di rumah sakit. Setelah beberapa menit menunggu di queu sistem telepon rumah sakit, akhirnya suami saya bisa tersambung ke dokter jaga. Suami saya pun menceritakan kondisi anak kami. Alhamdulillah, dokter mempersilakan kami untuk segera datang ke rumah sakit.

Begitulah sistem layanan kesehatan di Denmark. Pada hari libur atau di luar jam kerja (malam hari), jika membutuhkan layanan kesehatan harus menghubungi dokter jaga di rumah sakit. Berdasarkan informasi yang kita sampaikan lewat telepon, dokter jaga memutuskan apakah perlu dilakukan pemeriksaan di rumah sakit atau bisa menunggu dokter keluarga di hari kerja. Mendatangi rumah sakit secara langsung tanpa persetujuan dokter jaga (menelpon terlebih dahulu) adalah hal yang sia-sia. Seorang teman pernah melakukannya dan pihak rumah sakit menolak untuk memberikan layanan.

Dokter Gigi Anak

Pada saat anak saya berumur 1,5 tahun, dia mendapat undangan ke dokter gigi. Kami pun pergi ke sana. Pada waktu itu dokter gigi belum memeriksa gigi anak saya. Dia hanya mengajak saya ngobrol, apakah saya sudah mulai menggosok gigi anak saya, apakah saya memberikan makanan yang manis-manis kepada anak saya, apakah saya masih menyusui di malam hari, dll. Intinya dokter gigi ingin memastikan bahwa orang tua sudah mulai menggosok gigi anaknya walopun baru beberapa yang tumbuh. Lalu dokter gigi juga memberi daftar makanan-makanan yang hanya boleh diberikan seminggu sekali karena kandungan gula yang tinggi. Pada usia 1,5 tahun ini anak saya masih nenen. Oleh dokter gigi disarankan untuk tidak diberi ASI pada saat tidur malam sebab ASI juga mengandung gula.

4) Pemeriksaan gigi usia tiga tahun

Pemeriksaan gigi usia tiga tahun

Tepat ketika anak saya berulang tahun ketiga, kami mendapat undangan dari dokter gigi lagi. Kali ini dokter gigi mengecek jumlah gigi anak saya lalu membersihkannya. Setelah itu, dia mengajari saya cara menggosok gigi anak dengan benar. Menurut dokter gigi disini, sebaiknya saya yang menggosok gigi anak saya sebab kalau anak saya gosok gigi sendiri pasti tidak bersih. Dan disarankan saya menggosok gigi anak saya dengan posisi anak telentang sehingga saya bisa melihat sampai dalam bahwa semua giginya sudah bersih.

Perawatan gigi anak oleh dokter gigi di Denmark diberikan secara gratis sejak anak umur 1,5 tahun sampai 17 tahun. Undangan dari dokter gigi biasa diberikan setiap enam bulan atau satu tahun sekali tergantung dari kondisi gigi anak.

Pendidikan anak

Pada saat anak saya berusia satu tahun, dia selalu menangis ketika ada teman atau kolega suami yang datang ke rumah. Begitu juga ketika kami berkunjung ke rumah teman, anak saya selalu menangis. Saya dan suami menyimpulkan bahwa anak saya kurang sering bertemu orang sehingga dia selalu takut ketemu orang baru. Maklum, sehari-hari dia  hanya bersama saya di rumah. Dengan pertimbangan ini, maka kami memutuskan untuk memasukkan anak kami ke daycare dengan durasi 2-3 jam per hari. Tujuannya supaya dia belajar bersosialisasi, bertemu orang baru dan bayi-bayi seusianya. Selain itu, saya juga bisa mengerjakan pekerjaan rumah ketika anak saya di daycare.

Di Denmark, ada dua macam daycare untuk anak usia 0-3 tahun, yakni:

Dagpleje, yakni seorang ibu rumah tangga yang dibekali kursus-kursus tentang pengasuhan anak, kemudian membuka daycare kecil di rumahnya sendiri, dengan kuota maksimal empat anak

Vuggestue, yakni institusi daycare, sekolah untuk anak usia 0-3 tahun dengan pengasuh-pengasuh bertitel sarjana pendidikan anak (pedagog).

Pertama, kami mendaftar di vuggestue namun tidak mendapat tempat karena memang jumlah vuggestue sangat terbatas. Lalu, kami mendapat penawaran di dagpleje. Setelah berdiskusi dengan suami, akhirnya saya memutuskan untuk mengambil penawaran itu. Anak saya masuk ke dagpleje. Seperti halnya anak-anak lain yang selalu menangis pada masa-masa awal masuk, begitu pula anak saya. Dia selalu menangis, yang sejujurnya membuat saya semakin tidak tega untuk meninggalkannya. Namun karena emosi ibu sangat mempengaruhi kondisi anak, saya disarankan untuk tidak menampakkan kegalauan di depan anak saya dan itu saya praktekkan. Akan tetapi, tetap saja anak saya menangis. Akhirnya setelah satu bulan saya putuskan untuk berhenti.

Kemudian, saya berdiskusi dengan suami saya tentang opsi mendaftar ke vuggestue lagi. Alasannya satu, di vuggestue pengasuhnya adalah pedagog. Mereka adalah sarjana-sarjana pendidikan anak usia dini. Mereka pasti lebih mengerti bagaimana menangani anak saya. Mencapai kata sepakat dengan suami, saya pun mendaftarkan anak saya ke vuggestue. Alhamdulillah mendapat tempat, walaupun setelah menunggu 6 bulan.

Jadi, ketika anak saya berusia 1 tahun 8 bulan dia mulai masuk ke vuggestue. Masih sama seperti sebelumnya, dia menangis terus. Namun yang saya lihat, pedagog memang lebih punya trick bagaimana menangani anak saya ini. Satu cara ga berhasil, masih ada cara lain. Kira-kira begitu yang dilakukan oleh pedagognya anak saya. Terus menerus. Bahkan ketika saya hampir putus asa dan menanyakan ke dia apakah menurutnya proses ini akan berhasil, dia tetap meyakinkan saya ini akan berhasil asal kita sabar dan telaten. Diskusi-diskusi dengan pedagog kami lakukan dengan terbuka. Saran-saran kami terima dan kami praktekkan karena kami yakin, harus ada kerjasama orang tua dengan pedagong untuk make it works. Alhamdulillah, dengan berjalannya waktu, anak saya akhirnya bisa enjoy dan bermain-main dengan gembira di vuggestue, walaupun hanya 2-3 jam per hari.

5) Makan siang bersama di vuggestue

Makan siang bersama di vuggestue

5) Bermain di vuggestue

Bermain di vuggestue

Pada saat anak saya berusia tiga tahun, dia harus pindah ke taman kanak-kanak atau dalam bahasa Denmark disebut børnehave. Terus terang saya dan suami agak khawatir jika anak saya susah beradaptasi dan menangis seperti awal-awal masuk ke vuggestue dulu. Tapi ternyata pedagognya anak saya di vuggestue punya inisiatif untuk mengawal anak saya melewati perubahan ini. Dia, dengan seizin kepala sekolah vuggestue and juga kepala sekolah børnehave, datang ke bornehave  tempat anak saya sekolah selama seminggu pertama, sehingga harapannya proses adaptasi anak saya bisa lancar dan anak saya merasa secure di seminggu pertama. Subhanallah. Disini saya benar-benar merasa disupport. Pedagog tidak hanya menjalankan kewajibannya untuk mengasuh di vuggestue tetapi juga care terhadap reaksi anak saya ketika pindah sekolah.

Dukungan untuk pasangan dari pekerja/mahasiswa International

Kira-kira dua bulan setelah tinggal di Denmark, ada sebuah acara yang diadakan oleh Aalborg University International Office yaitu untuk pengenalan kota Aalborg kepada mahasiswa S3 baru beserta keluarganya. Kami bertiga datang karena kami pikir akan banyak informasi yang kami dapat. Benar saja, banyak sekali informasi yang kami dapat diantaranya informasi tentang tempat-tempat wisata di Aalborg dan sekitarnya, budaya masyarakat Aalborg dan Denmark secara umum, serta informasi tentang workindenmark.

6) Work in Denmark membantu warga international untuk mendapatkan kerja di Denmark

Work in Denmark membantu warga international untuk mendapatkan kerja di Denmark

Workindenmark adalah lembaga yang membatu orang-orang international tentang serba-serbi dunia kerja di Denmark. Salah satu programnya adalah spouse program, yakni program berdurasi 6 bulan yang tujuannya adalah untuk membantu suami/istri dari mahasiswa/pekerja international untuk mendapatkan pekerjaan di Denmark. Karena saya ingin bekerja di Denmark sebagaimana dulu saya juga bekerja di Swedia, saya mantap mendaftar program ini. Ternyata saya adalah pendaftar pertama. Saya diberi tahu bahwa program akan dimulai ketika jumlah pendaftar mencapai sepuluh orang. Kira-kira sekitar dua bulan saya menunggu, sampai akhirnya saya mendapatkan email bahwa program bisa dimulai.

Spouse program ini dikoordinir oleh seorang mentor. Program pertama yang dilakukan adalah CV check, yaitu mentor mengecek CV para peserta serta memberikan masukan bagaimana membuat CV yang baik menurut standar job-market di Denmark. Sang mentor juga selalu memberikan informasi lowongan kerja yang sesuai dengan background masing-masing peserta. Setelah itu, ada beberapa kursus yang diberikan oleh pihak luar, diantaranya kursus tentang budaya kerja di Denmark, tips-tips menghadapi interview kerja di Denmark, memanfaatkan LinkedIn untuk mencari pekerjaan dan memperluas jaringan di Denmark, serta elevator speech.

Selama elevator speech, masing-masing peserta diberi kesempatan untuk berbicara selama 5-10 menit untuk mengenalkan diri, menceritakan latar belakang pendidikan dan pekerjaan, serta mendeskripsikan jenis pekerjaan yang diinginkan. Kami, para peserta, melakukan elevator speech ini di depan headhunters  dan beberapa perwakilan industri. Harapannya, dari elevator speech ini para peserta bisa menjalin koneksi dengan headhunters maupun para manager sehingga kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan jadi lebih besar.

What to do on weekend in Aalborg

Setiap weekend kami selalu pergi ke luar, mengunjungi tempat-tempat yang sekiranya menarik buat anak kami. Berikut ini beberapa tempat di Aalborg and kota-kota sekitarnya yang bisa dijadikan alternatif:

Aalborg Hovedbibliotek

Berlokasi di pusat kota Aalborg, bibilotek ini menjadi alternatif sarana hiburan bagi anak-anak maupun orang dewasa di akhir pekan. Berbagai macam buku baik untuk dewasa maupun anak-anak bisa dipinjam secara gratis. Selain itu, ada area khusus untuk anak-anak dengan berbagai permainan. Tempat yang luas membuat anak-anak betah menghabiskan waktu dengan bermain-main atau sekedar berlari-lari di area ini.

7) Buku-buku anak di Aalborg Hovedbibliotek

Buku-buku anak di Aalborg Hovedbibliotek

7) Bermain di tangga angka di Aalborg hovedbibliotek

Bermain di tangga angka di Aalborg hovedbibliotek

7) Area bermain anak di Aalborg hovedbibliotek

Area bermain anak di Aalborg hovedbibliotek

Aalborg Zoo

Bagi anak saya, kebun binatang selalu menjadi alternatif yang menarik, terlebih di musim panas. Berbagai binatang bisa ditemui di sana. Pada jam-jam tertentu pengunjung bisa menyaksikan bagaimana pawang memberi makan binatang-binatang tersebut. Selain itu, ada juga playground dengan banyak permainan yang menarik bagi anak-anak.

7) Menonton jerapah di Aalborg zoo

Menonton jerapah di Aalborg zoo

Leo’s legeland

Legeland dalam bahasa Denmark bisa diartikan sebagai pusat bermain. Tempat ini menyediakan berbagai permainan yang dapat melatih kemampuan motorik anak, seperti trampolin, bersepeda, dan berbagai wahana memanjat dengan tingkat kesulitan yang berbeda. Selain itu, kadang-kadang disediakan fasilitas tambahan seperti peralatan menggambar atau mewarnai, face painting untuk anak-anak, berfoto dengan badut, dll.

7) Wahana motorik di Leo's legeland

Wahana motorik di Leo’s legeland

Aalborg Waterfront

Ketika cuaca cerah, jalan-jalan di sepanjang Aalborg waterfront cukup membuat kami refreshed. Anak-anak juga bisa bersepeda di area ini sambil melihat kapal yang sedang berlabuh. Terdapat juga taman kecil yang bisa digunakan untuk duduk-duduk santai sambil membuka bekal. Area permainan anak juga disediakan meskipun tidak terlalu besar. Sambil berjalan-jalan, kami bisa melihat arsitektur di sekitarnya seperti Utzon Center dan The Royal Customs House. Di depan The Royal Customs House terdapat air mancur dimana anak-anak biasa bermain air.

7) Bermain di Aalborg waterfront

Bermain di Aalborg waterfront

Østre Anlæg

Taman yang cukup luas dilengkapi dengan danau di tengahnya membuat tempat ini menjadi salah satu tujuan kami untuk bersantai. Biasanya pada sore hari, orang-orang datang ke taman ini untuk sekedar refreshing sambil memberi makan burung-burung. Di taman ini juga ada sarana bermain untuk anak-anak seperti prosotan dan ayunan. Pada musim panas, banyak yang datang ke tempat ini untuk sekedar piknik atau berjemur. Selain itu, bagi yang suka olahraga, di taman ini juga terdapat jogging track.

Nordsøen Oceanorium

Di Nordsøen Oceanorium terdapat berbagai jenis ikan dan biota laut lainnya. Pada pukul 11.00 pengunjung bisa melihat pawang memberi makan anjing laut, sedangkan pada pukul 13.00 pengunjung bisa melihat pawang memberi makan ikan yang paling besar yaitu klumpfisken (ocean sunfish). Oceanorium ini lokasinya di kota Hirtshals yang jaraknya 70 km dari kota Aalborg atau kira-kira sejam perjalanan dengan mobil.

7) Menonton ikan di Nordsoen Oceanorium (2)

Observasi ikan di Nordsoen Oceanorium

Family Farm Fun Park

Di musim panas, family farm fun park sangat menarik untuk dikunjungi. Di sana, pengunjung bisa melihat langsung dan memberi makan berbagai binatang piaraan seperti kambing, sapi, angsa, kelinci, kuda, dll. Setiap jam 12.00 anak-anak juga bisa ikut pony riding. Terdapat juga danau serta disediakan kapal yang bisa dinaiki pengunjung untuk mengitari danau tersebut. Walaupun tempat ini lokasinya di kota Lokken yang jaraknya 45 km dari Aalborg, anak kami sangat senang berkunjung kesini.

7) Family fun farm park menjadi alternatif rekreasi pada musim panas

Family fun farm park menjadi alternatif rekreasi pada musim panas

Sekian cerita dari Aalborg, semoga dapat membantu teman-teman sebagai gambaran awal tinggal di Denmark 🙂


Foto: Desi Pramudiwati. Info dan kontak tentang Aalborg bisa langsung menghubungi Desi: desipramudi@gmail.com.

Serba-serbi Finlandia (2)

WhatsApp Image 2016-10-18 at 20.34.02.jpegRika Melissa – Indonesian woman, currently live in Kerava, Finland with two bilingual sons- Kai and Sami, a Finns husband – Mikko. Still trying (hard) to learn Suomi language. Always left her heart in Jakarta.

Akibat musim dingin yang terlalu panjang, musim panas di Finlandia jadi terasa sangat berharga. Dan begitu langit musim panas mulai menyapa, banyak orang yang berusaha untuk menjadikan musim panas menjadi lebih spesial dengan cara menciptakan permainan-permainan seru. Permainan ini awalnya dibuat untuk iseng-iseng saja, pesertanya cuma warga sekitar saja tapi kemudian mulai terkenal sampai akhirnya diakui sebagai cabang olah raga resmi di Finlandia. Malah beberapa diantaranya dibikin kejuaran dunianya karena banyak orang asing yang juga tertarik untuk ikut serta. Berhubung olah raganya gak umum, aneh, dan memang agak gila, cabang-cabang olah raga tersebut kemudian dijuluki sebagai hullut suomalaiset urheilulajit atau olah raga gila orang Finlandia.

i_hullutsuomalaiset_valmis

Beberapa cabang olah raga tersebut adalah:

Eukonkanto (Wife Carrying Competition)

Ini salah satu olah raga gila yang paling penting dan paling terkenal. Kejuaraannya diadakan setiap musim panas di Sonkajärvi. Di cabang olah raga ini laki-laki harus berlari melewati beberapa rintangan sambil menggendong wanita (istri). Konon olah raga ini terinspirasi dari sebuah legenda di bagian timur negara Finlandia, dimana jaman dahulu kala, penjahat laki-laki suka datang ke desa kecil menculik perempuan untuk dijadikan istri. Biasanya penjahat tersebut membawa perempuan culikan mereka dengan cara menggendong/menunggingkannya di pundak.

ccf55b40-781f-49e8-9041-c567b73dce59

Untuk lombanya sendiri yang ikut tidak harus suami-istri tapi harus sepasang pria dan wanita. Kita dapat menjadi peserta dalam kompetisi Eukonkanto dengan cara mendaftarkan diri di website resminya dan jika menang, hadiahnya adalah berliter-liter bir sebanyak berat “istri” yang diangkut.

Ilmakitara (Air Guitar Competition)

Ini juga gak kalah gila, ya. Lomba pura-pura memainkan gitar. Maksud ‘ngana’?

Mengintip sedikit di Wikipedia: Air guitar is a form of dance and movement in which the performer pretends to play rock or heavy metal-style electric guitar, including riffs, solos, etc. Playing an air guitar usually consists of exaggerated strumming and picking motions and is often coupled with loud singing or lip-synching.

Masih menurut wikipedia, ada beberapa kriteria penilaian dalam kompetisi pura-pura main gitar ini:
Technical merit— biarpun cuma pura-pura tapi main gitarnya harus meyakinkan, harus terlihat real, dinilai dari bagaimana teknik bermainnya, termasuk posisi jari-jari saat memegang kord.
Mimesmanship— mimik dan ekspresi yang harus meyakinkan, bahwa mereka memang sedang sungguh-sungguh main gitar, bukan cuma pura-pura.
Stage presence—kharisma di atas panggung. Be a rock star and rock the audience. Salam tiga jari, pemirsa!
Airness—nilai artistik dari performance yang ditampilkan.

130813170912-air-guitar-world-championships-oulu-finland-horizontal-large-gallerynanami

Dan saya cuma bisa geleng-geleng kepala, apaan sih ini? Tapi Air Guitar Champioship justru yang sudah mendunia, kejuaraannya sudah diadakan dimana-mana dan ada computer game-nya juga.

Suojalkapallo (Swamp Soccer)

Alias main bola di dalam lumpur. Awalnya kegiatan ini dijadikan sebagai ajang latihan untuk militer atau atlet profesional dalam rangka meningkatkan kondisi fisik mereka. Secara permainan bola biasa saja sudah jelas menuntut ketahanan fisik, apalagi jika bermainnya di dalam lumpur. Seiring waktu, permainan ini mulai populer di kalangan masyarakat umum dan sekarang malah ada kejuaraannya.

suofutis2760762

Permainan ini tidak benar-benar dilakukan di rawa berlumpur melainkan di lapangan yang direndam lumpur. Waktu tandingnya juga lebih singkat dari permainan bola biasa, “cuma” 2×13 menit saja. Swamp soccer dibuka untuk grup lelaki dan perempuan dan kejuaraannya sudah diadakan di negara-negara lain seperti Swedia dan Brazil.

Muurahaispesässä istuminen (Ant-Nest Sitting Competition)

Ini pasti kejuaraan paling edan. Lomba duduk di sarang semut! Dengan bokong telanjang!

Katanya, sih, perlombaan duduk di sarang semut ini diadakan di banyak daerah di Finlandia sepanjang musim panas. Rekor dunia saat ini dipegang oleh Lyde Lyytikainen dengan waktu 2 jam 10 menit.

Dari yang saya baca-baca di internet, tips paling penting dalam mengikuti kegiatan ini adalah untuk membuat bokong kita kebas dan mati rasa sebelum berlomba. Bisa dengan cara mencubit-cubit bokong dulu seharian, atau ditampar-tampar hingga mati rasa, atau bisa juga dengan cara merendam bokong di air es selama beberapa jam sebelum perlombaan dimulai.

Saappaanheitto (Boots Throwing Competition)

Ini lomba jauh-jauhan melempar sepatu bot karet. Laki-laki akan diberikan sepatu bot no.43 untuk dilempar sementara perempuan no. 38. Gaya melemparnya dibebaskan kepada peserta yang penting harus coba untuk melempar sejauh mungkin. Kejuaraan dunia melempar sepatu ini sudah diadakan di beberapa negara di luar Finlandia, diantaranya di Italia, Jerman, Estonia, Swedia dan Polandia.

saappaanheitto

Asal muasal permainan ini masih menjadi tanda tanya. Diduga pada jaman dahulu kala ada seorang pria yang sedang bersantai di teras mökki-nya sambil minum bir, tiba-tiba dia melihat ada sepatu bot tergolek di halaman dan terus… dilempar deh (kriik… kriik). Ada yang bilang, semua cabang olah raga aneh di sini Finlandia tercipta akibat kebanyakan minum bir setelah bersauna.

Lomba lempar melempar ini agaknya cukup diminati di Finlandia. Selain melempar sepatu bot masih banyak lainnya yang bisa dilempar. Ada lomba melempar telepon genggam, melempar kursi atau melempar rumput.

Menarik yaa? Mau dicoba di Indonesia? 🙂


Written by Rika Melissa. Content editor: Mita Rangkuti.

Images on this page are linked to its original source (if not, it is all taken from the Internet).

Pengalaman Hamil dan Melahirkan di Swedia (Dan TIPS menyiapkan MPASI)

10919239_486791268155126_1629298947_nDeni Yulia Mardvall – A Balinese who is currently living in Stockholm, Sweden with lovely husband and a daughter. A dream catcher who takes one step at the times for every challenge in life.

PENGALAMAN HAMIL DAN MELAHIRKAN DI SWEDIA

Saya beruntung bisa mendapatkan pelayanan yang serba gratis tanpa biaya selama kehamilan. Proses kehamilan saya berjalan lancar di mana pengawasan diberikan oleh bidan. Di Swedia, Stockholm pada khususnya, begitu tahu kita hamil, kita diharapkan untuk mendaftarkan diri ke klinik bersalin yang ada di daerah kita, tetapi tidak menutup kemungkinan untuk mendaftarkan diri ke daerah selain tempat tinggal kita. Kita bisa memilih mana yang menurut kita terbaik dan nyaman untuk melakukan pemeriksaan.

3

D-day minus 1

Seperti halnya saya, ketika saya tahu pertama kali saya hamil, saya tidak bisa mendaftarkan diri di klinik yang berada paling dekat dengan tempat tinggal karena klinik dan rumah sakit terdekat sudah penuh dan tidak menerima pendaftaran lagi. Maka dari itu, saya mendaftarkan diri di kecamatan Stockholm, dimana saya memilih klinik ibu dan anak yang dikelola secara private namun bekerjasama dengan pemerintah, jadi siapapun yang mendaftarkan diri di sana akan mendapatkan fasilitas yang sama seperti ibu-ibu lain yang mendaftarkan diri di klinik atau rumah sakit milik pemerintah. Nama klinik dimana saya melakukan pemeriksaan adalah Mama Mia (Mama Mia – Midwives – Karlavägen 58-60, Östermalm, Stockholm)

PERBEDAANNYA DENGAN INDONESIA

Banyak hal yang berbeda selama proses kehamilan dan melahirkan antara Indonesia dan Swedia. Saya akan mencoba memberikan sedikit contoh menurut pengalaman saya pribadi dan semoga saja saya bisa menyebutkan semua tanpa ada yang tertinggal.

Seluruh Biaya Selama Proses Kehamilan dan Melahirkan Ditanggung oleh Pemerintah. Baik itu proses kehamilan normal ataupun jika ada masalah dan memerlukan perlakuan atau pemeriksaa khusus. Kita hanya membayar biaya administrasi dan biaya kamar saat suami menemani kita di rumah sakit setelah melahirkan yang jumlahnya sangat kecil. Hal ini tentunya berbeda dengan di Indonesia.

Kelahiran Normal Ditangani oleh Bidan. Di Swedia, selama proses kehamilan dan melahirkan, saya ditangani oleh bidan karena kehamilan saya normal. Dokter hanya diperlukan jika ada masalah dengan kehamilan atau dibutuhkan pemeriksaan lebih lanjut saat proses kehamilan. Proses melahirkan pun sama, dokter hanya dibutuhkan saat dibutuhkan atau ada masalah yang memerlukan tenaga medis yang lebih ahli. Contohnya saat pemberian epidural, maka dokter anastesi yang akan memasang alat epidural tersebut. Berbeda dengan Indonesia dimana sangat jarang proses kehamilan ditangani oleh bidan dan lebih banyak dokter yang memegang peranan selama proses kehamilan dan melahirkan.

Selama Proses Kehamilan hanya Diberikan Folic Acid dan Pil Omega 3. Dalam hal ini, saya meminum omega 3 karena selama proses kehamilan saya tidak bisa makan ikan sama sekali, setiap mencium ikan dalam bentuk apapun baik itu mentah dan sudah dimasak, saya akan mual yang sering diakhiri dengan muntah yang berkepanjangan sampai bau ikan tersebut hilang. Maka dari itu saya dianjurkan untuk meminum omega 3 untuk memberikan asupan gizi cukup buat janin di dalam kandungan. Namun jika bisa memakan ikan, cukup memakan folic acid saja. Ini juga berbeda jika dibandingkan dengan di Indonesia. Saat saya hamil 4 bulan, saya pulang liburan ke Bali dan setelah terbang jarak jauh saya melakukan kontrol ke salah satu dokter di Denpasar untuk USG. Sempat bertukar informasi dengan dokter tersebut dimana dokter tersebut sangat kaget setelah tahu bahwa saya hanya mengkonsumsi Folic Acid dan Omega 3 saja karena menurut dokter tersebut, ibu hamil yang melakukan pemeriksaan di Bali, akan diberikan setidaknya minimal 5 pil yang harus diminum, antara lain folic acid, kalsium dll. Hal ini juga yang saya lihat berbeda dengan yang ada di Swedia. Karena di Swedia, bidan akan melakukan pemeriksaan yang teliti sebelum menganjurkan ibu hamil untuk meminum asupan selain folic acid. Jadi pemberian pil walaupun itu hanya sekedar vitamin atau zat besi sekalipun itu tidak bisa sembarangan dan harus sesuai dengan kebutuhan.

Jatah untuk melakukan USG hanya 3 kali untuk Kehamilan Normal. USG juga adalah salah satu yang amat sangat berbeda antara Swedia dan Indonesia. Di Swedia, jatah untuk melakukan USG hanya diberikan 3 kali untuk kehamilan normal. Pertama saat kita melakukan CUB test ketika usia kehamilan 16 minggu, di mana tes ini pun tidak diharuskan. Kita bisa memilih untuk melakukannya atau tidak. CUB test ini gunanya untuk melihat apakah ada kelainan di janin seperti menderita down syndrome, dan lain-lain. USG kedua, saat kehamilan sudah berjalan 22 minggu di mana bidan akan menanyakan apakah kita ingin tahu jenis kelamin janin atau tidak (dengan catatan bidan bisa melihat jelas dan sang janin dalam posisi yang pas untuk melihat jenis kelamin tersebut). Ketiga adalah saat bayi sudah melewati due date yang biasanya akan diberikan pada minggu ke 41. Selebihnya jika kita ingin melakukan USG, kita harus membayar sendiri untuk kehamilan normal karena dianggap tidak perlu. Sedangkan di Indonesia, kehamilan normal pun yang namanya USG tersebut dilakukan sering dan seperti yang diceritakan salah satu kakak saya yang melakukan USG setiap kali melakukan pemeriksaan. USG akut bisa dilakukan jika diperlukan, seperti saat sudah melewati perkiraan tanggal melahirkan maksimum 2 minggu, maka diperlukan USG untuk melihat apakah janin di dalam perut dalam keadaan baik, begitu juga plasenta dan air ketuban.

afp-midwife

Midwife Sofie Laaftman checks Christina Singelman’s pregnancy progress at Mama Mia, a pregnancy care clinic in Stockholm, Sweden. According to the organization Save the Children, Sweden is the second-best  country in the world to become a mother, behind Finland.  Picture via nydailynews.com.

Kursus Melahirkan secara Cuma-Cuma. Di Swedia, kami mendapatkan fasilitas cuma-cuma untuk ikut kursus melahirkan di mana dibagikan informasi bagaimana menghadapi kontraksi, apa saja yang perlu disiapkan, pertolongan apa saja yang bisa didapatkan di rumah sakit yang nantinya bisa digunakan jika diperlukan dan masih banyak informasi lain seputar proses melahirkan. Kursus ini tidak hanya ditujukan untuk ibu hamil, tetapi juga ditujukan kepada para pasangan mereka karena dalam kursus tersebut diberikan juga informasi kepada para pasangan bagaimana menghadapi atau memberikan pertolongan ketika kontraksi sudah terjadi. Jadi baik ibu hamil dan pasangannya tidak panik ketika kontraksi sudah dirasakan. Sepengetahuan saya, belum ada kursus seperti ini diberikan di Indonesia. Ada kemungkinan saya kurang informasi mengenai hal ini karena selama saya berkomunikasi dengan teman atau keluarga yang sedang hamil atau baru saja melahirkan, mereka tidak pernah mendengar tentang fasilitas ini di Indonesia.

PEMERIKSAAN RUTIN

Saat melakukan pemeriksaan rutin dengan bidan, selalu dilakukan pengecekan detak jantung. Beberapa kali dilakukan pengetesan darah untuk melihat kadar zat besi yang ada di dalam tubuh dan juga kadar gula. Puji Tuhan selama kehamilan kadar zat besi saya bisa dibilang sangat mencukupi sehingga tidak usah meminum zat besi tambahan. Begitu juga kadar gula yang normal sehingga tidak pernah menjadi masalah selama kehamilan berlangsung. Saat bertemu bidan, kami biasanya berdiskusi tentang apa saja kegiatan yang dilakukan, seperti dianjurkan tetap melakukan kegiatan olahraga ringan seperti jalan kaki. Selain itu, ada juga diskusi tentang asupan makanan yang bagus untuk pertumbuhan janin di dalam perut. Pengalaman saya dengan bidan yang saya temui bisa dikatakan sangat memuaskan karena beliau bisa menjawab semua pertanyaan saya tentang segala macam topik terkait kehamilan.

Selanjutnya ketika sudah mendekati perkiraan tanggal melahirkan, kita diberikan informasi tentang surat-surat apa saja yang diperlukan. Dianjurkan untuk mengikuti kursus mengenai informasi tentang proses melahirkan dan menurut pengalaman saya, bidan saya sendiri yang mendaftarkan saya dan suami, jadi kami hanya tinggal datang saja ke kursus yang sudah dipilih waktu dan tanggalnya. Namun dalam kasus beberapa teman yang pergi ke bidan yang lain, mereka harus mendaftar sendiri ke rumah sakit pemerintah yang menyediakan kursus gratis proses melahirkan ini.

the-girl-who-always-brings-rainbow_5

Baby A – the girl who always brings rainbow

MEMPERSIAPKAN MPASI SI BUAH HATI

Sejak hamil Agnes tahun 2013, saya sudah sering mencari-cari informasi tentang cara mengurus anak terutama saat mereka bayi. Informasi ini biasanya saya dapatkan dengan cara bertanya pada teman di Stockholm yang sudah memiliki anak, lewat website-website, mengikuti event-event ibu dan anak yang diadakan oleh beberapa organisasi, browsing di Instagram atau dengan bertanya pada bidan yang saya temui selama masa kehamilan berlangsung.

Untuk makanan Agnes, jujur saya berusaha sebaik mungkin memberikan yang menurut saya sehat seperti membuat makanan sendiri saat Agnes mulai makan makanan pendamping ASI. Kebetulan anak saya juga tidak begitu suka sama makanan siap saji yang bisa dibeli di beberapa supermarket.

beberapa-buah-dari-banyak-buah-buahan-yang-diuji-satu-persatu-selama-3-hari-berturut-turut-untuk-melihat-apakah-ada-reaksi-alergi-atau-tidak_1

Beberapa buah dari banyak buah-buahan yang diuji satu persatu selama 3 hari berturut-turut untuk melihat apakah ada reaksi alergi atau tidak

beberapa-sayur-dari-banyak-sayuran-yang-diuji-satu-persatu-selama-3-hari-berturut-turut-untuk-melihat-apakah-ada-reaksi-alergi-atau-tidak_1

Beberapa sayur dari banyak sayuran yang diuji satu persatu selama 3 hari berturut-turut untuk melihat apakah ada reaksi alergi atau tidak

 Menyiapkan MPASI sebenarnya sangat mudah menurut saya, hanya bermodalkan hand mixer atau blender atau food processor atau saringan biasa, kita sudah bisa menyiapkan MPASI buat anak untuk pertama kali. Saya mengenalkan MPASI pada Agnes pada saat dia berumur 5 bulan dan di Swedia dianjurkan untuk MPASI pertama adalah sayuran dasar yang berupa puree kentang, kacang polong, parsnips, wortel dan makanan ini biasanya diberikan hanya 1 sendok the per hari selama 3 hari berturut-turut untuk melihat reaksi apakah si anak memiliki alergi atau tidak. Setelah itu baru ditingkatkan jumlahnya sesuai dengan kebutuhan si anak.

cara-memanaskan-makanan-a-alat-lylypot-ini-ditaruh-di-atas-panci-berisi-air-hangat-untuk-mencairkan-jadi-tidak-memakai-microwave

Cara memanaskan makanan A, alat lylypot ini ditaruh di atas panci berisi air hangat, untuk mencairkan, jadi tidak memakai microwave

puree-buah-dan-sayur-yang-sudah-dibekukan-dengan-menggunakan-cetakan-ice-cube-dibuat-seperti-ini-untuk-memudahkan-porsi-dan-tidak-membuat-baru-setiap-harinya-stock-makanan-dibuat-seminggu-sekali

Puree buah dan sayur yang sudah dibekukan dengan menggunakan cetakan ice cube, dibuat seperti ini untuk memudahkan porsi dan tidak membuat baru setiap harinya. Stock makanan dibuat seminggu sekali

porsi-makan-a-setelah-lolos-uji-coba-alergi-untuk-semua-sayuran

Porsi makan A setelah lolos uji coba alergi untuk semua sayuran

Agnes saya berikan MPASI yang berupa sayur mayur terlebih dahulu karena untuk menghindari dia ketagihan dengan rasa manis yang terdapat pada buah-buahan walaupun bisa dibilang wortel pun memiliki rasa yang lumayan manis. Saya memperkenalkan berbagai macam sayur mayur sedini mungkin pada Agnes agar nantinya kalau dia sudah besar dia sudah mengenal rasa sayur mayur tersebut dan tidak susah untuk makan. Cara saya sangat sederhana untuk menyiapkan MPASI buat anak kami.

Semoga membantu ya tips dan pengalaman-pengalaman saya..!


Written and taken by Deni Mardval

http://www.demaodyssey.com

Content editor: Mita Rangkuti

Serba-Serbi Finlandia (1)

wpid-img_20150731_213558_hdr.jpgRika Melissa (Rika) – lives in Kerava, Finland, with two bilingual sons and a Finn husband and trying to learn Suomi language. Always left her heart in Jakarta.

Banyak yang bilang Finlandia ini negara yang low profile, alias kurang dikenal. Memang tidak banyak orang ataupun produk-produk terkenal yang berasal dari negara ini, kalaupun ada, biasanya orang tidak mengira kalau asalnya dari Finlandia. Misalnya saja permainan Angry Birds yang di-release oleh Rovio, sebuah perusahaan dari Finlandia, cuma sedikit orang yang tahu bahwa permainan tersebut diciptakan di Finlandia.

article-2148493-133ba590000005dc-491_634x419

Angry Birds in Sarkanniemi Amusement Park in Tampere, Finland

Kalau dulu sih ada Nokia yang bisa dibanggakan sebagai produk Finlandia. Itu pun banyak yang mengira kalau Nokia adalah perusahaan Jepang. Sekarang Nokia sudah bangkrut, asetnya sudah dibeli oleh Microsoft, semakin sulit saja rasanya memperkenalkan negara ini ke orang lain. Duh, Finlandia nasibmu.

Setiap kali mudik ke Indonesia dan bercerita ke orang lain kalau saya tinggal di Finlandia, masih sering saya menerima respon “Dimana tuh?”

Cukup banyak yang tau bahwa negara ini letaknya di benua Eropa, tapi tepatnya dimana, bertetangga dengan negara apa, rata-rata masih jarang yang tau. Dibandingkan dengan negara tetangga seperti Swedia, Norwegia dan Rusia, rasanya Finlandia jelas kurang populer. Pengetahuan orang-orang luar Eropa tentang negara ini bisa dibilang masih kecil sekali. Makanya, setelah 7 tahun tinggal di Finlandia, saya memutuskan untuk menulis artikel tentang serba-serbi negara utara yang selalu dingin seperti kulkas ini. Biar kita semua jadi tambah kenal sama Finlandia, ‘kan seperti kata pepatah ‘tak kenal maka tak sayang’.

238819030_ff0d62fbc4

Artikel ini tidak serius, fakta yang ditulis di sini pun yang ringan-ringan saja, tapi semoga bisa menambah pengetahuan sekaligus juga menghibur.

NEGARA NORDIK, BUKAN SKANDINAVIA

Masih banyak orang yang mengira Finlandia adalah bagian dari Skandinavia. Hal ini salah besar karena definisi Skandinavia mengacu pada kelompok negara yang memiliki latar belakang sejarah dan akar bahasa yang sama, negara-negara tersebut adalah Denmark, Swedia dan Norwegia – tiga negara yang dulunya merupakan teritorial bangsa Viking dan karena bahasanya yang mirip-mirip, umumnya mereka bisa saling mengerti satu sama lain.

Finlandia sendiri termasuk dalam kumpulan negara Nordik yang terdiri dari Skandinavia (Norwegia, Swedia dan Denmark), Finlandia dan Islandia. Walaupun bertetangga dekat dengan Skandinavia, Finlandia memiliki bahasanya sendiri yang jauh berbeda dengan bahasa yang ada di Skandinavia.

Untitled-1

Walaupun begitu, Finlandia sebenarnya memiliki dua bahasa nasional: Finlandia dan Swedia. Ada sekitar lima persen penduduk Finlandia yang menggunakan bahasa Swedia sebagai bahasa sehari-harinya. Hampir semua teks, petunjuk arah, nama kota, halaman internet dan lain-lainnya di negara ini disajikan dalam dua bahasa, Finlandia dan Swedia. Hal ini tidak mengherankan karena Finlandia pernah menjadi bagian dari negara Swedia selama 700 tahun sejak 1105 hingga 1809.

NEGARA SERIBU DANAU

Land of a Thousand Lakes, begitulah julukan untuk negara Finlandia karena memang ada lebih dari 180 ribu danau di negara ini, dari yang berukuran kecil hingga danau besar Saimaa di timur Finlandia. Danau-danau ini mengambil sekitar 10 persen dari area negara Finlandia dan hampir dua pertiga dari negara ini masih dipenuhi oleh hutan. Biru dan hijau adalah dua warna yang mendominasi lanskap Finlandia. Birunya air di danau dan hijau pepohonan di hutan.

forest-lake-sky

Danau dan hutan merupakan sumber kehidupan dan rekreasi warga sekitarnya. Di musim panas banyak orang memancing ikan di danau dan memetik arbei di hutan. Di musim dingin danau-danau yang beku dijadikan arena ice skating oleh warga. Kegiatan ice fishing juga lumayan populer di Finlandia terutama mendekati musim semi ketika danau-danau masih membeka namun langit kembali terang setelah menggelap di musim dingin.

seasons_march_730_ice_fishing_zanderland_finland

Ice Fishing

Di sekitar danau biasanya ditemui kabin-kabin musim panas atau yang lazim disebut mökki dalam bahasa Finlandia.

NEGARA ASAL JOULUPUKKI (SANTA KLAUS)

Menurut kepercayaan masyarakat Finlandia, Santa Klaus, atau di sini disebut sebagai Joulupukki, berasal dari Korvatunturi, Lapland. Tidak ada tahu dimana tepatnya letak rumah Santa di Korvatunturi karena memang lokasinya dirahasiakan. Tapi Santa Klaus yang baik hati akhirnya memutuskan untuk mendirikan tempat kerjanya di Rovaniemi, ibu kota Lapland dan siapa saja boleh datang dan berkujung ke tempat tersebut setiap hari sepanjang tahun. Tempat inilah yang dikenal sebagai Santa Claus Village.

wild_free_santa_claus

Di sini kita bisa berjumpa dengan Santa dan para kurcaci ciliknya.

Salah satu tempat yang selalu dibanjiri turis di Santa Claus Village adalah kantor posnya. Setiap surat yang dikirimkan dari Santa Claus Village Post Office akan mendapat cap Arctic Circle yang tidak dapat ditemui di tempat lain. Gak heran di sana banyak pengunjung yang ingin mengirimkan kartu pos untuk kerabat ataupun untuk diri sendiri. Selain itu, setiap tahunnya Santa Claus Village Post Office menerima lebih dari setengah juta surat dari berbagai negara. Membaca surat dari anak-anak juga merupakan salah satu pekerjaan penting Santa Klaus dan surat-surat tersebut akan dibalas olehnya selama ada alamat balasan yang jelas.

87fe1351704f6626ffff19eae7dac0a3

santa-elves-santa-claus-main-post-office-rovaniemi-1c2a9visitrovaniemi-fi

Atraksi lain yang juga banyak digemari pengunjung di Santa Claus Village adalah meluncur di kereta salju sambil ditarik oleh rusa kutub, seperti Santa Klaus! Walaupun untuk turis rusa kutubnya cuma bisa jalan di darat, tidak bisa terbang. Rusa kutub terbang khusus dipakai oleh Santa Klaus saja.

DIAM ITU EMAS

Di Eropa ada peribahasa “As talkative as a Finn” yang sesungguhnya adalah sebuah sindiran untuk orang yang terlalu pendiam. Finlandia memang tidak terkenal sebagai bangsa yang ramah dan suka berbicara. Malah sebaliknya, orang-orangnya cenderung pendiam, private dan reserved. Duduk bersama tanpa ada pembicaraan dianggap normal di sini, tidak ada keharusan untuk mengisi kekosongan. Situasi yang sering membuat orang asing grogi, termasuk saya.

Ada yang bilang, mimpi buruknya orang finlandia itu jika diajak berbasa-basi dengan orang asing. Bukan karena mereka sombong, tapi lebih karena pada umumnya mereka pemalu.

Sebuah video dari show Jimmy Kimmel, yang sempat viral di sini, menggambarkan dengan jelas bagaimana “pintarnya” orang finlandia berbasa-basi. Adapula sebuah interview dengan Mikä Hakkinen, juara Formula 1 dari Finlandia, yang juga menunjukkan hal tersebut.

Selain tidak banyak bicara, warga Finlandia juga sangat menghargai personal space. Mungkin karena itu saya merasakan segala-galanya dibuat dengan ukuran yang lebih besar di sini. Lorong di supermarket, jarak kursi di bis, kamar ganti di toko pakaian, dsb. Pokonya semua terasa lebih lega dan minim berdesakan dengan orang lain.

Karena alasan personal space ini juga makanya kursi-kursi di bus umum sering dibiarkan kosong sementara banyak penumpang memilih berdiri. Tau kan bahwa kursi di bus umum biasanya dibuat dua bergandengan? Jika satu kursi sudah terisi maka orang akan malas untuk mengisi kursi disebalahnya. Apa alasannya? Karena banyak orang yang risih duduk berdempetan dengan orang asing, apalagi di bis umum kursinya memang cenderung lebih kecil dibandingkan dengan kursi kereta.

Untuk bus yang rutenya jauh atau melewati tempat-tempat ramai di Helsinki, kebiasaan ini mulai ditinggalkan. Mungkin karena di Helsinki juga ada banyak orang asing sehingga budaya ‘duduk sendiri’ ini mulai tergeser. Tapi, untuk bus jarak dekat, bus pinggir kota dan bus yang beroperasi mengelilingi daerah perumahan, masih sering terlihat kursi-kursinya hanya setengah terisi.

bussi-taynna

Apa yang terjadi jika kita tetap nekad duduk di sebelah orang asing? Seringnya sih tidak terjadi apa-apa. Tapi kadang saya alami juga orang-orang yang mukanya panik ketika saya terlihat berjalan mendekati kursi kosong di sebelahnya, ada yang langsung meletakkan tas di kursi sebelah biar tidak diduduki orang lain dan ada juga yang mendesah kesal ketika saya memutuskan untuk duduk di sampingnya.

Nah, selain kursi bus yang terlalu ‘cepat penuh’ di negara ini, perkara menunggu di halte bus juga lumayan unik. Masih dengan alasan menghormati personal space, orang-orang Finlandia jarang bergerombol di halte bus. Jikalau di halte disediakan bangku panjang, biasanya cuma ada satu orang saja yang duduk di situ, sisanya berdiri berjauh-jauhan.

people-in-finland-are-very-serious-about-their-personal-space-5

Kalau saya bilang, sih, ‘haltenya di mana, nunggunya di mana’ saking berdirinya saling berjauh-jauhan, ada aja orang-orang yang yang menunggu busnya bermeter-meter dari halte.

TELUR BEBAS SALMONELLA

Bersama dengan negara-negara Nordik lainnya, Finlandia menerapkan kontrol keamanan bahan pangan tingkat tinggi. Lebih tinggi dibandingkan negara-negara Eropa lainnya. Makanya harga makanan di sini juga lebih mahal. Jangan heran jika melihat harga bahan pangan import di sini lebih murah dibandingkan dengan yang lokal. Sayur dan buah-buahan dari Spanyol terkenal mengandung banyak pestisida, daging sapi dari Jerman lebih tinggi kadar dioksin-nya dan arbei-arbei import dari luar negara Nordik tidak disarankan untuk dimakan mentah karena dikhawatirkan tercemar polusi.

Berkat prosedur food safety yang sangat teliti dan menyeluruh inilah Finlandia berani membuat pernyataan bahwa telur-telur ayam di negara ini bebas salmonella. Setiap telur yang dijual di pasaran bisa ditelusuri jejaknya hingga ke peternakan asalnya. Setiap peternakan harus mengikuti lisensi khusus dan melakukan pemeriksaan rutin untuk memastikan produknya terhindar dari infeksi salmonella. Setiap orang yang pekerjaannya berurusan dengan bahan pangan, entah itu di peternakan, di pabrik makanan, di restoran sebagai koki, kasir atau pelayan, harus menyertakan dokumen bebas salmonella dari puskesmas setempat. Dan jika karyawan bepergian ke luar negara nordik, mereka wajib untuk melaporkan dirinya ke puskesmas untuk pemeriksaan salmonella sebelum nantinya kembali bekerja.

kananmuna

Berhubung sekarang ini saya lagi ikut sekolah masak di Helsinki, dari sekolah saya jadi tahu kalau Finlandia membuat pernyataan bahwa semua telur ayam di negara ini bebas salmonella dan karenanya aman dimakan mentah. Wow, cucok banget buat yang suka STMJ, ya?

SAUNA

Ada yang tau kalau orang Finlandia suka banget ke sauna? Sukaaa sekali, sampai hampir setiap bangunan di sini pasti ada saunanya. Diperkirakan ada lebih dari 2 juta sauna di Finlandia untuk populasi negaranya yang ‘hanya’ 5 juta saja. Artinya, kurang lebih ada satu sauna untuk setiap rumah.

Di negara ini memang sangat umum untuk memiliki sauna pribadi di rumah sendiri, termasuk juga di apartemen. Jikalau di apartemen tidak terdapat sauna, di gedung apartemennya (biasanya di basement) pasti ada sauna bersama yang dipakai bergiliran oleh penghuni. Pokoknya, punya sauna itu wajib hukumnya di sini. Bahkan di kantor-kantor dan di gedung parlemen juga juga dilengkapi dengan sauna.

sauna-8

Menurut buku sekolah bahasa finlandia saya, sauna adalah ruangan pertama yang dibangun ketika mendirikan rumah agar penghuni rumahnya bisa tinggal di sauna sambil menunggu ruangan lainnya diselesaikan. Kenapa di sauna? Ya, karena di sauna ‘kan hangat sementara negara Finlandia hampir selalu dicekam udara dingin.

Di perkotaan praktek di atas memang sudah ditinggalkan karena umumnya orang-orang tinggal di apartemen dan pembangunan rumah pun ditangani oleh kontraktor. Tapi di desa-desa kecil, dimana masih banyak orang yang membangun rumahnya sendiri, kegiatan tinggal di sauna ini masih bisa ditemui.

steam-of-life-2010-five-men-in-sauna

Segitu pentingnya kegiatan bersauna di sini sampai-sampai meeting kantor pun kadang sambil bersauna. Bila di tempat lain bos-bos besar rapat membuat kesepakaran sambil main golf, di Finlandia meetingnya sambil keringetan di sauna. Semoga gak pake bau ketek yaaa.

Menurut orang Finlandia, bersauna itu membuat relax, pikiran jadi tenang, otot-otot tubuh melemas, omongan jadi lancar, makanya pria-pria Finlandia yang terkenal dingin dan pendiam bisa jadi lebih banyak ngomong kalau sedang bersauna.

Memang peraturan di sini cukup ketat untuk masalah pembagian sauna pria dan wanita. Kecuali di rumah sendiri, kegiatan bersauna tidak boleh campur jenis kelamin. Apalagi di sini juga diwajibkan untuk menanggalkan seluruh pakaian ketika masuk sauna. Satu-satunya yang boleh dibawa cuma selembar handuk, itu pun dipakai sebagai alas duduk, bukan untuk menutupi daerah pribadi.

Kebersihan sauna harus dijaga dan benda-benda seperti pakaian dalam atau pakaian renang diduga bisa membawa kotoran dan kuman ke dalam sauna, makanya di sini wajib berpolos ria jika mau ke sauna.

Ibu guru di sekolah bahasa saya juga pernah bercerita bahwa jaman dahulu kala banyak wanita yang melahirkan bayinya di sauna karena sauna dianggap tempat yang paling higienis. Pemandian jenazah juga dilakukan di sauna dengan alasan yang sama. Buat yang flu, pilek, dan sakit tenggorokan, sauna juga jawabannya. Sauna is the cheapest medicine, begitu kata orang Finlandia.

MÖKKI

Jika orang Jakarta senang ke puncak untuk menginap di pila (alias villa), orang Finlandia sukanya pergi ke mökki, atau kabin musim panas, yang biasanya dibangun di daerah terpencil jika perlu di tengah hutan. Diperkirakan ada lebih dari satu juta mökki yang terselip di hutan-hutan Finlandia, gak heran kalau negara ini kadang juga disebut sebagai Negara Seribu Kabin, Land of Thousand Cottages.

Apa saja yang bisa dilakukan di mökki? Apalagi kalau bukan…bersauna! Berbeda dengan sauna di perkotaan yang umumnya bertenaga listrik, di mökki inilah yang namanya sauna sebana-bananya sauna. Sauna dengan bahan bakar kayu yang dipercaya membuat panas di sauna terasa jauh lebih nyaman daripada panas yang dihasilkan oleh listrik.

Selain bersauna, kegiatan lainnya selama di mökki adalah berenang di danau, memancing, bersampan, jalan-jalan di hutan memetik arbei atau jejamuran. Musim panas adalah saatnya untuk panen bluberry, raspberry, longanberry, dan berbagai macam arbei lainnya. Mendekati musim gugur jamur-jamur yang bermunculan di hutan. Ada kantareli, suppilo, herkkutati dan masih banyak lainnya yang sedap dimakan tapi hati-hati, jangan sampai memetik jamur beracun! Sebelum memetik jamur ada baiknya belajar dulu tentang jenis-jenis jamur yang umum ditemui di hutan Finlandia.

Namun hal yang paling esensial ketika tinggal di mökki adalah mencari ketenangan – menjauhi bisingnya perkotaan, meninggalkan rutinitas pekerjaan, menjalani hidup yang lebih sederhana dan menikmati the art of doing nothing.

rinteelta

Saya sempat tidak mengerti mengapa warga Finlandia merasa butuh menenangkan diri ke mökki di tengah hutan padahal kota besarnya pun bisa dibilang jauh dari ramai dan berisik, apalagi jika dibandingkan dengan Jakarta, sampai akhirnya, tahun lalu saya dan keluarga merasakan juga hidup di mökki sewaan selama seminggu.

mo%cc%88kki

Seminggu di mökki tepi danau di Kerimäki.

Karena lokasinya yang terpencil, sinyal telepon genggam jadi melemah selama di mökki dan sinyal internet malah lenyap. Hiburan kami waktu itu cuma TV dengan beberapa channel dan setumpuk buku yang saya pinjam dari perpustakaan. Biarpun sering ‘sakaw’ internetan tapi saya tidak merasa kalau waktu seminggu di mökki itu membosankan. Ada banyak sekali yang bisa dan harus dilakukan di sana.

Selain kegiatan seperti bersampan, jalan-jalan di hutan dan memetik arbei, tugas-tugas rumahan kami juga banyak. Misalnya saja, tidak ada air keran di mökki, yang ada malah sumur, jadi kalau butuh air kami harus menimba dulu. Mau cuci piring, nimba, mau mengepel lantai, nimba lagi. Lumayan bikin lengan berotot. Pagi-pagi bangun tidur, suami biasanya memasak bubur oatmeal sementara saya memetik bluberry untuk dimakan bersama bubur tadi. Siang-siang kami memetik jamur dan sorenya saya olah jamur menjadi omelette.

Untuk yang memiliki mökki sendiri (bukan sewaan) daftar kegiatannya akan bertambah karena di mökki ada saja yang harus dikerjakan. Membenarkan sampan, membersihkan halaman, membersihkan sauna, mengisi stok kayu bakar, dll. Mökki bukan tempat untuk bermalas-malasan.

cottage_22

Namun di mökki kami juga punya banyak waktu tenang untuk membaca di ruang tamu sambil menyalakan perapian, melamun di dermaga melihat matahari terbenam, memancing di tengah danau dengan menggunakan sampan atau menikmati sauna sekeluarga. Awalnya terasa aneh terisolasi seperti itu tanpa sedikit-sedikit mengecek WhatsApp, tapi lama-lama saya jadi terbiasa juga. Saya juga jadi lebih menikmati pekerjaan rumah seperti mencuci piring atau menimba air selama di sana karena… yah… apalagi yang mau dikerjakan di mökki? Dan saya juga jadi punya waktu lebih banyak untuk anak-anak karena perhatian saya tidak lagi terpecah-pecah untuk berbagai hal. Makanya orang Finlandia selalu bilang bahwa retret ke mökki adalah saatnya untuk bertenang, mendekatkan diri dengan alam dan meningkatkan hubungan dengan keluarga.

mancing-di-mo%cc%88kkiOh saya juga belum bilang ya kalau di mökki tidak ada kamar mandi dan WC-nya di luar rumah dengan sistem ‘plung’ alias tidak bisa diflush dengan air? Ingat ‘kan di mökki tidak ada running water?

Selama di mökki kami mandi di danau, dan karena airnya dingin, jika sudah menggigil kedinginan kami akan langsung masuk sauna sampai kulit kami memerah karena panas. Jika sudah tidak tahan dengan panas di sauna, kami lari ke luar dan melompat ke danau. Begitu terus berkali-kali. Jangan ditanya betapa bahagianya anak-anak saya saat itu, tawa mereka selalu pecah tiap kali kami melompat ke danau atau berlomba lari menuju sauna. Sekarang saya jadi kangen sekali akan kebersamaan kami sekeluarga selama di mökki. Dekat dengan alam, dekat dengan keluarga.

sumur-di-mo%cc%88kki

Biarpun pada intinya mökki adalah kabin musim panas tapi ada juga orang-orang yang suka berkunjung ke mökki di musim dingin. Kegiatan selama musim dingin masih berputar di sekitar sauna yang ditambah dengan kegiatan berguling-guling di salju ketika sauna sudah terasa terlalu panas. Ada juga orang-orang yang suka berendam di avanto, semacam lubang besar yang dibuat di sungai atau danau yang membeku. Kebiasaanya berendam di avanto dan kemudian masuk sauna ini dipercaya bisa meningkatkan daya tahan tubuh.

avanto

Kebiasaanya berendam di avanto dan kemudian masuk sauna ini dipercaya bisa meningkatkan daya tahan tubuh.

Di Finlandia ada juga berbagai olah raga “gila”, baca di Serba-serbi Finlandia (2) yaa..!


Berkeliling di Oslo: Tempat Makan dan Belanja

2016-01-12-151317_1600x900_scrotJena Sapyera Qadar –  A Carpicornian working mom, who is loving every single day spent in Oslo with her fantastic team at work and even more awesome team at home! A grateful wife of a loving husband and mother of a sassy beautiful daughter.

Kalau sedang berada di Oslo, pastikan mampir ke salah satu (atau lebih!) dari tempat-tempat yang saya rekomendasikan ini:

Places to hangout with adult friends in Oslo

Saya ngga begitu suka winter sport/activities (I know, booooo….!) jadi kebanyakan ini rekomendasinya either untuk summer atau indoor! Shortly, yang saya tahu, dan biasanya saya coba hindari (hahaha), adalah berikut ini: Korketrekkeren, mungkin paling populer di Oslo untuk tobogganing, dan bisa sewa sled juga. Untuk alpine skiing, Oslo Winter Park Tryvann adalah pilihan paling tepat. Menurut yang suka pergi. Okay bye winter.

Public cupping tiap hari Sabtu di Tim Wendelbøe, satu coffee roastery/espresso bar/coffee resource and training centre milik barista no.1 (katanya ya) di Norwegia bernama sama.

Quick fact: dulu saya dan Abi tinggal persis di atas tempat ini jadi tiap hari keluar rumah dapat wangi kopi enak gratis!

Main ping-pong di Crowbar & Brewery, satu micro brewery cukup ok di Torggata. Dekorasi keramik sendiri di Glazed & Amused – ada lebih dari 70 obyek keramik putih yang bisa kita lukis suka-suka. Ide bagus buat bachelorette party. Untuk indoor activities lainnya: saya rekomendasikan latihan fencing dan kemudian tanding lawan teman-teman, coba Musketer Event (http://www.musketerevent.com). Waktu itu pernah sama rekan-rekan kantor dan kayaknya kita akan coba lagi. Tentunya selain itu ada Megazone/ Indoor paintball. Atau bowling di Oslo Bowling (ini adalah salah satu tujuan bachelorette party saya jadi memorinya cukup indah haha). Selain itu iseng manjat di Klatreverket juga seru. Untuk nongkrong dengan teman-teman, ada banyak pilihan juga:

Oslo mekaniskeverksted

Blå

Champagneria

The Villa, the best dancing place in Oslo. Toiletnya aja seru.

Concert places: Rockefeller, John Dee, Parkteatret, Sentrum Scene.

Bioskop: Cinemateket (untuk film klasik dan film alternatif/kontemporer); banyak film yang ditayangkan di sini diimpor khusus ke Norway untuk hanya ditayangkan di sini. Colosseum Cinema (untuk film box office baru); ada 4 studio, salah satunya yang paling besar punya 978 kursi dan auditorium THX paling besar di dunia. Dan terakhir Gimle Cinema.

Tempat Makan di Oslo untuk Anak.

We have soooooo many options but Mathallen is the best place really! Bisa muat banyak stroller dan sangat child-friendly. Pilihan makanannya juga beragam dan sehat, untuk semua umur ada. Kinasih paling sering makan dari Hello Good Pie, Obento Box, dan Vulkanfisk. Kalau mau belanja bahan masak organik juga tersedia. Pokoknya tempat ini adalah the ultimate gathering for both family and friends!

Mathallen

Dulu pas saya ngetik thesis sering banget ke Bugges dan ngga sadar banyak mama-mama muda (yang sedang maternity leave) pada nongkrong, ternyata tempatnya memang enak kalau bawa bayi.

Crêperie de Mari di jalanan yang sama dengan rumah (Thorvald Meyersgate) punya banyak menu pancake yang enak dan sehat, tersedia juga kursi-kursi tinggi dan meja ganti popok.

Chillout Travel Centre di Markveien adalah satu tempat favorit untuk belanja barang-barang travelling sekalian nongkrong sama Kinasih. Di lantai paling bawahnya ada sofa-sofa yang nyaman banget untuk menyusui.

Kalau sedang jalan-jalan berdua Kinasih kita juga suka mampir Cocoa di Birkelunden, pilihan minuman coklatnya enak-enak sekali! Favorit saya adalah chili-chocolate dan raspberry-chocolate. The best in town.

Pilihan lain lagi buat mama-mama muda adalah Liebling, kadang suka ada flea market dadakan juga di tempat ini. Saya pernah beli satu koper tua yang Abi coba buang tapi ngga pernah berhasil, dan sekarang kita jadikan dekorasi rumah. Ngomong-ngomong ada satu teman juga yang kerja di sini,  jadi kalau lewat diusahakan dadah-dadah dulu sama dia (hehe).

Kalau semua tempat tadi ramai biasanya kita juga mampir Kaffebreneriet yang di Markveien. Cafe di Oslo Botanical Garden juga sangat child-friendly, tapi kita lebih sering makan di sana pas summer. Ngomong-ngomong semua tempat ini adanya di sekitar rumah di daerah Grünerløkka.

Tempat makan dengan teman seumuran.

Pertama kali saya datang di Oslo, rasanya pilihan tempat untuk makan di luar sangat terbatas. Mungkin karena dulu sibuk belajar, mungkin karena memang harus super ngirit, atau mungkin juga karena kurang gaul sama yang mampu makan di restoran haha! Ternyata banyaaaaaak sekali pilihan tempat makan di Oslo dan sekarang saya berani untuk ngasih rekomendasi.

Mathallen lagi-lagi bisa direkomendasikan, selain Lucky Bird yang akhir-akhir ini menjadi favorit baru keluarga Qadar. Lalu, paling enak sekalian nongkrong di Hitchhicker.

Hitchiker

Dua restoran Korea yang paling saya suka adalah Tintin di Lysaker dan satu lagi Nam Kang, di Torgatta. Nama lain dari Torgatta ini adalah “kebab street,” saking banyaknya restoran kebab di jalanan ini. Banyak orang yang habis clubbing pada ngantri beli kebab di jalanan ini sehabis jam 3 pagi (semua bar atau klub di Oslo harus sudah tutup jam 3 pagi). Restoran Asia lain yang enak ada Thai Orchid dan Diner di Stortingsgate, Nodee di Majorstuen dan di dekat rumah ada East Kitchen kalau sedang malas masak.

Nodee. Pas hamil sering banget ke Habanero di Birkelunden soalnya ngidam banget sama chili con carne-nya yang pedes banget. Restoran Meksiko lainnya yang cukup hip adalah Taco Republica dan Tijuana. Temen saya orang Meksiko merekomendasikan Heart of Mexico di Bygdøy Alle. Tapi kalau menurut Abi, makanan Meksiko yang paling enak ada di People’s. Akhir-akhir ini juga sedang banyak food truck di Oslo, dan salah satunya 4 Gringos, yang seringnya nongkrong di Youngstorget.

Taco Republica

3fd3d2326p3d1415926t3d4

Kalau suka burger, kita juga punya beberapa pilihan: Nighthawk Diner di Thorvald Meyersgate, Illegal Burger di Møllerveien, Munchies di Bernt Ankersgate, dan Dattera til Hagen di Grønland.

Dattera til Hagen

Untuk fine dining, saya rekomendasi two-star Michellin Fauna di Solligata. Saking enaknya salah satu anak tim saya malah bikin satu review di tripadvisor.com sehabis pertama kali kita makan di sana. Sampai ada foto kita segala! Selain itu ada juga Maaemo di belakang kompleks baru Bjørvika, Arakataka di Mariboesgate dan Ylajali di dekat Tulinløkka. Trattoria Populare juga saya rekomendasikan untuk yang suka makanan Italia. Pilihan lainnya di sekitar situ adalah Moods of Norway dan Filippa K.

Untuk tapas, saya rekomendasikan Delicatessen di Grünerløkka. Kalau beruntung bisa ketemu sama Jo Nesbø, soalnya ini salah satu restoran favorit dia di Oslo. Kalau yang di sini penuh/fully booked, bisa coba Delicatessen yang di Aker Brygge dan Majorstuen. Selain itu ada Schiller’s Tapas di Bygdøy Allé atau Folketeaterpassasjen.

Suatu hari pas ulang tahun saya juga pernah dibawa bos makan di Strand Restaurant di Stabekk. Agak jauh dari sentrum tapi tempat ini enak sekali.

Beberapa tempat makan lain yang dekat kantor (IT Fornebu) yang sering saya kunjungi adalah Maschmanns, Sjøflyhavna, Tintin Sushi, Scandic Fornebu, dan Odonata.

Maschmanns

Kalau mau coba yang beda, ada Pjøltergeist yang menyediakan makanan porsi kecil dari Islandia, Jepang, Papua Nugini dll. Mereka juga punya banyak pilihan bir!

Pjøltergeist

Tempat Belanja Baju Anak di Oslo.

Saya, seperti ibu-ibu kebanyakan, hobinya belanja baju bayi. Saya paling suka belanja baju Kinasih di Barnehuset, karena selain lokasinya ada di sebelah gedung apartemen, mereka juga punya banyak baju anak (desainer maupun retail) dari Denmark, Swedia dan juga Norwegia. Beberapa brand baju favorit yang ada di toko ini adalah Ej Sikke Lej, Fred’s World by Green Cotton, Little Mountains, Wheat, Memini, dan Alba Baby.

Barnehuset

Toko baju lainnya yang kita sering datangi adalah Kool Kidz di Markveien. Tempat ini seru banget karena bisa sekalian cari ide kado yang unik.

Selain itu ada Name It di Byporten, atau Babyshop di Storo Storsenter (salah satu mall di Oslo). Sering saya ngga ada waktu untuk belanja baju di toko jadi beli Zara Kids atau Next online. Kecuali piyama, pilihan baju lainnya cukup banyak dan saya ngga perlu muter-muter di toko seharian. Tempat lain yang punya baju-baju basic adalah Polarn O. Pyret.

Last but not least, toko lain yang sangat penting bagi kehidupan Kinasih adalah Sprell di Markveien. Banyak barang di kamarnya (sprei, selimut, pembatas tempat tidur, mainan, lunch box, buku, dll) datang dari toko ini.

Tempat Belanja Favorite Saya.

Banyak retail brand yang saya suka (misalnya Pull & Bear sama Topshop) ngga buka toko di sini jadi mesti lebih kreatif dengan belanja di Oslo. Di Grünerløkka, toko baju yang saya rekomendasikan adalah Acne dan toko sepatu Shoe Lounge.

Di daerah Sentrum, saya paling suka belanja di Weekday di Stortorvet, dan sekalian mampir juga di Monki sebelahnya. Baju kantor bisa ngasal sih tiap hari jadi ngga perlu sering beli baju formal. Kalau mesti cari baju serius paling mampir Zara di Karl Johans gate. Pilihan lainnya di sekitar situ adalah Moods of Norway dan Filippa

Untuk belanja keperluan lain, design-related, atau cari-kado-buru-buru-related, saya selalu pergi ke Norway Designs, DesignTorget, Chillout Travel Center, atau Skaperverket, semacam toko design kolektif gitu.

Kalau suka interior/product design, mesti mesti mesti mampir House of Oslo! Semua tokonya menarik, mulai dari Åhlens (produknya Muji numpang juga di toko ini), Habitat, Illums Bolighus, Tilbords, etc.

Untuk toko buku di Oslo, ada dua tempat yang selalu saya kunjungi: pertama, Tronsmo di Kristian Augusts gate. Tiap musim panas saya selalu ritual pergi ke sana borong buku di Tronsmo’s AMAZZZZZING annual backyard sale. Mulai dari tahun pertama waktu masih mahasiswi, sampai sekarang kerja dan punya anak selalu nyempetin ke sana. Ngga pernah nyesel.

Tronsmo

Toko kedua adalah Outland di Kirkegata. Bedanya dengan toko pertama yang lebih banyak punya buku kontemporer, design dan seni, Outland ini lebih condong ke komik, superheroes, lego, games, dan merchandise dari series yang super geeky seperti Doctor Who (which is favorit kita banget!). Pengalaman seru di Outland bagi saya adalah ketemu Neil Gaiman face-to-face untuk pertama kalinya. Dia tanda tangan dua buku buat saya (American Gods versi Inggris dan Fortunately, The Milk versi norsk) dan juga nanya, HOW ARE YOU? Saya rasanya mau pingsan!!! Hahahaha. Saya punya hampir semua bukunya Neil Gaiman dan rasanya momen ini membuat hidup saya makin sempurna.

Neil Gaiman lagi nanya apa kabar!

Dulu waktu masih jadi mahasiswi kalau butuh buku selalu ke Akademika yang di UiO atau Tanum di Universitetetsgate.

Tanum

Hampir semua orang di Oslo punya sepeda jadi toko dan bengkel sebenarnya banyak di mana-mana. Tapi kita sudah langganan di Oslo Sykkelverksted di Sannergata.

Kita sama-sama punya DBS, Den Beste Sykkel, yang asalnya dari Norwegia

Pilihan lainnya untuk yang vintage-looking bicycles adalah Dapper di Markveien. Sepedanya cantik-cantik banget! Toko ini dibagi dua, satu untuk sepeda dan bengkel, satu lagi untuk barbershop, baju, tas, pomade, dan barang-barang buat cowok lainnya.

Satu pilihan bengkel sepeda lain yang sudah lama ada di Oslo adalah Den Rustne Eike di Sofies gate.

Untuk interior rumah, selain House of Oslo, dekat rumah juga banyak toko yang bisa dikunjungi. Salah satunya adalah Fransk Bazar:

Granit di Thorvald Meyers gate juga punya semua barang yang dibutuhin di rumah: pot bunga, wadah recycling, gelas, kotak-kotak buat berkas penting, sampai magnetic notepad yang buat di kulkas.

Flea market dan Thrift Shop di Oslo

Biasanya setiap spring-summer-fall ada yang namanya loppemarked/flea market di sekolah-sekolah di seluruh kota untuk ngumpulin dana. Untuk tahu jadwalnya kapan dan di mana, bisa mengunjungi http://www.loppemarked.info. Dekat rumah ada satu loppemarked yang selalu ada setiap hari Minggu, di Birkelunden. Semua orang yang mengunjungi rumah kita pasti pernah juga mengunjungi flea market ini.

Ugler i Mosen. Pernah suatu hari saya lewat dan kebetulan pemilik tokonya baru ganti, jadi dia buang semua barang jualan pemilik sebelumnya. Kita boleh ambil sesukanya dong! Abi dan Kinasih sampai pulang saking saya kelamaan milih-milih.

Frøken Dianas Salonger. Thrift store ini paling baru di Grünerløkka, belum setahun mungkin. Tapi ukurannya paling besar dibanding yang lain, dan kayaknya juga paling mahal.

Fretex Unika Grünerløkka. Second-hand shop ini punyanya Salvation Army Norway dan paling banyak cabangnya di sini, dan juga paling murah.

Marita Butikken. Toko ini adalah toko yang paling dihindari Abi karena menurut dia, toko ini sarangnya hoarders seperti saya! Haha. Tapi serius deh, ibu-ibu (dan atau vintage lovers) mana yang akan menolak mampir sini setiap lewat?

Other notable shops:

Manillusion

Robot

Ada satu tempat di Markveien yang gapunya nama gitu, jadi saya panggil dia Tegalega. Haha. Belinya mesti cash dan kadang bisa nawar.

Spøk og Spenning – tempat beli buku komik dan vinnyl bekas

Futura – tempat beli lampu vintage

Selamat makan dan berbelanja di Oslo!

—–

http://goldfishvspiranha.com/ | Instagram: jspyr

Merantau di Stockholm

10919239_486791268155126_1629298947_nDeni Yulia Mardvall – A Balinese who is currently living in Stockholm, Sweden with lovely husband and a daughter. I love to write almost about everything and it helps me to understand more about myself and life. I love traveling, where I can learn a lot about other cultures, I love reading where I can improve my languages skill and learn about others through their works, and photography is one of my passions where I learn to understand nature deeper. A dream catcher who takes one step at the times for every challenge in life.

Continue reading