Serunya Tinggal di Norwegia

Screenshot_2015-08-26-03-51-42Retno Aini Wijayanti– A fulltime mamarazzi and one of the team editor for The Urban Mama. Has been living in Tromsø-Norway since 2013 – with the 8 months of which were spent in New Brunswick, USA.

Things We Love About Tromso/ living in norway

Apa yang paling kami senangi dari kota Tromsø? Banyak! Suasananya, alamnya, lingkungannya, makanannya… Rasa-rasanya hampir semua menyenangkan. Cuma satu yang sampai sekarang masih terasa mengganjal: kendala bahasa. Di Tromsø, bahasa resmi yang digunakan adalah bahasa Norwegia (nynorsk dan bokmål) dan bahasa Sami. Sebenarnya hampir semua orang Norwegia fasih berbahasa Inggris, tetapi untuk mendapatkan pekerjaan kantoran atau berkomunikasi sehari-hari akan jauh lebih mudah kalau sudah fasih berbahasa Norwegia. Kalau tinggal dan bekerja di lingkungan kampus, komunikasinya memang lebih banyak dalam bahasa Inggris. Kursus bahasa Norwegia bisa diambil di sekolah bahasa milik Kommune setempat, di Voksenopplæring atau mengambil kelas bahasa di kampus.

apiunnggun

Alamnya yang indah: kalau lagi cerah, saat sore atau pas weekend di sini biasanya suka banyak ortu yang jalan-jalan ke danau bawa anaknya, kasih makan bebek, kadang piknik & nyalain api unggun.

Kursus bahasa Norwegia disediakan bebas biaya untuk imigran pengungsi/pencari suaka dan pendatang yang berkeluarga dengan warga negara Norwegia. Pendatang yang bekerja di perusahaan Norwegia juga dapat mengikuti kursus bahasa yang biayanya ditanggung oleh kantor. Mahasiswa master/doktoral dapat mengambil kelas bahasa gratis di kampus masing-masing. Keterangan lengkapnya bisa dibaca di sini. Pendatang dan job seeker yang tidak termasuk dalam empat kategori tersebut harus mengeluarkan biaya tidak sedikit untuk mengikuti kursus bahasa, antara NOK 4500-6000 per levelnya.

dliatdarijembatan

Tromsoya, tampak dari stasiun pengamatan Storsteinen (Fjellheisen)

Harus diakui, kendala bahasa ini membuat interaksi dengan penduduk lokal agak ‘seret’. Generasi muda di sini sudah banyak yang fasih berbahasa Inggris, tetapi umumnya memang lebih memilih untuk berkomunikasi in norsk. Pendatang baru harus ekstra kerja keras mencari teman dan membangun jejaring relasi. Agar sukses beradaptasi, kendala bahasa benar-benar harus di-tackled dulu. Seringnya sih proses adaptasi dan belajar bahasa akan jauh lebih mudah kalau pendatang baru mempunyai keluarga/host family orang Norwegia atau tergabung dalam komunitas lokal.

langitpink

Langit pink seperti ini hanya ada selama bulan November di Tromso

Norwegian people

Ada yang bilang kalau orang Norwegia terkesan dingin dan kurang ramah. Menurut saya sih cenderung tertutup, mereka tidak akan duluan menyapa ramah kecuali kalau benar-benar sudah saling kenal. Konon kalau sampai ada orang tidak dikenal tiba-tiba menyapa, kemungkinannya: 1. bukan orang lokal, 2. orang gila, 3. orang mabuk, atau 4. ada barang kita yang jatuh & dipungutin. Tiga dari empat kemungkinan tersebut sudah saya buktikan sendiri 😛 Kalau sudah kenal baik, orang Norwegia hangat dan menyenangkan kok. Apalagi kalau habis minum-minum atau saat hiking, ramahnya instan deh. Satu lagi yang saya kagumi dari mayoritas orang Norwegia: mereka berinteraksi tidak berdasarkan prasangka, straightforward, semua dianggap setara dan sama.

Sering teman-teman saya menanyakan apakah sebagai muslimah pernah mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan selama tinggal di sini. Alhamdulillah, sejauh ini sama sekali belum pernah. Rasa-rasanya selama tinggal di Norwegia ini justru saya lebih banyak mendapatkan perlakuan yang egaliter dan ramah, dibandingkan saat tinggal di Amerika dan Jakarta. Kalau sesekali mendapati ada yang curi-curi pandang sih sudah biasa, mungkin karena disini jarang sekali ada orang berwajah Asia Timur yang berkerudung (seperti saya).

keluarga

Tidak ada masalah dalam menggunakan hijab selama merantau di Norwegia

Kemudahan dari Pemerintah Norwegia

Norwegia dikenal sebagai negara mahal karena tingginya biaya hidup yang harus dikeluarkan. Norwegia memberlakukan pajak penghasilan yang tinggi tetapi returnnya sebanding karena penduduk banyak sekali mendapatkan tunjangan dan kemudahan, seperti tunjangan kesehatan, kemudahan mencicil rumah untuk orang muda, sampai tunjangan sekolah, tunjangan anak, tunjangan lansia serta tunjangan kehamilan & melahirkan (sudah dibahas lengkap ya di entrynya Jena).

Untuk tunjangan anak, perbulannya setiap anak yang tinggal di Norwegia mendapatkan NOK 970. Ada juga yang namanya birth benefit (NOK 30.000) untuk setiap bayi yang lahir di Norwegia; tunjangan ini dicairkan di tahun pertama usia anak. Setiap anak juga mendapatkan gratis pemeriksaan gigi. Setiap enam bulan, klinik gigi terdekat akan mengirimkan ‘kartu undangan’ dan sms-reminder kepada orang tua untuk membawa si kecil datang ke klinik gigi. Mengenai pregnancy leave & parental benefit bisa dibaca di sini. Negara juga memberikan unemployment benefit, tetapi hanya untuk mereka yang sebelumnya sudah bekerja dan tergantung dari status kependudukannya. Jadi sebenarnya kalau mau pindah ke Norwegia karena banyak tunjangannya, tidak semudah itu juga sih… karena tunjangan baru diberikan setelah terlebih dahulu mengkaji status kependudukan, riwayat pekerjaan dan status kepegawaian.

Alma dan danau beku

Alma dan danau beku di bulan Oktober

Satu lagi yang (menurut saya) juga keren adalah sistem kependudukannya terintegrasi. Hanya butuh satu ID number (fødselsnummer) untuk semua urusan dari mulai catatan sipil kependudukan, pajak, asuransi, kesehatan, bikin appointment ke dokter sampai untuk transaksi perbankan. Waktu pertama kali tiba di Tromsø, kami mendaftarkan diri ke kantor polisi untuk mengurus status kependudukan dan EU Residence Permit. Setelah mendapat residence permit barulah ke Tax Office untuk mendapatkan fødselsnummer. Selain itu juga harus melapor ke helsestasjoner (klinik kesehatan milik Kommune) untuk tes kesehatan (TB-test & blood screening). Setelah mendapat fødselsnummer barulah kita bisa membuka rekening bank, memilih general practitioner (dokter pribadi/keluarga) di http://www.helfo.no serta mendaftar sekolah untuk anak lewat http://www.tromsø.kommune.no.

Pendidikan dasar di Norwegia

Di Norwegia, pendidikan dasar (SD-SMP-SMU) dan universitas publik gratis untuk semua penduduk, kecuali daycare nursery & kindergarten. Untuk TK daycare publik milik Kommune, per bulannya sekitar NOK 3000. Untuk TK swasta antara NOK 4000-6000. Tidak jarang waiting listnya panjang. Anak sudah bisa dimasukkan ke daycare dari usia satu tahun, para ibu pun biasanya sudah bisa kembali bekerja setelah anaknya berusia setahun. Kalau saat anak umurnya 1-3 tahun belum mendapatkan daycare, orang tuanya bisa mengajukan permohonan bantuan cash benefit. Kalau anaknya dua atau lebih dan masuk di TK yang sama, orang tua bisa mendapatkan potongan biaya sekolah. Keluarga dengan penghasilan bersih di bawah NOK 10.000/bulan bisa mendapatkan keringanan biaya daycare.

Untuk pendidikan anak dan kegiatan sehari-hari di TK, kurang lebih sama seperti yang pernah Rika (Kerava – Finlandia) ceritakan. Orang Norwegia memiliki kecintaan yang besar terhadap alam sekitar, suka sekali berkegiatan outdoor. Anak-anak didorong untuk banyak berinteraksi dengan alam & bermain di luar. Di TK ada peraturan  setiap harinya anak-anak wajib beraktivitas di luar kelas minimal dua jam; mau hujan, panas atau salju turun lebat sekalipun.

Setiap sekolah TK memiliki outdoor playground yang luas, lengkap dengan bak pasir, alat panjat-panjatan, ayunan, perosotan bahkan beberapa TK memiliki lavvu (tenda besar khas suku Sami) yang digunakan saat musim dingin untuk berkumpul menyalakan api, menyanyi & membaca cerita bersama sambil minum cokelat panas.

Lavvu

Setiap minggu selalu ada kegiatan jalan-jalan, piknik atau hiking kecil-kecilan. Kalau cuaca cerah, anak-anak di TK bisa bermain di luar dari pagi sampai sore. Saat sore hari, di lingkungan perumahan banyak orang tua menemani anaknya main sepeda di playground atau taman dekat rumah. Kok bisa sore-sore sudah santai pulang kerja, main sama anak & makan malam? Bisa dong, kebiasaan orang sini begitu jam tiga sore -teng- semua langsung taruh kerjaan & pulang.

Agar sehari-hari nyaman bermain di luar & tidak takut kotor-kotoran, anak-anak selalu memakai baju terusan waterproof yang mudah dibersihkan. Anak-anak Nordic selalu punya dua jenis baju terusan: rainsuit & snowsuit, masing-masing setidaknya punya dua stel/dua pasang. Begitu pula dengan perlengkapan pendukung wajib lainnya seperti waterproof boots, thermal boots, thermal base layer (baju longjohn bahan wool atau fleece), fleece suit, kaus kaki wool, balaclava, beanie hat, sarung tangan serta reflective vest.

Reflective vest penting sekali dipakai saat hari-hari gelap di musim dingin, bahkan orang dewasa pun juga pakai agar tetap ‘terlihat’ di tengah kegelapan malam. Bayi-bayi kecil pun dipakaikan snow suit dan winter gear lengkap, strollernya dilapisi dengan lammeskinpose atau vinterpose agar tetap hangat membungkus si kecil.

image24

Banyak sekali pakaian dan perlengkapan yang harus dipakai? Ya, namanya juga beradaptasi 🙂 Ini memang perlu, agar tetap bisa beraktivitas di tengah iklim utara yang tidak seramah iklim tropis. Kalau kata orang sini: det finnes ikke dårlig vær, bare dårlige klær (there’s no such thing as bad weather… Only bad clothing).

Untuk baju & perlengkapan musim dingin anak yang dipakai selama di sini, lebih baik beli di Norwegia ketimbang bawa dari Indonesia karena memang kualitasnya lebih bagus, bukan fancy coat & jaket gaya-gayaan. Kalau banyak pakaian yang harus disiapkan, belinya mahal dong? Ini bisanya diakali dengan berbelanja baju di akhir musim. Maksudnya kalau mau beli baju musim dingin, belilah di bulan-bulan akhir musim dingin karena banyak diskon stok penghabisan. Di Norwegia ada yang namanya Januarsalg (sale di bulan Januari) khusus untuk winter clothing & gear. Kalau jalan-jalan ke toko baju dan perlengkapan olahraga, saat Januarsalg ramainya seru sekali. Apalagi kalau berbelanja baju & perlengkapan musim dingin untuk anak. Kalau bisa dapat lungsuran snowsuit & boots dari teman di Norwegia, lebih bagus lagi. Tetapi karena anak-anak banyak beraktivitas outdoor, rainsuit-snowsuit serta boots mereka sering cepat aus/rompal sehingga orangtua lebih memilih sekalian beli baru saat sale.

image23

Di akhir pekan, orang tua sini suka mengajak anaknya ke stadion olah raga main hockey, ice skating, futsal, sepak bola, atau hiking dan jalan-jalan ke pantai & danau, langsung menikmati alam terbuka. Biar suhu di luar 10’C, ada saja  yang asyik canoeing di pantai.

Musim dingin? Sudah pasti ke gunung untuk main ski, olah raga favoritnya orang Norwegia. Konon olahraga ski berasal dari Norwegia, ditemukan oleh suku Sami yang sejak zaman dahulu kala mendiami wilayah Laplandia… pokoknya lebih tua daripada sejarah Norwegia. Orang Norwegia sangat mencintai olah raga musim dingin, saking cintanya sama olahraga ski ada joke yang bilang orang Norwegia dari lahir sudah bisa main ski.

Skiing lessons in Trysil, Norway

Festival Musim Dingin

Tromsø punya beberapa event festival lokal seperti festival musim dingin Mørketidfest & lysmarkering, festival konser rock (Buktafestivalen), festival film, beer festival, juga dua acara olahraga tahunan yang terkenal: Midnight Sun Marathon & Polar Night Marathon. Saya baru pernah mengikuti kategori 10K di Midnight Sun Marathon, karena penasaran seperti apa rasanya ikut lomba lari. Harus diakui, seru banget! Sepanjang rute lari disemangati oleh penduduk lokal, pemandangannya pun indah sekali melewati padang bunga musim panas di tepi laut & puncak-puncak pegunungan berselimutkan salju terlihat di kejauhan. Inginnya sih ikut kategori half marathon, tetapi registration fee-nya tidak murah. Untuk kategori lari 10K saja biaya pendaftarannya NOK 400! Di Indonesia sudah bisa buat tiga kali bayar pendaftaran lomba lari tuh.

The world’s northernmost marathon attracts every year runners from over 50 nations, who compete at night, but in broad daylight – courtesy of the midnight sun, which doesn’t set in this part of Arctic Norway from mid-May to mid-July.

image26

Pemandangan saat Marathon

Ada lagi lomba lari tahunan yang terkenal: Tromsø Mountain Ultra-marathon. Sudah marathon, pakai ultra pula. Jaraknya 50 km, rutenya termasuk naik ke Tromsdalstinden yang konon adalah puncak gunung sucinya suku Sami. Selain itu, setiap weekend di musim panas & musim dingin selalu digelar bazaar  di plaza balaikota Tromsø. Hampir setiap tahun di bulan Februari selalu diadakan acara perlombaan reindeer race & festival tahunan suku Sami.

image27

Reindeer Race

Dari semua event, yang paling ramai adalah Syttende Mai. Syttende Mai (17th May) adalah Norwegian Constitution Day, dirayakan sebagai hari nasional untuk memperingati ‘lepas’nya Norwegia dari Swedia. Hari Syttende Mai dirayakan di setiap kota di Norwegia dengan acara parade dari pagi sampai sore, minum-minum dan seharian melahap makanan enak-enak seperti waffles, bløtkake, kransenkake, pavlova, verdens beste kake (world’s best cake), BBQ & hotdog.

Khusus saat Syttende Mai, semua perempuan Norwegia akan mengenakan baju tradisional Bunad berhiaskan motif bordiran cantik (seperti gaun yang Princess Anna – Frozen pakai ituloh) & para prianya tampil necis berjas.

Penduduk numplek-plek berkumpul di pusat kota & sepanjang hari syttende mai diisi dengan acara parade dan panggung hiburan.

Mencari Bumbu dan komunitas Indonesia

Salah satu yang juga suka ditanyakan adalah sulitkah mencari bahan makanan asia di Tromsø? Untuk kecap-sambal, tempe-tahu, mie instan dan kerupuk udang bisa dibeli di toko asia di Sentrum. Toko-toko tersebut juga menjual bumbu-bumbu segar seperti sereh, lengkuas, kunyit bahkan petai dan daun pandan. Harganya ya pasti lebih mahal. Sebungkus tempe 300 gr sekitar NOK 39. Produk daging halal bisa ditemukan di toko asia dan beberapa supermarket lokal seperti Rema1000 dan CoopObs. Untuk daging sapi dan ayam, harga per kilonya memang lebih mahal dibanding telur, udang, ikan, produk susu dan kacang-kacangan. Kalau ada promo mingguan, bisa lebih murah lagi. Agar budget makan tetap hemat, harus rajin-rajin cek promo belanja mingguan.

Trik lainnya untuk mengatur budget makan adalah membeli makanan yang sedang musim. Saya paling senang saat autumn musimnya pumpkin & jamur-jamur lezat dan winter musimnya ikan cod. Perairan sekitar Tromsø kaya akan hasil perikanan dari mulai salmon farmingnya yang terkenal, lalu banyak ikan cod terutama di bulan Januari-Maret dimana ikan cod dari laut Barents bermigrasi ke selatan melewati perairan Tromsø.

image30

Kulkas penuh? Jangan khawatir, dinginkan saja di balkon rumah!

Apakah saya sering memasak makanan Indonesia? Tentu saja tidak :)) Sebenarnya bumbu masakan Indonesia relatif mudah dibuat from scratch bahan-bahannya banyak dijual di toko asia. Tetapi yah itu, mahal. Kami hanya memasak makanan Indonesia saat weekend (kalau tidak malas capek), saat lebaran dan ulang tahun, atau kalau terlanjur ngidam sampai ke ubun-ubun. Untuk sehari-hari lebih memilih makan kentang, roti, pasta, muesli dan yogurt, sesekali makan nasi (beras jasmine NOK 49 per 5kg). Lauknya cukup ikan dan sayuran yang sedang musim. Tinggal potong, bumbui lalu panggang sampai matang, beres! Kalau ingin yang hangat-hangat, tinggal buat fiskesuppe (sup ikan a la Bergen) atau sup udang tomat. Dengan go-local, budget makan bisa lebih hemat. Selain itu, memasak hidangan panggang dan sup membuat kami semakin jarang menyentuh makanan gorengan. Satu lagi tentang belanja di Tromsø: toko-toko dan supermarket tutup semua pada hari Minggu. Karena Minggu tutup, seringnya supermarket ramai sekali saat Jumat malam & sepanjang hari Sabtu; saya selalu menghindari pergi ke supermarket di kedua waktu tersebut.

image31

Sesekali makan mewah

Sementara untuk perkumpulan orang Indonesia, seringnya kumpul-kumpul santai saja sih. Sampai saat ini di Tromsø hanya ada sebelas orang Indonesia. Biasanya saat berkumpul kami makan-makan potluck sambil bertukar informasi, siapa saja yang akan pulang mudik dan siapa saja yang mau menitip barang-barang dari Indonesia.

image36

Makanan Khas Lokal Norwegia

Kalau mengamati kebiasaan makan orang lokal, pagi biasa dimulai dengan secangkir kopi dan semangkuk muesli yogurt atau roti. Siangnya cuma makan roti sandwich, salad atau roti kering plus pisang & kopi. Sore menjelang malam barulah mereka makan besar sambil ngobrol-ngobrol, ditutup dengan secangkir kopi. Perhatikan di setiap waktu makan selalu ada minuman apa? Yes, coffee. Norwegians are among the world’s most avid coffee drinker. Italia boleh menemukan metode espresso brewing, tetapi kalau soal menggilai kopi, orang Norwegia juaranya. Orang Norwegia bahkan menggabungkan dua hal favorit mereka, hiking dan kopi, menjadi satu kegiatan seru bernama turkaffe. Biasanya mereka hiking ke pegunungan, lalu membuat api unggun kecil & menjerang kopi. Kopinya diminum bersama-sama sambil menikmati pemandangan alam dari puncak bukit.

Turkaffe

Bicara soal coffeeshops, penggemar Starbucks siap-siap kecewa kalau ke Norwegia. Kedai Starbucks di seantero Norwegia bisa dihitung dengan jari tangan. Sejauh ini saya baru menemukan satu di airport Gardermoen-Oslo, katanya di Trondheim dan Bergen masing-masing ada satu Starbucks. Kenapa cuma ada sedikit? Simpel, kopi seduhan kafe-kafe lokal di Norwegia jauuuh lebih enak. Coffee culture di Norwegia lebih banyak untuk menikmati kopi berkualitas yang diseduh dengan tepat. Kopi gilingan lokal seperti Solberg-Hansen jauh lebih disukai; salah satu café di Tromsø yang memakai kopi gilingan Solberg & Hansen adalah Kaffebøner. Kafe lokal Tromsø lainnya yang jadi favorit adalah adalah Cafe Risø. Seperti apa sajian kopi favorit Norwegia? Kopi hitam biasa saja, tanpa tambahan gula krim & sirup sebagainya. Karena menggunakan biji kopi berkualitas, yang ingin dinikmati ya wangi asli seduhan kopinya.

Salah satu gerai Solberg & Hansen

Untuk makanan lokal, ada keju khas Norwegia bernama brunost dan fløtemysost. Ini keju kebanggaan orang Norwegia, biasa dimakan bersama roti dan waffle. Kalau sama saya sih dipakai buat isi martabak manis.

image32

Kalau Swedia punya swedish meatballs, Norwegia punya kjøttboller yang kuah krimnya memakai brunost. Ada lagi roti kering pipih bernama knekkebrød yang kalau dimakan begitu saja cukup keras, kering & bikin ‘seret’. Knekkebrød paling enak dimakan bersama sup panas atau dibuat open sandwich (smørbrød). Roti kesukaan orang Norwegia pun adalah roti keras yang terbuat dari tepung biji gandum kasar. Mengunyahnya bikin rahang pegal, tetapi dijamin lebih bergizi & membuat perut kenyang lebih lama.

image33

Sup & knekkebrød

Untuk hidangan lokal favorit, ada yang namanya Torsketunger, hanya ada selama Januari-Maret. Torsketunger ini adalah steak lidah ikan cod goreng tepung, disajikan bersama kentang, wortel dan saus mustard-keju. ENAK BANGET. Nggak nyangka ternyata hidangan lidah ikan lebih sedap daripada lidah sapi.

image34

Steak torsketunger

Lalu ada lagi yang namanya Fårikål: sup daging kambing dan kol yang dimasak dengan bumbu bawang dan butiran lada hitam utuh. Orang lokal bilang sih pedas, buak kami sih hangat di perut. Pedasnya menggigit butiran lada hitam tidak seberapa dibanding menggigit rawit cengek, ya kan? 😀 Makanan lokal teraneh yang pernah kami cicip adalah… steak daging paus. Ya, paus yang mamalia laut itu. Rasanya? Errr… sudahlah lebih baik makan steak salmon & cod saja.

image35

Steak Hvalbiff (daging paus)

Barang Wajib dibawa jika merantau ke Tromso

Kalau mau merantau ke daerah dingin (seperti kutub utara ini), apa saja yang wajib dibawa? Kalau bisa, utamakan membawa pakaian hangat yang berkualitas seperti down-jacket, soft-shell rain jacket, winter boots, thermal base layer (longjohn), topi kupluk dan sarung tangan wool atau thinsulate. Minimal siapkan satu stel/sepasang untuk dipakai awal-awal. Selalu pilih baju dan perlengkapan musim dingin yang terbuat dari bahan wool atau flanel (jangan katun). Di musim dingin, biasanya seluruh jalanan kota akan licin seperti ice skating rink karena sering kali salju meleleh & membeku kembali. Learn to walk like a norwegian: tidak mengayun dan menumpukan berat di pinggul (bayangkan gaya berjalan penguin). Kalau belum terbiasa berjalan di atas lapisan salju/es licin, gunakan crampons di sepatu agar tidak terpleset dan kaki menjejak mantap (crampons bisa dibeli di toko alat olah raga). Banyak yang bilang (bercanda, tentunya) kalau hanya para lansia dan anak kecil yang pakai crampons; kalau saya sih better safe than sorry.

Untuk ransum obat kangen tanah air, perlukah membawa stok bumbu instan dan sebagainya? Tergantung selera sih, saya pribadi yang penting ada terasi kering, seperangkat teh poci dan daun teh melati. Obat homesick buat saya & Baim adalah sepiring nasi tempe penyet sambal terasi ulek, minumnya teh poci panas. Tinggal Alma bingung melihat mama-papanya bolak-balik rebutan sisa sambal 😀

image37

Meski letaknya di ujung dunia, Tromsø mudah dicapai dengan penerbangan dua jam dari airport Gardermoen-Oslo. Bandara Tromsø Lufthavn Langnes dekat dari Sentrum (pusat kota), bisa dicapai dengan naik bus 15 menit. Dari Tromsø Lufthavn Langnes selalu ada penerbangan harian menuju Oslo dan kota besar lainnya di Norwegia, termasuk Svalbard (bertemu polar bear, berminat?). Maskapai Norwegian Air Shuttle juga membuka rute penerbangan ke London-Gatwick, Grand Canaria dan Alicante-Spanyol. Rute ke Stockholm-Arlanda dijalankan oleh maskapai Scandinavian Airlines. Kalau mau road trip ke tempat wisata yang dekat-dekat, bisa dicoba ke Senja island, Lofoten, Narvik, whale watching di Kalfjord, menikmati pantai cerah hangat di Sommarøy serta melihat aurora di Ersfjord dan Lyngen Alps.

Lyngen Alps

Narvik dan Lyngen Alps bisa dicapai dengan 2-3 jam naik mobil atau bus dari pusat kota. Untuk ke kota Harstad bida dicapai dengan tiga jam naik ferry Hurtigbåten. Dari Narvik bisa terus ke Swedia (Stockholm & Gothenburg) menggunakan kereta Kiruna Express.

——

Email: aini@rumahatiku.com/ Instagram: @rainiiw/ Twitter: @rainiiw/ Blog: http://aini.rumahatiku.com. Images provided were taken by Aini and family,  some related images are linked to original sources.

Advertisements

9 thoughts on “Serunya Tinggal di Norwegia

  1. Vidya Muarifatussa'diah says:

    Waaahahahaha….. Keren!!!
    Halloo mba Rento, sore2 lg iseng2 buka google image ngeliat foto mba kayanya familiar bgt deh.
    Nama saya Vidya, saya aupair di Bergen. Dan saya juga punya temen aupair juga namanya Arista, daaaan kalo aku gak salah, mba sempet foto bareng juga sama Arista waktu dia ke Tromso iya kaaan?? Keren keren kereeen!!
    InsyaaAllah mau mampir ke Tromso juga sekitaran musim gugur 🙂
    Salam kenal ya mba :))

    Liked by 1 person

  2. Fehmi Izoel says:

    Mba slam kenal !! Nama saya fehmi, saya lagi study di turkey, rencna mao kuliah ke norwegia, jadi gini mba mao nanya buat kuliah s1 dsna Mba ada gak program biaya siswa?

    Like

  3. Afifa prasetya says:

    hai kak, artikelnya sangat menarik saya untuk segera kesana. Saya berencana untuk tinggal di norwegia setelah s2 saya di prancis. untuk beli rumah disana, usul daerah enak yg recomended buat dihuni dong.. Lebih baik nyewa atau beli ya kak? Kalo beli kena berapa harganya? Kalo nyewa pertahun berapa? Terimakasi ya kak. Salam bahagia

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s