Merantau di Eindhoven

dscf5339.jpg
Hafizatul Ismi – ibu dari 2 anak (Yaqdzan 5,5 tahun dan Faiha 1 tahun) yang sementara tinggal di negeri tulip menemani suami yang menyelesaikan studinya. Suami saya sedang menyelesaikan masternya di bidang mechanical engineering di TU Eindhoven. Kami tinggal di Eindhoven sejak akhir tahun 2016 lalu. Keseharian saya sekarang, saya senang membuat mainan sendiri (DIY an toys) bagi anak-anak, membuat mainan kardus dan tertarik dengan pembelajaran montessori.

Hidup di Eindhoven 

Eindhoven adalah kota terbesar kelima di Belanda dengan jumlah penduduk 223.220 pada bulan Januari 2015. Tumbuh sebagai kota industri, karena didirikannya pabrik lampu Philips. Yang kini dikenal oleh dunia. Eindhoven juga salah satu pusat riset dari European Institute of Innovation and Technology (EIT) yang berada di bawah manajemen Uni Eropa.

eindhoven-netherlands

Meskipun Eindhoven adalah kota kecil dan tidak seterkenal Amsterdam dan Denhaag namun Eindhoven adalah salah satu kota selain Amsterdam dan Rotterdam yang mempunyai airport di Belanda. Tentu memudahkan kami jika akan bepergian keluar Eindhoven. Kami sekeluarga juga betah di Eindhoven, dipertemukan dengan teman-teman dari Indonesia meskipun tidak seramai kota lain namun kehadiran mereka menggantikan keluarga yang jauh di tanah air.

DSCF6512

Kegiatan anak

Satu hal yang paling menarik disini kami tinggal di negara yang dinobatkan UNICEF “Dutch children the happiest in the world”. Luar biasa sekali, anak-anak dihargai dan difasilitasi tumbuh kembangnya. Mulai dari taman bermain, bagaimana negara menggiatkan minat baca warganya, perpustakaan ramah anak, kids festival, workshop Lego & robot, museum anak yang mendapat perhatian khusus. 

DSCF5325DSCF4141DSCF4586DSCF6903DSCF4949

DSCF6778

Di Eindhoven sendiri terdapat Speelpark de splinter, taman bermain yang luas sekali. Biasanya setiap hari rabu terdapat workshop lego dan setiap sabtu workshop komputer bagi anak. 

290620132503f770917cf14361f9bce6ff00007ced6e.jpg

Speelpark de splinter

Eindhoven juga punya museum yang masuk kedalam 10 museum terbaik di Belanda yaitu PreHistorisch Dorp. Genneperhoeve Eindhoven, anak-anak bisa ikut serta memerah susu sapi, belajar proses pembuatan keju. Juga de Bibliothek (library) setiap hari rabu punya event story telling bagi anak-anak. 

Prehistorisch-dorp-eindhoven-museum

Hobi dan travelling

Berkunjung ke museum mungkin boleh dikatakan hobi kami sekeluarga. Banyaknya museum edukatif di Belanda kami memutuskan untuk memiliki museum card, museum “tanda batas”. Diantaranya  ada nemo museum, spoorweg museum, kinderboeken museum, ninjtje museum yang tersebar di berbagai kota se Belanda. 

DSCF5124

o4f58fkzolpknsr8dljp.jpg

Nintje Museum

Kalau Eindhoven sendiri menurut saya tidak punya tempat wisata yang special. Mungkin objek wisata seperti ladang tulip kekenhof, giethoorn, wisata kincir angin zaanse schaan, volendam, madurodam orang banyak mengenalnya. 

DSCF4746

Karena Eindhoven memiliki international airport juga, memudahkan kami untuk menyinggahi belahan Eropa lainnya. Sebut saja Prague, Budapest, Spanyol, Austria. 

DSCF5181

Makanan favorit dan Halal

Kami termasuk yang jarang kuliner, namun paling sering menikmati waktu bersama keluarga dengan kuliner kebab. Pernah juga mencicipi iga bakar, pizza di toko sini. Dan tak lupa berkunjung ke Salero minang, restoran minang di Denhaag. 

====

hafizatulismisite.wordpress.com. Instagram: @hafizatulismi. Facebook: hafizatul ismi

 

Advertisements

Merantau di Aalborg, Denmark

2lingkungan-rumah-di-aalborg-ost.jpg
Desi Pramudiwati – Aurora’s mother, Roni’s wife, Indonesian currently living in Aalborg, Denmark.

Akhir April 2015 saya dan keluarga memulai hidup baru di Aalborg, Denmark. Sebelumnya kami tinggal di Ludvika, Swedia selama tiga tahun. Kepindahan kami ke Denmark ini karena suami saya melanjutkan studi jenjang S3 di Energy Technology Department, Aalborg University. Walaupun saya dan suami sudah terbiasa berpindah negara sejak tahun 2009, tetap saja, berpindah ke negara baru memberikan tantangan dan kerepotan tersendiri. Apalagi waktu itu kami membawa anak kami yang masih berusia 5 bulan.

afc15037508c278d7fe9df43073a52ad

Aalborg is a city in the Jutland region of Denmark. It’s known for its revitalized waterfront on the Limfjord, the body of water that cuts through Jutland

Aplikasi residence permit

Begitu suami saya mendapat informasi bahwa dia terpilih sebagai PhD fellow dengan dana riset dari Energinet, electricity provider di Denmark, kami langsung memulai proses pendaftaran residence permit. Aplikasi kami buat dengan mengisi formulir secara online dilengkapi dengan paspor yang di-scan. Pada saat mendaftar online ini, kami juga sekalian membuat appointment ke imigrasi Denmark di Stockholm untuk keperluan biometric, yakni foto dan sidik jari.

1) Aplikasi residence permit dilakukan secara online melalui website

Aplikasi residence permit Denmark dilakukan secara online melalui website

Pada tanggal yang telah ditetapkan, kami pergi ke Stockholm yang jaraknya 300 km dari Ludvika. Di kantor imigrasi Denmark, saya, suami dan anak saya dilayani secara bergantian. Saya dan suami diambil foto dan sidik jarinya. Sedangkan anak saya yang masih bayi, hanya difoto saja. Pada saat foto, suami saya yang memakai kacamata, tidak dianjurkan/diperintahkan untuk melepas kacamatanya. Ternyata ini menjadi masalah di kemudian hari karena foto dengan kacamata dianggap tidak sah untuk residence permit.

Walaupun demikian, keputusan di-granted nya residence permit kami terima kira-kira satu bulan setelah aplikasi online dilakukan, dengan catatan bahwa suami saya harus melakukan biometric lagi di kantor polisi begitu kami tiba di Denmark.

Aplikasi apartemen/rumah

Sembari mengurus residence permit, kami juga mulai melihat-lihat apartemen untuk disewa di Aalborg. Suami saya mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya dari internet. Dengan berbagai pertimbangan, akhirnya suami memutuskan untuk mencari apartemen melalui makelar yang bernama AKU. AKU ini merupakan makelar rumah/apartemen yang hanya mau mencarikan apartemen untuk mahasiswa.

Awalnya, kami masuk ke waiting list nomer ratusan. Kemudian suami berinisiatif memberi informasi tambahan yaitu bahwa kami memiliki bayi, sehingga kami merasa urgent untuk mendapatkan apartemen. Alhamdulillah, dengan informasi tambahan ini nomer antrian kami jadi naik. Tak lama kemudian, kami mendapatkan penawaran apartemen di Niels Bohrs vej di Aalborg Ost, yaitu di daerah dekat kampus suami.

Kami tinggal di apartemen di Niels Bohrs vej sejak kedatangan kami di Aalborg sampai kira-kira tiga bulan kemudian. Dengan pertimbangan luasnya rumah, kami pindah ke area perumahan untuk keluarga yang berlokasi di Pontoppidanstræde.

2)Playground di area perumahan di Aalborg Ost

Playground di area perumahan di Aalborg Ost

Administrasi saat kedatangan di Denmark

Setibanya kami di Denmark, kami segera mengurus segala keperluan administrasi sebagai penduduk baru, diantaranya melaporkan data diri ke komun (pemerintah kota) dan melaporkan data pekerjaan dan penghasilan suami ke kantor pajak. Setelah mengisi formulir lapor diri ke komun, kami mendapatkan Danish Personal Identification Number atau yang biasa disebut CPR number.

Kira-kira dua minggu setelah lapor diri, kami mendapatkan Sundhedskort atau biasa disebut Yellow card/ kartu kuning. Kartu kuning ini berisi informasi CPR number, alamat rumah, serta alamat dokter keluarga dan nomer teleponnya. Dengan memiliki kartu ini berarti kami memiliki hak akses terhadap sistem kesehatan di Denmark, kami berhak untuk mendapatkan layanan kesehatan secara gratis. Kartu kuning juga biasa digunakan sebagai kartu identitas, misalnya ketika mau mendaftar sebagai member di bibliotek/perpustakaan.

Selain lapor diri ke komun, kami juga melakukan registrasi NemID. Saya dan suami masing-masing mempunyai satu NemID. NemID ini adalah ID yang bisa digunakan untuk login ke berbagai sistem di Denmark, seperti sistem perpajakan, sistem kesehatan, perbankan, dan institusi pendidikan anak.

Seperti yang sudah saya sebutkan di atas bahwa foto suami saya untuk residence permit dianggap tidak sah karena memakai kacamata. Maka, pada masa awal kedatangan kami di Denmark, suami saya melakukan biometric lagi di kantor polisi. Kira-kira tiga bulan setelahnya, kami baru menerima kartu residence permit dari kantor imigrasi.

Fasilitas kesehatan untuk keluarga

Dokter Keluarga

Setelah kami melakukan lapor diri ke komun, kami mendapatkan nama dokter keluarga. Dokter keluarga ini adalah pintu pertama layanan kesehatan. Jadi, jika ada anggota keluarga yang sakit, langkah pertama adalah periksa ke dokter keluarga.

Karena pada saat pindah ke Denmark saya membawa anak saya yang baru berusia lima bulan, begitu mendapatkan nama dokter keluarga saya langsung mengajak suami saya untuk pergi kesana. Tujuannya adalah untuk memberi tahu dokter keluarga kami bahwa kami punya bayi berusia 5 bulan dengan riwayat vaksin sesuai dengan standar Swedia. Sehingga apabila diperlukan vaksin tambahan sesuai standar Denmark, dokter keluarga kami sudah aware. Selain itu, saya juga ingin tahu tentang layanan kesehatan untuk bayi di Denmark.

4)Berfoto di depan klinik dokter keluarga

Berfoto di depan klinik dokter keluarga

Dari dokter keluarga saya mendapatkan informasi bahwa pemeriksaan bayi yang meliputi berat badan, tinggi badan, lingkar kepala, dll hanya dilakukan pada usia 5 bulan dan 1 tahun. Setelah itu hanya dilakukan satu tahun sekali, dimana orang tua harus aktif. Maksudnya, orang tua membuat appointment ke dokter keluarga untuk pemeriksaan kondisi anaknya. Hal ini cukup membuat saya kaget karena dibandingkan di Swedia, pemeriksaan kondisi bayi di Denmark bisa dibilang cukup jarang.

4poli-anak-di-rumah-sakit-aalborg-dilengkapi-dengan-permainan.jpg

Poli anak di rumah sakit Aalborg dilengkapi dengan permainan

Perawat Bayi

Setelah tinggal di Aalborg selama kurang lebih satu bulan, saya mendapat kenalan orang Indonesia yang juga bermukim di Aalborg. Kebetulan dia juga punya bayi yang usianya terpaut dua bulan dengan anak saya. Saya tanya ke dia, apakah dia mendapat jatah bidan/perawat khusus yang bisa dikontak apabila ada pertanyaan. Saya bertanya seperti ini karena di Swedia kami mendapat perawat anak yang bisa kami hubungi apabila ada pertanyaan seputar pengasuhan bayi. Dia jawab iya, sejak anaknya lahir ada seorang perawat anak yang sering datang ke rumah untuk mengecek kondisi anaknya.

Berbekal jawaban dari teman saya ini, saya memberanikan diri bertanya ke komun. Saya mengirim email, mengatakan bahwa saya baru saja pindah ke Aalborg dan saya mempunyai seorang bayi yang waktu itu berusia enam bulan. Saya bertanya apakah saya berhak mendapatkan layanan perawat anak yang datang ke rumah, sebab saya merasa membutuhkan support. Alhamdulillah gayung bersambut, pihak komun segera mencarikan perawat anak yang memang area tugasnya di daerah rumah kami. Lalu, beberapa hari kemudian dia datang ke rumah, untuk mengecek kondisi anak saya, berdiskusi dengan saya tentang mpasi, serta menanyakan keadaan saya sendiri apakah saya mengalami baby blue atau tidak. Sungguh sebuah layanan yang sangat membantu saya yang waktu itu sempat stress karena pindahan.

Perawat anak yang datang ke rumah ini, bisa ditelpon setiap jam 08.00 sampai jam 09.00 pagi jika ada hal-hal yang ingin ditanyakan. Kunjungan ke rumah saya hanya dilakukan dua kali yaitu pada saat anak saya umur enam bulan dan tujuh bulan. Dia mengatakan bahwa dalam keadaan normal dia berkunjung rutin ke rumah sejak bayi lahir hingga usia bayi enam bulan kira-kira dua minggu atau sebulan sekali. Setelah itu sudah tidak ada kunjungan rutin ke rumah.

Dokter Jaga Rumah Sakit

Pada saat anak saya berusia satu tahun, dia pernah sakit panas disertai muntah dan diare. Saya cukup panik waktu itu karena kejadiannya malam hari dan weekend. Awalnya, tidurnya tidak nyenyak. Tiba-tiba sekitar pukul tiga dini hari anak saya muntah-muntah lalu diare. Tidak tanggung-tanggung, diarenya pun berdarah. Saya dan suami pun tambah panik. Suami segera menelpon rumah sakit. Ya, di luar jam kerja dan pada hari-hari libur, langkah pertama untuk layanan kesehatan adalah menghubungi dokter jaga di rumah sakit. Setelah beberapa menit menunggu di queu sistem telepon rumah sakit, akhirnya suami saya bisa tersambung ke dokter jaga. Suami saya pun menceritakan kondisi anak kami. Alhamdulillah, dokter mempersilakan kami untuk segera datang ke rumah sakit.

Begitulah sistem layanan kesehatan di Denmark. Pada hari libur atau di luar jam kerja (malam hari), jika membutuhkan layanan kesehatan harus menghubungi dokter jaga di rumah sakit. Berdasarkan informasi yang kita sampaikan lewat telepon, dokter jaga memutuskan apakah perlu dilakukan pemeriksaan di rumah sakit atau bisa menunggu dokter keluarga di hari kerja. Mendatangi rumah sakit secara langsung tanpa persetujuan dokter jaga (menelpon terlebih dahulu) adalah hal yang sia-sia. Seorang teman pernah melakukannya dan pihak rumah sakit menolak untuk memberikan layanan.

Dokter Gigi Anak

Pada saat anak saya berumur 1,5 tahun, dia mendapat undangan ke dokter gigi. Kami pun pergi ke sana. Pada waktu itu dokter gigi belum memeriksa gigi anak saya. Dia hanya mengajak saya ngobrol, apakah saya sudah mulai menggosok gigi anak saya, apakah saya memberikan makanan yang manis-manis kepada anak saya, apakah saya masih menyusui di malam hari, dll. Intinya dokter gigi ingin memastikan bahwa orang tua sudah mulai menggosok gigi anaknya walopun baru beberapa yang tumbuh. Lalu dokter gigi juga memberi daftar makanan-makanan yang hanya boleh diberikan seminggu sekali karena kandungan gula yang tinggi. Pada usia 1,5 tahun ini anak saya masih nenen. Oleh dokter gigi disarankan untuk tidak diberi ASI pada saat tidur malam sebab ASI juga mengandung gula.

4) Pemeriksaan gigi usia tiga tahun

Pemeriksaan gigi usia tiga tahun

Tepat ketika anak saya berulang tahun ketiga, kami mendapat undangan dari dokter gigi lagi. Kali ini dokter gigi mengecek jumlah gigi anak saya lalu membersihkannya. Setelah itu, dia mengajari saya cara menggosok gigi anak dengan benar. Menurut dokter gigi disini, sebaiknya saya yang menggosok gigi anak saya sebab kalau anak saya gosok gigi sendiri pasti tidak bersih. Dan disarankan saya menggosok gigi anak saya dengan posisi anak telentang sehingga saya bisa melihat sampai dalam bahwa semua giginya sudah bersih.

Perawatan gigi anak oleh dokter gigi di Denmark diberikan secara gratis sejak anak umur 1,5 tahun sampai 17 tahun. Undangan dari dokter gigi biasa diberikan setiap enam bulan atau satu tahun sekali tergantung dari kondisi gigi anak.

Pendidikan anak

Pada saat anak saya berusia satu tahun, dia selalu menangis ketika ada teman atau kolega suami yang datang ke rumah. Begitu juga ketika kami berkunjung ke rumah teman, anak saya selalu menangis. Saya dan suami menyimpulkan bahwa anak saya kurang sering bertemu orang sehingga dia selalu takut ketemu orang baru. Maklum, sehari-hari dia  hanya bersama saya di rumah. Dengan pertimbangan ini, maka kami memutuskan untuk memasukkan anak kami ke daycare dengan durasi 2-3 jam per hari. Tujuannya supaya dia belajar bersosialisasi, bertemu orang baru dan bayi-bayi seusianya. Selain itu, saya juga bisa mengerjakan pekerjaan rumah ketika anak saya di daycare.

Di Denmark, ada dua macam daycare untuk anak usia 0-3 tahun, yakni:

Dagpleje, yakni seorang ibu rumah tangga yang dibekali kursus-kursus tentang pengasuhan anak, kemudian membuka daycare kecil di rumahnya sendiri, dengan kuota maksimal empat anak

Vuggestue, yakni institusi daycare, sekolah untuk anak usia 0-3 tahun dengan pengasuh-pengasuh bertitel sarjana pendidikan anak (pedagog).

Pertama, kami mendaftar di vuggestue namun tidak mendapat tempat karena memang jumlah vuggestue sangat terbatas. Lalu, kami mendapat penawaran di dagpleje. Setelah berdiskusi dengan suami, akhirnya saya memutuskan untuk mengambil penawaran itu. Anak saya masuk ke dagpleje. Seperti halnya anak-anak lain yang selalu menangis pada masa-masa awal masuk, begitu pula anak saya. Dia selalu menangis, yang sejujurnya membuat saya semakin tidak tega untuk meninggalkannya. Namun karena emosi ibu sangat mempengaruhi kondisi anak, saya disarankan untuk tidak menampakkan kegalauan di depan anak saya dan itu saya praktekkan. Akan tetapi, tetap saja anak saya menangis. Akhirnya setelah satu bulan saya putuskan untuk berhenti.

Kemudian, saya berdiskusi dengan suami saya tentang opsi mendaftar ke vuggestue lagi. Alasannya satu, di vuggestue pengasuhnya adalah pedagog. Mereka adalah sarjana-sarjana pendidikan anak usia dini. Mereka pasti lebih mengerti bagaimana menangani anak saya. Mencapai kata sepakat dengan suami, saya pun mendaftarkan anak saya ke vuggestue. Alhamdulillah mendapat tempat, walaupun setelah menunggu 6 bulan.

Jadi, ketika anak saya berusia 1 tahun 8 bulan dia mulai masuk ke vuggestue. Masih sama seperti sebelumnya, dia menangis terus. Namun yang saya lihat, pedagog memang lebih punya trick bagaimana menangani anak saya ini. Satu cara ga berhasil, masih ada cara lain. Kira-kira begitu yang dilakukan oleh pedagognya anak saya. Terus menerus. Bahkan ketika saya hampir putus asa dan menanyakan ke dia apakah menurutnya proses ini akan berhasil, dia tetap meyakinkan saya ini akan berhasil asal kita sabar dan telaten. Diskusi-diskusi dengan pedagog kami lakukan dengan terbuka. Saran-saran kami terima dan kami praktekkan karena kami yakin, harus ada kerjasama orang tua dengan pedagong untuk make it works. Alhamdulillah, dengan berjalannya waktu, anak saya akhirnya bisa enjoy dan bermain-main dengan gembira di vuggestue, walaupun hanya 2-3 jam per hari.

5) Makan siang bersama di vuggestue

Makan siang bersama di vuggestue

5) Bermain di vuggestue

Bermain di vuggestue

Pada saat anak saya berusia tiga tahun, dia harus pindah ke taman kanak-kanak atau dalam bahasa Denmark disebut børnehave. Terus terang saya dan suami agak khawatir jika anak saya susah beradaptasi dan menangis seperti awal-awal masuk ke vuggestue dulu. Tapi ternyata pedagognya anak saya di vuggestue punya inisiatif untuk mengawal anak saya melewati perubahan ini. Dia, dengan seizin kepala sekolah vuggestue and juga kepala sekolah børnehave, datang ke bornehave  tempat anak saya sekolah selama seminggu pertama, sehingga harapannya proses adaptasi anak saya bisa lancar dan anak saya merasa secure di seminggu pertama. Subhanallah. Disini saya benar-benar merasa disupport. Pedagog tidak hanya menjalankan kewajibannya untuk mengasuh di vuggestue tetapi juga care terhadap reaksi anak saya ketika pindah sekolah.

Dukungan untuk pasangan dari pekerja/mahasiswa International

Kira-kira dua bulan setelah tinggal di Denmark, ada sebuah acara yang diadakan oleh Aalborg University International Office yaitu untuk pengenalan kota Aalborg kepada mahasiswa S3 baru beserta keluarganya. Kami bertiga datang karena kami pikir akan banyak informasi yang kami dapat. Benar saja, banyak sekali informasi yang kami dapat diantaranya informasi tentang tempat-tempat wisata di Aalborg dan sekitarnya, budaya masyarakat Aalborg dan Denmark secara umum, serta informasi tentang workindenmark.

6) Work in Denmark membantu warga international untuk mendapatkan kerja di Denmark

Work in Denmark membantu warga international untuk mendapatkan kerja di Denmark

Workindenmark adalah lembaga yang membatu orang-orang international tentang serba-serbi dunia kerja di Denmark. Salah satu programnya adalah spouse program, yakni program berdurasi 6 bulan yang tujuannya adalah untuk membantu suami/istri dari mahasiswa/pekerja international untuk mendapatkan pekerjaan di Denmark. Karena saya ingin bekerja di Denmark sebagaimana dulu saya juga bekerja di Swedia, saya mantap mendaftar program ini. Ternyata saya adalah pendaftar pertama. Saya diberi tahu bahwa program akan dimulai ketika jumlah pendaftar mencapai sepuluh orang. Kira-kira sekitar dua bulan saya menunggu, sampai akhirnya saya mendapatkan email bahwa program bisa dimulai.

Spouse program ini dikoordinir oleh seorang mentor. Program pertama yang dilakukan adalah CV check, yaitu mentor mengecek CV para peserta serta memberikan masukan bagaimana membuat CV yang baik menurut standar job-market di Denmark. Sang mentor juga selalu memberikan informasi lowongan kerja yang sesuai dengan background masing-masing peserta. Setelah itu, ada beberapa kursus yang diberikan oleh pihak luar, diantaranya kursus tentang budaya kerja di Denmark, tips-tips menghadapi interview kerja di Denmark, memanfaatkan LinkedIn untuk mencari pekerjaan dan memperluas jaringan di Denmark, serta elevator speech.

Selama elevator speech, masing-masing peserta diberi kesempatan untuk berbicara selama 5-10 menit untuk mengenalkan diri, menceritakan latar belakang pendidikan dan pekerjaan, serta mendeskripsikan jenis pekerjaan yang diinginkan. Kami, para peserta, melakukan elevator speech ini di depan headhunters  dan beberapa perwakilan industri. Harapannya, dari elevator speech ini para peserta bisa menjalin koneksi dengan headhunters maupun para manager sehingga kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan jadi lebih besar.

What to do on weekend in Aalborg

Setiap weekend kami selalu pergi ke luar, mengunjungi tempat-tempat yang sekiranya menarik buat anak kami. Berikut ini beberapa tempat di Aalborg and kota-kota sekitarnya yang bisa dijadikan alternatif:

Aalborg Hovedbibliotek

Berlokasi di pusat kota Aalborg, bibilotek ini menjadi alternatif sarana hiburan bagi anak-anak maupun orang dewasa di akhir pekan. Berbagai macam buku baik untuk dewasa maupun anak-anak bisa dipinjam secara gratis. Selain itu, ada area khusus untuk anak-anak dengan berbagai permainan. Tempat yang luas membuat anak-anak betah menghabiskan waktu dengan bermain-main atau sekedar berlari-lari di area ini.

7) Buku-buku anak di Aalborg Hovedbibliotek

Buku-buku anak di Aalborg Hovedbibliotek

7) Bermain di tangga angka di Aalborg hovedbibliotek

Bermain di tangga angka di Aalborg hovedbibliotek

7) Area bermain anak di Aalborg hovedbibliotek

Area bermain anak di Aalborg hovedbibliotek

Aalborg Zoo

Bagi anak saya, kebun binatang selalu menjadi alternatif yang menarik, terlebih di musim panas. Berbagai binatang bisa ditemui di sana. Pada jam-jam tertentu pengunjung bisa menyaksikan bagaimana pawang memberi makan binatang-binatang tersebut. Selain itu, ada juga playground dengan banyak permainan yang menarik bagi anak-anak.

7) Menonton jerapah di Aalborg zoo

Menonton jerapah di Aalborg zoo

Leo’s legeland

Legeland dalam bahasa Denmark bisa diartikan sebagai pusat bermain. Tempat ini menyediakan berbagai permainan yang dapat melatih kemampuan motorik anak, seperti trampolin, bersepeda, dan berbagai wahana memanjat dengan tingkat kesulitan yang berbeda. Selain itu, kadang-kadang disediakan fasilitas tambahan seperti peralatan menggambar atau mewarnai, face painting untuk anak-anak, berfoto dengan badut, dll.

7) Wahana motorik di Leo's legeland

Wahana motorik di Leo’s legeland

Aalborg Waterfront

Ketika cuaca cerah, jalan-jalan di sepanjang Aalborg waterfront cukup membuat kami refreshed. Anak-anak juga bisa bersepeda di area ini sambil melihat kapal yang sedang berlabuh. Terdapat juga taman kecil yang bisa digunakan untuk duduk-duduk santai sambil membuka bekal. Area permainan anak juga disediakan meskipun tidak terlalu besar. Sambil berjalan-jalan, kami bisa melihat arsitektur di sekitarnya seperti Utzon Center dan The Royal Customs House. Di depan The Royal Customs House terdapat air mancur dimana anak-anak biasa bermain air.

7) Bermain di Aalborg waterfront

Bermain di Aalborg waterfront

Østre Anlæg

Taman yang cukup luas dilengkapi dengan danau di tengahnya membuat tempat ini menjadi salah satu tujuan kami untuk bersantai. Biasanya pada sore hari, orang-orang datang ke taman ini untuk sekedar refreshing sambil memberi makan burung-burung. Di taman ini juga ada sarana bermain untuk anak-anak seperti prosotan dan ayunan. Pada musim panas, banyak yang datang ke tempat ini untuk sekedar piknik atau berjemur. Selain itu, bagi yang suka olahraga, di taman ini juga terdapat jogging track.

Nordsøen Oceanorium

Di Nordsøen Oceanorium terdapat berbagai jenis ikan dan biota laut lainnya. Pada pukul 11.00 pengunjung bisa melihat pawang memberi makan anjing laut, sedangkan pada pukul 13.00 pengunjung bisa melihat pawang memberi makan ikan yang paling besar yaitu klumpfisken (ocean sunfish). Oceanorium ini lokasinya di kota Hirtshals yang jaraknya 70 km dari kota Aalborg atau kira-kira sejam perjalanan dengan mobil.

7) Menonton ikan di Nordsoen Oceanorium (2)

Observasi ikan di Nordsoen Oceanorium

Family Farm Fun Park

Di musim panas, family farm fun park sangat menarik untuk dikunjungi. Di sana, pengunjung bisa melihat langsung dan memberi makan berbagai binatang piaraan seperti kambing, sapi, angsa, kelinci, kuda, dll. Setiap jam 12.00 anak-anak juga bisa ikut pony riding. Terdapat juga danau serta disediakan kapal yang bisa dinaiki pengunjung untuk mengitari danau tersebut. Walaupun tempat ini lokasinya di kota Lokken yang jaraknya 45 km dari Aalborg, anak kami sangat senang berkunjung kesini.

7) Family fun farm park menjadi alternatif rekreasi pada musim panas

Family fun farm park menjadi alternatif rekreasi pada musim panas

Sekian cerita dari Aalborg, semoga dapat membantu teman-teman sebagai gambaran awal tinggal di Denmark 🙂


Foto: Desi Pramudiwati. Info dan kontak tentang Aalborg bisa langsung menghubungi Desi: desipramudi@gmail.com.

Kegiatan Murah Meriah untuk Anak dan Keluarga di London

YokeYoke Wulansari – An Indonesian currently living a life in London. A native speaker of Indonesian with English and Dutch as the second language. I speak Spanish quite well to have a sobremesa-style conversation. My Italian is sufficient to make me survive when I need to buy food or ask for directions. My Mandarin, not bad to order rice with Peking duck. An extrovert that has turned out to be an introvert. I love Indonesia, and constantly miss Bandung.

Merantau di London

Semenjak kurang lebih dua tahun terakhir, saya dan anak laki-laki saya berusia 7 tahun tinggal di London untuk mendampingi suami yang berstatus sebagai karyasiswa di sebuah universitas di bagian barat kota. Sudah jadi rahasia umum khan, bahwa biaya hidup di London, seperti di kebanyakan kota besar lain di Eropa, tidak bisa dibilang rendah dan sering bikin sakit kepala. Tapi, untungnya saya bisa mengatakan kalau kota ini adalah kota yang pengertian dan ramah untuk keluarga dan anak-anak. Mengapa saya berpikir begitu? Karena ternyata pemerintah kota dan berbagai institusi banyak menyediakan kegiatan berkualitas untuk anak yang bisa diikuti tanpa dipungut bayaran dan itu jadi pengalaman yang menyenangkan tidak hanya bagi anak tapi juga bagi orang tuanya. Saya ingin berbagi sedikit tentang pengalaman saya mengikuti kegiatan gratis dan low-budget bersama keluarga.

Berkunjung ke museum yang masuk kategori “The Best Museum in the World”

London punya beberapa museum terbaik dunia dan bayangkan, kita tidak perlu bayar untuk bisa masuk dan menikmati semua koleksinya. Memang sih, mereka menyediakan kotak donasi, tapi kita tidak wajib memberikan donasi. Museum-museum terkenal seperti British Museum, Natural History Museum, Science Museum, Victoria and Albert Museum dan banyak museum lainnya punya koleksi keren yang sayang untuk dilewatkan. Di situs Web museum selalu ada info untuk kegiatan anak dan keluarga. Selalu klik di situ untuk tahu informasi tentang kegiatan yang dirancang khusus untuk anak.

london-natural-history-museum

Di Natural History Museum

Di Natural History Museum

Satu lagi, museum-museum ini ukurannya besar sekali jadi idealnya memang sekali berkunjung dengan anak, kita fokus di area tertentu saja karena apalagi jika kita membawa anak masih kecil biasanya jadi kelelahan. Tapi kalau memang waktunya sempit, selalu cari tahu tentang highlights setiap museum. Jadi dalam waktu singkat kita bisa melihat dan menikmati koleksi paling populer di museum tersebut.

irwinopolis-victoria-and-albert-museum-10

Museum Victoria dan Albert, London, adalah museum seni dekoratif dan desain terbesar di dunia, menampung koleksi permanen lebih dari 4,5 juta objek. Didirikan pada tahun 1852 dan dinamai menurut Queen Victoria dan Prince Albert

Ikut workshop seni dipandu seniman berpengalaman di National Gallery

National Gallery di London memiliki lebih dari 2000 koleksi lukisan dan banyak di antaranya bahkan lukisan maha karya pelukis kenamaan. Untuk anak-anak, mungkin masih sulit memahami lukisan tapi National Gallery punya program yang namanya Studio Sunday. Program ini adalah art workshop untuk anak yang dilakukan setiap hari Minggu. Kegiatannya berbeda-beda seperti menggambar sketsa, melukis, membuat 3-D object, membuat buku ilustrasi, dll. Anak-anak akan dibimbing oleh seniman yang memang bekerja di National Gallery. 

Hasil Menggambar Anak-anak di National Gallery

Hasil Menggambar Anak-anak di National Gallery

Studio Sunday Drawing Session
Studio Sunday Drawing Session

Saya pernah sesekali browsing mencari tahu tentang beberapa seniman pembimbing program ini dan wow, mereka punya jam terbang dan pengalaman yang juga tinggi. Selain Studio Sunday, National Gallery juga punya program seperti storytelling dan pertunjukan musik.

Bebas main di taman-taman London yang super luas.

London dikenal juga sebagai the green capital atau ibu kota yang hijau karena punya 43% lahan hijau. Jumlah taman kotanya juga banyak, ada 3.000 taman. Beberapa yang paling luas dan cantik adalah Hyde Park, Kensington Garden, Green Park, Greenwich Park, Hampstead Heath dan Richmond Park.

Di Kensington Garden, anak-anak bisa bermain di area pasir tempat berlabuh kapal bajak laut dengan ukuran besar. Mereka bisa masuk kapal, memanjat, dll.

playground-1

The Princess Diana Memorial Playground in Kensington Garden

Di Hampstead Heath saat musim panas kita bisa berenang di danau dan hiking sedikit ke Parliament Hill kita akan disuguhi pemandangan kota London yang indah dari atas bukit.

parl-hill-415x275

Parliament Hill Viewpoint – Grassy, romantic hilltop park with benches & iconic views of the London skyline

Kalau mau melihat rusa, kita bisa mengunjungi Richmond Park. Main di taman untuk keluarga kami selalu jadi kegiatan yang menyenangkan. 

image

Kadang dalam sehari kita bisa park hopping karena jarak tamannya berdekatan.

Menyaksikan Changing of the Guards

Siapa yang tidak mengenali penjaga istana dengan seragam merah dan topi bearskin-nya? Hampir setiap hari, bertempat di Istana Buckingham kita bisa menyaksikan prosesi pergantian petugas jaga istana. Mereka berbaris berjalan menuju istana diiringi drumben. Prosesi biasanya dimulai jam 11.00 pagi tapi kalau bawa anak kecil, sebaiknya hindari area Buckingham Palace karena pasti ramai kerumunan orang. Lebih nyaman kalau kita ke arah Wellington Barracks pada sekitar jam 10.15. Di sana para penjaga istana sedang bersiap untuk berjalan menuju Buckingham Palace dan selama menunggu kita malah akan terhibur karena drumben akan memainkan beberapa lagu. Dengan cara ini, kita juga melihat penjaga lebih dekat. 

changing-of-the-guard-buckingham-palace-1

di depan gerbang Buckingham, harus digendong yaa supaya bisa lihat penjaga istana

Di depan gerbang Buckingham, harus digendong yaa supaya bisa lihat penjaga istana

Oh iya, jangan lupa cek dulu jadwal pergantian penjaga di situs webnya British Army karena ada hari-hari tertentu prosesi ini tidak dilaksanakan.

Family Sunday di Royal Opera House

Royal Opera House adalah gedung pertunjukan opera dan balet yang masuk dalam daftar Top 10 Opera Houses versi National Geographic. Untuk orang Inggris sendiri, menikmati pertunjukan di sini adalah hal yang istimewa banget karena harga tiket pertunjukan yang mahal. Tapi khusus untuk keluarga, setiap hari Minggu terakhir dari setiap bulan mereka mengadakan Family Sunday.

11311707403_6db9919197_b

Di acara ini kita bisa masuk gedung opera yang megah dan mengikuti berbagai aktivitas menyenangkan yang berhubungan dengan seni pertunjukan seperti menyanyi, menari, pakai kostum, dll. Setiap bulan susunan kegiatannya berbeda tapi biasanya ada pertunjukan balet, demonstrasi kostum, serta backstage tour. Biayanya tidak terlalu mahal kok, hanya £5 untuk orang dewasa dan £3 untuk anak-anak dan acara berlangsung selama 4 jam.

Jadi anggota Public Library

Jangan lupa untuk daftar jadi anggota perpustakaan. Pendaftarannya gratis dan perpustakaan selalu punya banyak program untuk anak berbagai usia dengan tujuan untuk mengisi hari libur sekolah. Aktivitasnya banyak sekali dan bervariasi mulai dari storytelling, origami, manga drawing, kerajinan tangan dll. Tak jarang aktivitas itu juga disesuaikan dengan tema sesuai musim atau hari raya seperti Paskah, Natal, Diwali, Remembrance Day, dll.

berkegiatan di perpustakaan lokal

Berkegiatan di perpustakaan lokal

Di perpustakaan ini juga kita biasanya bisa dapat info tentang acara anak-anak di sekitar daerah tempat tinggal kita, misalnya pertunjukan teater, open house kantor polisi, stasiun pemadam kebakaran, dll.

di acara open house metropolitan police dan london fire brigade

Di acara open house metropolitan police dan london fire brigade

Main Air Mancur Spektakuler di Musim Panas.

Biasanya saat musim panas, kita bisa menemukan beberapa air mancur di London yang bisa dipakai bermain anak. Awalnya saya juga hanya lihat-lihat saja karena kalau di Indonesia biasanya kan dilarang yaaaaa bermain di air mancur. Tapi saya perhatikan, anak-anak lain kok bebas main air mancur basah-basahan malah ada yang ganti baju pakai baju renang. Saya lihat orang tua mereka juga membawakan baju ganti.

Main Air Mancur di Southbank

Main Air Mancur di Southbank

Jadi ternyata air mancur itu memang boleh banget jadi arena bermain anak. Beberapa tempat air mancur yang keren buat splish splash splosh ada di Southbank, Granary Square, Diana Memorial Fountain dan Queen Elizabeth Olympic Park Fountain. Water jets-nya bikin anak-anak betah banget.

image1

Queen Elizabeth Olympic Park Fountains

Winter Wonderland

Menjelang musim dingin, biasanya di awal bulan bulan November kita bisa berkunjung ke Winter Wonderland di Hyde Park. Seluruh area taman disulap jadi taman hiburan yang dipenuhi dengan berbagai atraksi dan rupa-rupa jajanan yang enak. Untuk masuk Winter Wonderland kita tidak perlu bayar. Kita hanya bayar jika ingin naik atraksi tertentu seperti komedi putar, ferris wheel, dll. 

winterwonderland

Kalau tidak ingin naik atraksi kita tetap bisa merasakan meriahnya suasana menjelang musim dingin. Anak-anak pasti suka mencoba jajanan khas marshmallow panggang dan cotton candy.

 

Nonton Film Anak dengan Harga Khusus

Tiket masuk untuk menonton film di bioskop di London tergolong mahal. Untuk dewasa sekitar £12 dan anak £8. Tapi di setiap hari Sabtu dan Minggu, dan juga saat libur sekolah, anak-anak bisa nonton film dengan harga khusus. Di UK ada beberapa perusahaan bioskop. Dua yang paling terkenal yaitu Odeon dan Vue punya program Kids Screening dan Mini Mornings yang menayangkan film anak-anak. 

image001

Memang film yang ditawarkan bukan film yang baru saja dirilis, tapi saya sering memilih program ini sebagai alternatif hiburan karena murah meriah. Berbeda jauh dengan harga normal, kita hanya harus membayar £3.5 per orang (harga dewasa dan anak sama).

London Open House

London punya banyak bangunan menarik yang sebetulnya tidak terbuka untuk umum. Namun satu tahun sekali, di acara yang dinamakan London Open House, masyarakat boleh masuk gratis dan melihat bagian dalam bangunan. Untuk tahu bangunan apa saja yang masuk dalam daftar, kita tinggal berkunjung ke situs web acara ini. Khusus untuk anak-anak, ada Open House Junior. Bangunan yang masuk dalam daftar Open House Junior, cocok untuk dikunjungi anak disertai dengan berbagai aktivitas untuk anak berbagai usia. Beberapa yang menarik adalah program City of a Thousand Architects yang diadakan di City Hall. Di sini anak-anak bisa ambil bagian membuat rancangan gedungnya untuk ditempatkan di maket kota London masa depan.  

cityofthousandarchitects_cityhall

Selain hal-hal yang telah saya sebutkan di atas, tentunya masih banyak kegiatan lain yang diadakan sepanjang tahun. Disamping kegiatan gratis, TFL atau Transport for London, penyedia jasa transportasi umum untuk kota London punya kebijakan kids go free. Jadi kalau kita menggunakan transportasi umum seperti bus, kereta bawah tanah dan tram, anak sampai usia 11 tahun tidak perlu bayar. Bahkan satu orang dewasa diperbolehkan membawa maksimal 4 orang anak di bawah usia 11 tahun. Tidak bisa dipungkiri, biaya transportasi di London mahal – bahkan salah satu yang tertinggi di dunia karena masih lebih mahal dibanding kota New York – tapi karena anak tidak perlu bayar, kami agak terhibur dan jadi nggak pernah mati gaya selama tinggal di London ☺

Semoga bermanfaat, yaaa..! Untuk beragam kegiatan FREE dan murah meriah lainnya, beberapa Website seperti: http://www.london-baby.com dan www.familybreakfinder.co.uk juga dapat membantu..!

=====

More about London stories from Yoke can be read at her blog: https://ladybugonthego.wordpress.com

Tempat Favorite untuk Keluarga di Singapura

IMG-8447.JPGPrissa Putri J – Once a Lawyer, always a mother.. Raising a fairy princess Quorra and a mighty knight Shatra.

Hello! Nama saya Prissa Putri, sudah 4 tahun ini status saya adalah full time home-maker aka. woman who fully manage a household hahaha..! Jadi termasuk juru masak, tukang bersih bersih, tutor privat sampai uber mom yang sebagian besar waktu habis di jalan untuk mengantar anak dan suami setiap harinya. Sebelum terjun ke profesi menantang ini, pekerjaan saya sebelumnya adalah seorang corporate lawyer di salah satu lawfirm terbesar di Jakarta selama 8 tahun, kemudian naik pangkat diberi kepercayaan mengurus 2 orang anak, Quorra Tjokroatmodjo (6 thn) dan Artachshatra Tjokroatmodjo (4,5 thn) tanpa bala bantuan aka helper di negeri rantau Singapura (malu nih disebut negara rantau padahal jaraknya cuma sejauh cibubur hahaha).

Saya, suami dan 2 anak kami, Quorra dan Shatra pindah ke Singapura pada tahun 2013, setelah suami mendapatkan tawaran bekerja disalah satu multinational technology company. Tepat di awal bulan ini menandai pindahnya kita pindah lengkap sekeluarga selama 4 tahun.

Processed with VSCO with a6 preset

The four of us

Di awal keputusan menerima pekerjaan di Singapura ini, kebetulan kami berdua sama-sama meniti karir yang sama di Jakarta. Sehingga “ambisi wanita karir” saya masih meluap-luap haha… jadi kami tidak langsung pindah secara bersamaan, melihat jarak yang cukup dekat antara Jakarta-Singapura, saya sempat memutuskan untuk tetap bekerja di Jakarta at least sampai akhir tahun 2013 (nunggu bonus akhir tahun lah hahaha, ups!). Setelah 3 bulan mencoba, dan merenungkan kembali prioritas hidup, yang menurut kami keluarga itu sudah seharusnya bersama sama, akhirnya di bulan Oktober 2013 saya memutuskan untuk resign sepenuhnya dan hijrah ke Singapura.

We enjoy every bit of seconds living here in Singapore! Menurut kami, negara ini adalah tempat yang sempurna untuk membesarkan anak-anak. Lingkungan aman, taman kota dimana-mana, playground bersih dan mudah ditemukan, lingkungan komunitas yang kondusif disini sangat memudahkan kami akhirnya menyebut Singapore as our home.

Pindah kesini saat Quorra masih berusia 2 tahun dan Shatra kurang lebih 8 bulan, pertama kali jadi full time home-maker, masih mencari rhythm yang pas, jadi di awal awal kepindahan banyak cerita0cerita yang gak bisa dilupain, salah satunya yang paling menantang adalah waktu Shatra masih harus digendong kemana-mana (thank you ergo baby!) dan antar jemput Quorra sekolah dengan public transportation, sampai pernah sekali waktu, karena cepet-cepet turun, saya sukses terjatuh dan kaki pun terkilir sehingga harus pakai aircast! Tantangan banget haha! Karena disini pace hidup orang-orang itu serba cepet-cepet kaaan jadi penyesuaian ini mengorbankan kaki fracture ;p

Kiasusim

Satu yang saya bisa sebutkan sebagai whatnot to like living here in Singapore, yaitu KIASUISM orang Singapura! Sifat ini mendarah daging sekali sampai ke anak-anak, ambisius ada baiknya, tapi kiasuism that’s another level! Hahahahaha.

Apasih “KIASUISM”, dari istilah Kiasu (Chinese: 驚輸; Pe̍h-ōe-jī: kiaⁿ-su) adalah istilah bahasa Hokkien yang arti sebenarnya adalah sikap mau menang sendiri dan egois. Ini salah satu sikap yang lengkeeett dan identik dengan para Singaporean, dan bisa diliat dalam semua segi berkehidupan di Singapura, mulai dari antri chicken rice, antri sale, daftar sekolah anak, sampe sampe masuk giliran di playground. Karena ini udah sifat yang mendarah daging, dan jadi bagian dari culture Singaporean, jadi anak-anak kecil pun (tentunya karena sikap orang tuanya yang seperti itu juga) jadi ikutan, pokoknya slogannya “gue harusss yang pertamaaaaaaaa” hahahahhahaa. Nah, inilah yang para pendatang dari luar Singapura biasanya merasa super super risih sama sifat yang satu ini, so when I said ambitious is good but Kiasuism is another level, I really mean it! When you’re ambitious, you set the goal for yourself to be successful, but Kiasu, you have to be successful but everyone must loose!

Terjemahan dalam bahasa inggrisnya “afraid to lose out” dari ‘kia’ artinya ‘afraid’ dan su artinya ‘kalah’.

Area Tempat Tinggal

Kami tinggal di area Bukit Timah, masuk postal districtnya district 10, memutuskan tinggal disini karena areanya yang residensial. Mau ke Botanic Garden terjangkau dan dekat, ke kota juga tidak terlalu jauh dengan area hijau yang banyak! Area tempat kami tinggal ini termasuk area pendatang, jadi tetangga kiri kanan depan belakang mostly adalah perantau di Singapura.

IMG-2172

Singaporean yang tinggal di area pun kebanyakan yang memiliki landed house dan pergi ke sekolah di sekolah unggulan Singapura jadi tidak sering berinteraksi dengan mereka kecuali di satu tempat les dengan anak anak hahaha! Menurut kami, area ini new-comer friendly! Sejak 4 tahun lalu, kami jatuh cinta dengan area ini.

Kids Friendly Restaurants

Hampir setiap minggu ada tempat makan baru di Singapura yang memanggil-manggil untuk dicoba haha dan mostly kids friendly! Karena, kebanyakan pendatang di Singapura itu keluarga dengan anak, dan anak-anak tersebut rata-rata babies, toddlers sampai teenagers. Most restaurants di Singapura pasti menyediakan crayons, kertas mewarnai atau buku bacaan! Free magazine yang berkeliaran disinipun membahas seputaran keluarga dan segala aktifitas buat anak-anak jadi gampaaang sekali untuk menentukan aktifitas akhir pekan sama anak-anak disini. Hmmmm, kalau disuruh menyebutkan satu tempat makan favorit ini rasanya suliiittt banget! Tapi saya akan kasih 3 tempat favorit kami sekeluarga untuk ini:

1)    Riders Café

Tempat ini salah satu all time favorite kami! Tempatnya di area Bukit Timah, tidak jauh dari kota tetapi begitu masuk areanya rasanya seperti di ranch luar kota 😀 Kids loveee this place! Timing yang disarankan adalah waktu sarapan, anak-anak punya kesempatan untuk masuk ke kandang kuda keliling liat kuda bahkan bisa pony ride 😀 Weekend, agak sulit dapat meja, tetapi bisa reservasi dulu.

ulu-restaurants-singapore-07160009

2)     Open Farm Community 

Restauran ini letaknya tidak jauh dari Orchard Rd dan dekat sekali dari Singapore Botanic Gardens, restaurant ini punya organic city-farm di areanya dan semua bahannya digunakan untuk penyajian makanan di restaurannya. So definitely its Organic-kids friendly! Dan punya halaman outdoor playground yang luas yang jadi favorit anak-anak. Biasanya kalau udah kesini, habis makan, 2 cangkir kopi pun gak cukup hahaha!

umdscf9892

3)    The Quayside at Robertson Quay

Ini merupakan suatu area, konsepnya adalah open space restaurant row, banyak sekali pilihan makanan sesuai selera, dari Mexican, Japanesse, Chinese, Italian, sampai Middle East yang semuanya kids friendly! So, when in doubt go to this area! Kids can play scooters along the quay of Singapore river trus kita makan enak!

super-loco-3

One of the Mexican Restaurant, Super Loco

 

Nah, kalau tempat hang out terfavorite kita sekeluarga adalah:

1)    Singapore Botanic Gardens

Untuk anak-anak kunci utamanya adalah lapangan luas buat jungkir balik sampe capek tanpa diteriakin mama papanya ya! Hahahhaha jadi tempat ini selalu jadi andalan kita sekeluarga, lebih lagi di Singapore botanic gardens itu punya jadwal rutin concert in the park! Kita selalu cek jadwal rutin di website nparks yang super update untuk event-event ini, bahkan ada juga cinema in the park  yang super kids friendly!

20140811_botanic_sph

item_3-thumbnail-carousel-img-740-416

2)    Museum!

Yes, in Singapore we have these privileges of crazy cool museums everywhere! Anak-anak bisa terekspos dengan Museum yang sangat apik, terawat dan memadai, jadi sesering mungkin kami selalu mengajak anak-anak mengunjungi museum waktu akhir pekan. Favorit kita sekarang ini adalah Singapore National Gallery! Latest visit, kita memperkenalkan lukisan-lukisan karya Raden Saleh ke anak-anak. Dan tentunya exhibition Life is the Heart of the Rainbow oleh Yayoi Kusama.

C5TUKk-VUAEffmw

Tantangan menjadi mamarantau di Singapura

Menurut saya pribadi, hidup disini hampir bisa dikatakan sangat mudah, making friends also is easy karena itu tadi, rata-rata disini banyak pendatang dari berbagai negara jadi lebih friendly. Quorra dan Shatra sekolah di Sekolah Internasional, dan muridnya sangat beragam, dari nationality Israeli, Pakistani, Kuwaity, Greek, Indian, you name it ada semua, dan inilah yang kami mau tanamkan ke anak-anak kalau kita semua ini citizen of the world, we have friends from many different country. Jadi kami sangat bersyukur dengan kesempatan ini.

Tapi tetep sih ada tantangan sebagai seorang Indonesia merantau di Singapura, saya pribadi tidak suka dengan pembagian ras yang diterapkan di Singapore, meskipun negara ini punya tujuan sendiri atas itu menurut saya hal-hal sedemikian harus kita minimalisir. Paras kita yang sama dengan penduduk Singapura dengan ras Malay (Melayu), sering menjadi pengelompokan di tempat-tempat tertentu, dan budaya Melayu yang suka ikut campur (hampir sama nih kayak orang Indonesia 😛 ) kadang-kadang mengganggu hahaha!

====

Instagram: @pichaputri

Merantau di Athena

di-museum-arkeologi-athens.jpgIrma Kartika – I am an architecture graduate who never worked in architecture world, but my passion is still there (at least admiring the buildings 🙂 ), now a mother of two boys, currently living abroad with my family to accompany my husband pursuing his master’s degree in La Rochelle, France. In 2011-2014 our family resided in Athens, Greece to follow my husband’s duty in the embassy.

Hallo..! Saya seorang sarjana Teknik jurusan Arsitektur, yang setelah lulus kuliah kemudian bekerja di beberapa perusahaan sebagai marketing. Sejak melahirkan anak pertama saya berhenti bekerja dengan rencana akan kembali bekerja, namun 20 bulan kemudian saya melahirkan anak kedua, maka saya pun memilih untuk menjadi full-time mom untuk kedua anak saya, Rafa dan Zafa. Sedari kecil saya tidak pernah pindah domisili, berada di kota dan kompleks yang sama, baru pindah rumah ketika menikah, itu pun cuma beda beberapa blok dari rumah orang tua saya.

Berbeda dengan suami saya yang ayahnya bekerja sebagai diplomat, membuatnya selalu berpindah rumah dan negara. Ia pun memilih pekerjaan yang sama dengan ayahnya setelah menikah dengan saya. Maka di tahun 2011, 5 tahun setelah menikah dengan 2 anak balita saya pun memulai petualangan berpindah ke negara lain mengikuti tugas suami saya sebagai diplomat. Kota yang menjadi tempat tujuan kami adalah Athena, ibukota Yunani.

Idul Fitri 2014 di Wisma Duta Athena.jpg

Idul Fitri di KBRI Athena

Tinggal di Ibukota Yunani

Yunani seperti halnya Indonesia merupakan negara kepulauan yang indah dan kaya akan tradisi. Terletak di daerah mediterania membuat Yunani mempunyai iklim yang hangat, memiliki 4 musim namun musim dingin relative lebih ‘hangat’ dibanding negara Eropa lainnya.

dsc_0066

Athens, a city worshipped by people and gods. The beautiful capital of Greece is one of the oldest cities in the world. It is said to be the cradle of civilization and the birthplace of democracy. 

Athena, ibukotanya merupakan kota bersejarah dengan bangunan-bangunan kuno berpadu dengan hiruk pikuk kehidupan di ibukota. Saat kami tiba di sana di bulan Agustus 2011 Yunani sedang dihantam oleh krisis ekonomi yang sangat parah sehingga kehidupan di kota Athena agak muram, dan lesu ditandai dengan banyaknya toko-toko yang tutup dan keadaan lingkungan yang kurang terawat serta kotor. Demonstrasi pegawai / buruh menjadi agenda rutin beberapa bulan sekali dengan sesekali ada mogok (strike) transportasi umum seperti metro dan bus. Namun selama kami tinggal di sana masih dalam taraf aman dan terkendali.

Kendala utama yang harus kami hadapi adalah Bahasa. Bahasa Yunani mempunyai alfabet sendiri yang berjumlah 24. Meskipun beberapa alfabet sudah cukup familiar karena penggunaannya di pelajaran fisika namun jadi peer bagi saya di awal-awal kedatangan kami untuk membaca nama tempat terutama jika sedang bepergian dengan transportasi umum. Namun lama-kelamaan saya pun bisa membaca tulisan Yunani dan saya pun sempat kursus singkat Bahasa Yunani selama 3 bulan yang diadakan oleh KBRI untuk para pegawai dan pasangannya.

img_2011

Meskipun demikian tidaklah sulit menemukan penutur Bahasa Inggris di Athena. Di daerah wisata di pusat kota Athena, Bahasa Inggris sangatlah umum digunakan sehingga kita tidak perlu khawatir lost in translation.

Berkeliling di Athena

Kota Athena merupakan tujuan wisata historis,  kota ini berbukit-bukit dengan bukit tertingginya adalah Bukit Lykavittos dimana dari puncaknya kita dapat melihat pemandangan kota Athena 360 derajat.

lykavittos_hill_002

Lykavittos Hill

Bukit lainnya adalah bukit dimana terdapat bangunan paling terkenal di Yunani yaitu Acropolis of Athens. Mengunjungi tempat ini sudah menjadi impian saya sejak kecil dan akhirnya tercapai malah lebih dari 5 kali tak bosan kesana melihat kebesaran sejarah dan juga pemandangan yang spektakuler.

1200px-view_of_the_acropolis_athens_28pixinn-net29

The word acropolis comes from the Greek words ἄκρον (akron, “highest point, extremity”) and πόλις (polis, “city”).[2] Although there are many other acropoleis in Greece, the significance of the Acropolis of Athens is such that it is commonly known as “The Acropolis” without qualification

pemandangan Athena dr Acropolis

Pemandangan Athena dari Acropolis

bermain sepeda di Stadion Olympiade OAKA

Bermain sepeda di Stadion Olympiade OAKA

Tempat lain yang perlu dikunjungi adalah Monastiraki, sebenarnya saya kesini karena disanalah terdapat restoran makanan khas Yunani yang sangat lezat. Gyros (di Indonesia dikenal dengan nama Kebab), merupakan irisan daging kambing dan sapi yang dibungkus dengan Pita (roti tipis berbentuk lingkaran) dengan saus Tzatziki (paduan yoghurt Yunani dengan potongan timun dan taburan daun dill) yang segar plus Greek Salad ( potongan timun, paprika hijau, bawang Bombay, tomat, olive, disiram dengan minyak olive, perasan lemon dan garam) merupakan makanan yang dapat dijumpai di seluruh penjuru Yunani.

souvlaki-pita-gyros

Gyros..!

monastiraki-shop2

Monastiraki Flea Market is a jumble of shops selling artisanal soaps, handmade sandals and souvenir T-shirts.

Untuk berbelanja area yang sangat terkenal adalah jalan Ermou di Daerah Syntagma di seberang parlemen Yunani. Jalan ini merupakan jalur pejalan kaki yang di kiri kanannya dijejali oleh berbagai toko dengan merk-merk global seperti H&M, Zara, Marks & Spencer, dan juga restoran cepat saji seperti McDonald’s, Starbucks dan lainnya. Sudah menjadi rahasia umum di jalan ini banyak copet yang beroperasi, sehingga jangan pernah lengah ketika sedang berbelanja disini.

athens-greece-ermou-street-panagia-church

Ermou Street – It took its name from Hermes, the ancient Greek god of commerce. In the middle of Ermou Street is one of the oldest churches in Athens, the Panaghia Kapnikarea

Selain itu tentunya tempat yang harus dikunjungi di Athens adalah Plaka yang terletak di dekat Akropolis dan merupakan ‘village’ di dalam kota Athena. Saat ini sepanjang jalannya berjejer toko suvenir, restoran dan kafe dengan bangunan-bangunan yang bernuansa ‘desa’ Yunani dengan gang-gang yang sempit, menanjak, dan jalan berbatuan.

Tempat Tinggal di Athena dan Sekolah Anak

Kami tinggal di daerah suburban di Utara kota Athena di sebuah Mesoneta, ini adalah istilah khas Yunani untuk bangunan paduan antara apartemen dan rumah. Jadi bangunan tempat kami tinggal terdiri dari 6 lantai dan 4 unit tempat tinggal. Tetangga satu bangunan kami terdiri dari berbagai bangsa, dari Nigeria, Jerman dan satu unit lagi ditempati oleh pemilik bangunan yang asli Yunani.

BBQ di halaman rumah

BBQ di halaman rumah

Pada saat pindah ke Athena, anak saya yang pertama berumur 4 tahun sehingga masih di tingkat nursery (disebut paidikos statmos). Di Yunani umur masuk TK (disebut Nipiagogio) adalah 5 tahun dan SD (disebut Sxolio) adalah 6 tahun. Untuk sekolah negeri tingkat TK dan selanjutnya tidak ada biaya pendidikan alias gratis, kami hanya perlu membayar untuk biaya wisata sekolah saja.

23530347

Rafael, anak pertama saya, masuk sekolah pertamanya di Yunani di Nipiagogio negeri yang terletak 700 meter dari rumah. Pendaftaran sudah dilakukan di bulan Maret, syaratnya adalah pemeriksaan kesehatan di dokter mata dan dokter gigi, dan akte kelahiran serta buku vaksinasi. Pada saat masuk sekolah Rafael belum bisa sama sekali berbahasa Yunani, namun 2 minggu kemudian ia pun sudah dapat berkomunikasi dengan teman-teman sekalasnya.

Di kelas Rafael

Untuk masuk SD syaratnya ditambah dengan pemeriksaan ke dokter jantung. Selama 2,5 tahun bersekolah di Yunani Rafa tidak mengalami kesulitan beradaptasi dan berkomunikasi. Ia bahkan memiliki teman baik yang masih sering berkomunikasi hingga saat ini.

Bersama teman-teman sekolah

Bersama teman-teman sekolah

Anak saya yang kedua, Zhafran, pernah saya coba untuk masukkan sekolah di tingkat paidikos statmos. Di tingkatan ini meskipun milik negara, namun kami harus membayar biaya yang besarannya tergantung gaji orangtua. Semakin besar gajinya maka bayarannya pun semakin mahal, namun tentu saja jauh lebih murah dari sekolah swasta. Setiap hari anak-anak diberi makan 2 kali dan jam sekolahnya adalah jam 8 hingga jam 11.30.

Pada saat tinggal di Yunani Zhafran sempat berhubungan dengan masalah kesehatan karena ia memiliki kelainan Sleep apnea (gangguan tidur karena tidak bisa bernapas untuk beberapa detik) akibat pembesaran amandel dan adenoid. Di Athena Zhafran pun dioperasi pengecilan amandel dan adenoid di sebuah rumah sakit negeri. Mengapa negeri? Karena harga rumah sakit swasta di Athena sangat sangat mahal. Kekurangannya adalah stafnya (kecuali dokternya) TIDAK ADA yang dapat berbahasa Inggris. Berbekal modal Bahasa Yunani sepatah sepatah Alhamdulillah saya pun dapat menembus kerumitan administrasi birokrasi rumah sakit negeri di Yunani. Operasi pun berjalan lancar dan uniknya setelah operasi dengan bius total Zhafran hanya perlu diobservasi 3 jam setelah itu langsung pulang.

Yang Paling Disenangi dari Athena

Hal yang paling kami sukai di Athena adalah banyaknya taman bermain untuk anak-anak di pemukiman dan pantai yang bersih dan yang paling penting adalah pantai tersebut gratis biaya masuk ataupun apabila dipungut bayaran sangatlah murah. Sehingga sepanjan kami tinggal di Yunani tempat yang paling banyak kami kunjungi adalah pantai-pantainya di berbagai pulau yang ada di sana.

satu tenda sewa beramai-ramai di pantai

Satu tenda sewa beramai-ramai di pantai

Pantai Myrtos di pulau kefalonia

Pantai Myrtos di pulau Kefalonia

Liburan musim panas merupakan liburan sekolah yang terpanjang yaitu 3 bulan lamanya. Di musim panas ini banyak keluarga Athena yang ‘mudik’ menitipkan anak-anak mereka di rumah orang tuanya di kampung halaman mereka masing-masing yang berada di luar kota Athena. Di musim panas temperature dapat mencapai hingga 45 derajat sehingga hiburan yang paling murah dan menyenangkan adalah berenang di laut. Dengan temperature air yang cukup sejuk sekitar 25 derajat berpadu dengan temperature di luar yang lebih panas membuat badan segar.

Nafplio

Nafplio

summer life in Greece

Summer life in Greece

marina Flisvos di utara kota Athena, tempat hangout di tepi laut

Marina Flisvos di utara kota Athena, tempat hangout di tepi laut

Bermain di pantai tentu saja tidak boleh melupakan minuman khas di musim panas yaitu frappe, campuran es, kopi, dengan susu dan gula lalu di mix dengan mesin khusus sehingga keluar buih. Rasanya, segar sekali…!

frappe

Frappe..!

Masyarakat Yunani masih memeluk erat agama Kristen Orthodoks, dengan ritual yang berbeda dengan Kristen Protestan dan katolik. Hari keagamaan yang dirayakan besar-besaran di Yunani adalah Paskah, yang berbeda dengan paskah Internasional, biasanya beda 1 minggu sebelum atau sesudahnya. Di hari ini dirayakan dengan berbagai ritual keagamaan dengan puasa selama 40 hari sebelumnya.

tradisi lempar guci di hari paskah (2)

Tradisi melempar guci di Hari Paskah

Secara umum orang Yunani sangatlah ramah dan mereka sangat menyukai anak-anak. Jangan heran jika berpapasan di jalan ada orang yang mengusap kepala anak-anak sambil tersenyum hangat bahkan di toko jika saya berbelanja dengan anak-anak ada pegawai toko yang memberikan coklat, eskrim, atau buah-buahan gratis untuk anak-anak.

greek-hospitality-xenia

Xenia is the Greek concept of hospitality

Orang Yunani merupakan orang yang senang mengobrol, suka makan, superstitious, sangat kekeluargaan, santai.


More stories from Irma: https://mamarafazafa.wordpress.com/ and Instagram @irmakarika

Musim Dingin di Negeri Padang Pasir, Abu Dhabi

 

c8de7c1d-1923-48ac-834d-ee472ac93925-e1507717587502.jpgWinda Putri (Winda) – Black coffee lover, Bhumi’s bunda, Al’s wife. Move from north to middle east. 4 years in Copenhagen, the 3rd year in Abu Dhabi. Ready for next chapter.

Pastilah yang terbersit saat pertama kali mendengar Timur Tengah dan gurun adalah cuaca panas dan matahari yang terik. Memang tidak mengherankan, di kota ini, musim panas yang dimulai bulan Juni dan puncaknya di bulan Agustus, temperatur udaranya bisa mencapai 55 derajat Celcius. Kegiatan di luar ruangan seolah-olah berhenti saat musim panas. Udaranya yang kering membuat orang-orang malas keluar rumah. Namun saat musim dingin tiba, semuanya berubah.

Abu Dhabi from Heritage Village

Tinggal di Abu Dhabi, salah satu emirat (negara bagian) di Uni Arab Emirat, membuat saya sangat menikmati musim dingin yang dimulai di akhir Oktober. Saat angin dingin mulai bertiup, saat suhu udara mulai turun adalah waktu yang tepat untuk melakukan kegiatan di luar ruangan. Bahkan musim dingin pun menjadi saat yang tepat untuk membuka kembali koleksi baju hangat , sweater dan jaket, mengingat saat malam hari suhu udara bisa mencapai 7 derajat selsius.

Padang Pasir yang Sureal.

Padang Pasir

Abu Dhabi adalah kota yang dikelilingi oleh padang pasir, hanya bagian Utara yang berbatasan dengan laut. Lautan pasir berwarna kuning adalah keindahan yang bisa dinikmati saat musim dingin tiba. Hening dan sureal. Desir suara pasir yang bergerak seolah-olah mencoba berbicara tentang masa lalu, dinginnya pasir saat bertelanjang kaki berjalan diatasnya mendinginkan tubuh setelah musim panas yang panjang. Keindahan matahari tenggelam yang memberikan warna keemasan dan bintang yang bertebaran di langit saat malam tiba merupakan keelokan yang tak bisa diungkapkan.

 

Ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan di gurun pasir yang indah ini, berkemah salah satunya. Bermalam di padang pasir menjadi kegiatan banyak penduduk Abu Dhabi saat musim dingin. Baik yang datang dengan membawa tenda sendiri atau menggunakan penginapan yang telah disediakan.

 

Gambar kiri atas-bawah : hasil pencarian Google

Pengalaman mengikuti satu paket wisata menikmati padang pasir bersama dengan keluarga mengubah pandangan saya tentang kehidupan sosial masyarakat padang pasir. Sebelum negara Uni Emirat Arab terbentuk, negara awalnya merupakan sebuah suku-suku kecil yang berpindah-pindah dari satu sudut padang pasir yang satu ke sudut yang lain, berkelana bersama keluarga dan kelompoknya bersama dengan ternak mereka yang sering disebut Bedouin. Kehidupan nomaden ini kemudian berubah menjadi kehidupan menetap namun tetap menjalankan tradisi kehidupan semi-nomaden.

DESERT5.JPG

Pada suatu kegiatan berkemah, para tamu akan menggunakan tenda-tenda dengan motif yang indah dan kuat melindungi dari panas di siang hari dan dingin di malam hari sebagai tempat istirahat. Para wanita akan menyiapkan makanan atau membuat hiasan henna di tangan para tamu yang ingin dihias. Para lelaki akan menyiapkan kopi khas Arab yang disebut Qahwa dengan aroma kardamom (kapulaga) yang dibuat langsung diatas bara api dan disajikan dengan teko khusus dallah di teko kecil tanpa gagang fenjan , diiringi bunyi rebab dan puisi yang mengalun menjadikan malam musim dingin, berkemah di bawah langit padang pasir, adalah pengalaman yang tak mudah terlupakan.

Pesona Pantai di Pinggir Teluk Arab

Kalau saja saya tidak pindah ke negara ini, mungkin saya tidak pernah mengatahui kalau negara ini memiliki pulau-pulau kecil di bagian luarnya dan berbatasan dengan teluk Arab yang terkenal. Abu Dhabi memiliki beberapa pantai yang menjadi tujuan penduduknya menghabiskan waktu sambil menikmati matahari saat musim dingin. Salah satu yang menarik adalah Pantai Layang-layang (Kite Beach) , Pulau Yas.

IMG-9926

Pantai ini cukup landai sehingga selain para penggiat hobi kite surfing/boarder , pantai ini juga dijadikan tempat melakukan olah raga kano atau kayak, dan juga merupakan tempat keluarga menghabiskan waktu akhir minggu untuk berkemah. Jika tidak ingin berkemah, bisa juga menikmati hari dengan acara panggang-memanggang dan menunggu air pasang sambil mencari kepiting dibalik bebatuan.

 

Dibeberapa sisinya tedapat sekelompok pohon mangrove sehingga sebagian orang memilih untuk menghabiskan waktu memancing. Tidak jauh dari pantai ini, disisi yang tidak landai, pemilik jetski menghabiskan waktunya memanaskan mainannya dan kemudian berkeliling sedangkan yang lain memilih untuk berkendara dengan kudanya.

Saadiyat beach

Pantai lain yang bisa dijadikan tempat pilihan menikmati sore sambil menunggu matahari terbenam adalah pantai Saadiyat. Pantai ini merupakan bagian dari wilayah konservasi koral dan tempat singgah beberapa spesies lumba-lumba dan penyu di Abu Dhabi.

Museum di Sudut Padang Pasir

Abu Dhabi sesungguhnya bukan kota yang bisa dinikmati dengan transportasi umum. Transportasi umum seperti bis lebih banyak tersedia di pusat kota dan beberapa jalur bis yang menghubungkan pusat kota dengan bagian luar kota . Beberapa tempat hanya bisa dicapai dengan taksi, namun taksi juga tidak tersedia disemua tempat. Sehingga pada umumnya, satu keluarga akan memiliki satu mobil untuk alasan kemudahan.

Museum Auto Nasional

Satu tempat unik yang letaknya agak tersembunyi di tengah gurun Al Bashra layak dikunjungi dan hanya bisa dicapai dengan kendaraan pribadi adalah Museum Auto Nasional Emirat (Emirates National Auto Museum). Museum ini terletak 45 km dari kota Abu Dhabi atau sekitar 30 menit, dengan bangunan utamanya berbentuk piramida, museum ini memiliki 200 koleksi mobil yang merupakan koleksi pribadi Sheikh Hamad bin Hamdan Al Nahyan yang beberapa diantaranya adalah mobil-mobil dengan ukuran raksasa, pesawat penumpang dan bola dunia beroda.

 

Selain Museum Auto Nasional , tempat lain yang menarik untuk dikunjungi adalah Syeikh Zayed Learning Centre (SZLC). Berlokasi di dalam kebun binatang Al Ain, yang merupakan kebun binatang terbesar di UEA, pusat belajar ini terdiri dari museum, beberapa ruang pamer, sebuah ruang cinema, dan perpustakan yang akan memberikan informasi tidak hanya kehidupan flora dan fauna di UAE namun juga memberikan informasi mengenai kehidupan kultural di jazirah Arab.

 

Hal menarik lain tentang Pusat Belajar Syeikh Zayed ini adalah bangunannya yang dibangun dengan memperhatikan keberlanjutan dengan lingkungan sekitarnya. Saat berkunjung ke muse mini, pemandu wisata yang sebagian besar adalah mahasiswa menerangkan tentang arsitekturnya dibuat sedemikian rupa sehingga hemat energi, menggunakan bahan yang rendah polusi dan kemudian menerangkan tentang pendingin alami dengan menggunakan kolam di tengah bangunan sehingga menjaga suhu dalam ruangan tetap sejuk. Selain itu yang menarik adalah tentang penggunaan grey water untuk keperluan sanitasi. Satu hal lagi yang menarik tentang museum ini adalah latar belakangnya adalah bagian tertinggi di negara ini, yaitu Jabal Hafeed atau Bukit Hafeed.

Perjalanan Safari di Gurun Buatan terbesar di dunia

Gazelle

Kegiatan menarik lainya bisa dilakukan di kebun binatang terbesar di negara ini, yang terletak di Al Ain, adalah menikmati perjalanan safari di gurun Afrika buatan seluas 217 ha. Di area buatan ini hewan-hewan dibiarkan liar dan kita bisa menyaksikan hewan-hewan ini bergerak berkelompok, beristirahat, dan saling berinteraksi antar spesies. Tempat ini bukan hanya rumah bagi spesies hewan yang berasal dari jazirah Arab dan Afrika seperti Oryx, Springbok , Gazelle, Singa, Burung Unta, Jerapah dan Zebra, namun juga merupakan habitat bagi 38 spesies tanaman yang berasal dari Afrika juga lokal. Tempat ini dibangun menyerupai dengan gurun asli di Afrika dengan membuat oasis di beberapa bagian agar hewan-hewan ini dapat hidup seperti di habitat aslinya.

 

Perjalanan safari ini menggunakan kendaraan 4×4 yang dikemudikan langsung oleh Emirati yang sekaligus sebagai pengarah tur. Sesekali perjalanan harus terhenti karena sekelompok Orxy melintas di depan kendaraan atau sekawanan Jerapah mendekat. Jerapah-jerapah ini boleh diberi makan wortel yang disediakan oleh kebun binatang. Sayangnya, hewan predator , saat ini baru singa, diletakkan ditempat terpisah dan dalam area tertutup, namun masih bisa melihat mereka berkeliaran bebas.

Mesjid Megah yang Menyejukkan

Zayed Grand Mosque

Tempat ini sebenarnya tidak hanya bisa dinikmati saat musim dingin, pada musim panas pun tempat ini akan menjadi salah satu tujuan favorit menghabiskan waktu menunggu waktu sholat sambil membaca Al Quran atau beristirahat. Mesjid besar Syeikh Zayed (Syeikh Zayed Grand Mosque) merupakan masjid terbesar di Abu Dhabi dengan bangunan putih yang megah. Selesai dibangun pada tahun 2006, masjid ini merupakan bangunan dengan desain yang terinspirasi dari desain-desain masjid di seluruh dunia. Kubahnya terinspirasi dari Mesjid Badashi di Lahore Pakistan, dan desain dinding, menara dan ruang-ruangnya terinspirasi dari desain masjid-mesjid di Maroko salah satunya masjid Hasan II di Kasablanka, Maroko. Di ruang utama mesjid , terdapat karpet terbesar di dunia yang melapisi seluruh lantai ruangan dan merupakan buatan tangan para pengrajin karpet Persia dari Iran.

 

Mengikuti tour gratis yang diadakan oleh mesjid adalah pilihan yang tepat untuk bisa menikmati seluruh sudut mesjid, karena beberapa bagian hanya dibuka untuk sholat Jumat dan hanya untuk laki-laki. Dengan mengikuti tour kita bisa menikmati sampai bagian depan mimbar, dan melihat lampu Kristal megah yang berada di tengah-tengah ruangan utama.

Mesjid ini akan menjadi tempat tujuan utama di bulan Ramadhan dan menjadi salah satu mesjid yang menjadi pilihan utama untuk sholat Ied.

Wilayah Suaka Flamingo

Tempat lain yang sangat menarik di sudut kota Abu Dhabi adalah wilayah suaka Al Wathba. Daerah konservasi Al Wathba ini merupakan salah satu daerah tujuan migrasi bagi burung Flamingo di UEA. Flamingo besar (Phoeicopterus roseus) tidak hanya bermigrasi, namun selama musim dingin, mereka juga berkembang biak, sehingga pada puncaknya bisa mencapai 2000 ekor di wilayah suaka ini.

Flamingo Besar

Di tempat ini telah disediakan jalur untuk melakukan pengamatan burung dan di sepanjang jalur kita bisa menemukan tanaman-tanaman liar khas gurun dan bila beruntung kita bisa bertemu dengan beberapa reptil yang melintas. Rumah bagi 260 jenis burung , 16 reptil dan 10 mamalia ini merupakan tempat yang tepat untuk menikmati musim dingin sambil berpiknik. Berjarak 40 km dari pusat kota Abu Dhabi di wilayah Al Ghar, tempat ini merupakan permata tersembunyi di tengah gurun.

 

Tidak dipungkiri, dengan moda transportasi umum yang terbatas, banyak tempat-tempat menarik yang bisa menjadi tujuan menghabiskan musim dingin di Abu Dhabi. Bila ingin merasakan tantangan yang tidak biasa, bisa menikmati dune bashing di bukit pasir tertinggi di negara ini, yaitu di Gurun Liwa, atau menikmati liburan mewah di hotel bintang lima yang terketak di tengah gurun, atau berkemah sambil menikmati kawanan flamingo yang sedang menetap sementara waktu di pesisir teluk Arab ini.

–ø–

windadeftianiputri.wordpress.com |@windadeftiani

Images provided were taken by Winda and family, some related images are linked to original sources.

[Mamarantau Tips] Pengalaman Naik Pesawat dengan Bayi 1 Bulan

Fathiannisa Gelasia (Icha) – Seorang litigator yang sekarang beralih profesi mendedikasikan waktu serta tenaga untuk merantau bersama suami ke Bangkok dan menjadi stay at home mom.

Tips Pertama:  Naik Pesawat dan Traveling Bersama Bayi 1 Bulan

Saya dan suami pertama kali membawa Dhaulagiri pulang ke Indonesia dengan pesawat ketika Dhaulagiri berusia 1 bulan 7 hari. Waktu itu kami, terutama saya, lumayan panik dan kebingungan, karena ini pertama kalinya membawa anak bayi yang bahkan belum berusia 40 hari untuk naik pesawat terbang. Sesuai dengan rekomendasi dokter di Bangkok, tidak ada halangan untuk Dhaula bisa naik pesawat, dan tidak ada keharusan untuk saya menutup lubang telinganya, sesuai dengan apa yang direkomendasikan banyak orang selama ini.

Seandainya memungkinkan, memang lebih baik apabila ketika lepas landas maupun mendarat Dhaulagiri aktif menggunakan otot-otot di rahang dan rongga kerongkongannya, agar tidak ada udara yang tersumbat ketika tekanan kabin naik. Akan tetapi, dokter kami tidak mewajibkan hal tersebut. Untuk berjaga-jaga, saya tetap membawa kapas yang sudah digulung kecil-kecil untuk telinga Dhaula. Kami sengaja membeli tiket pulang ke Indonesia pada malam harinya, ketika jam tidur Dhaula. Alhamdulillahnya, Dhaula sejak usia 1 bulan selalu tidur di waktu yang sama setiap malamnya, dan Alhamdulillah masih beranjut hingga sekarang sudah berumur 4 bulan 11 hari. Walaupun masih terbangun 2-3 kali setiap malamnya, tapi antara pukul 20.00 – 21.00 pasti sudah tertidur di kamar.

Pengalaman pertama naik pesawat bersama Dhaula berjalan lancar. Dhaula sempat menangis 20 menit pertama di pesawat, karena tidurnya terganggu dengan suara-suara di pesawat, dan arena saya juga panik, maka mungkin Dhaula ikut menjadi panik juga. Akhirnya sepanjang perjalanan pulang tersebut, karena saya tidak bisa menenangkan Dhaula saking paniknya, akhirnya Dhaula digendong oleh bapaknya hingga kami mendarat di Soekarno Hatta. Tidak ada kapas yang tersumpal di telinga Dhaula maupun susu yang diminum sesuai rencana, tapi untungnya Dhaula tidak mengalami gangguan pada telinganya.

Hingga hari ini, Dhaula sudah 8 kali naik pesawat terbang, dan semuanya tanpa menggunakan kapas pada telinganya. Apabila memungkinkan dan Dhaula sedang terbangun, pasti saya beri susu. Namun apabila tidak, saya dan suami tidak memaksa Dhaula untuk bangun dari tidurnya untuk minum susu. Yang paling saya ingat adalah perjalanan pulang kami dari Korea Selatan kembali ke Bangkok, ketika Dhaula masih berusia 2,5 bulan. Kami mengambil pesawat  sore karena tidak ada jadwal untuk pesawat malam. 2 jam pertama Dhaula tertidur pulas, tapi lalu terbangun karena tiba-tiba Dhaula harus buang air, dan lalu pampersnya bocor, haha. Jadilah saya harus memandikan Dhaula di wastafel kamar mandi pesawat terbang yang sangat sempit tersebut.

Tips dari saya, intinya sebagai orang tua tidak boleh panik, karena pastinya anaknya ikutan panik juga.  Tidak usah terlalu strict dan yang penting dibawa happy. Anak bayi menangis ketika lepas landas ataupun mendarat saat naik pesawat itu hal biasa, kadang-kadang Dhaula juga menangis, tapi saya dan suami cuek aja. Dibawa happy sambil ajak ngobrol si bayi. Untungnya suami saya selalu siaga membantu saya menjaga Dhaula, ditambah suami saya tipe orang yang anti panik, jadilah kalo saya panik sedikit pasti langsung dibantu untuk bisa santai lagi.

Tips Kedua: SLING WRAP, BABY CARRIER ATAU STROLLER?

Kondisi pedestrian street di Bangkok tidak semaju di Negara-negara Barat sana; jalanannya tidak rata, banyak lubang dan tidak semua stasiun ataupun terminal untuk kendaraan publik memungkinkan kami menggunakan stroller. Saya mulai menggunankan sling wrap ketika Dhaula berumur 2 minggu, merk saya gunakan adalah Boba, bentuknya kain panjang dengan bahan elastis yang cara penggunaannya harus dililit di badan saya.

Saya juga punya baby carrier dengan merk ergo baby, dan mulai digunakan sejak Dhaula berumur 2 minggu juga. Dengan penggunaan sling wrap ataupun baby carrier itu, saya bisa dengan bebas menggunakan kedua tangan saya untuk beraktifitas, dan entah kenapa Dhaula selalu dapat tidur lebih lelap dengan kedua benda tersebut. Bahkan diawal-awal, suami saya setiap malam membantu saya menidurkan Dhaula dengan menggunakan ergo baby sebelum dipindahkan ke kasur. Untuk berjalan-jalan pun kami lebih prefer untuk menggunakan sling wrap atau baby carrier.

Selama di Korea dan Koh Samui, keduanya adalah benda yang wajib ada di dalam tas saya. Mungkin karena posisi Dhaula ketika digendong seperti dipeluk dan di dekat dengan dada saya atau suami, sehingga tidurnya pun lebih tenang. Akan tetapi untuk sekarang, saya dan suami membatasi penggunaannya hanya apabila kami berjalan-jalan keluar rumah atau apabila saya harus beraktifitas di rumah, seperti memasak, menyapu, dll.

Sementara untuk stroller, Dhaula belum bisa terlalu lama dan betah duduk berlama-lama di stroller, sehingga walaupun kami keluar membawa stroller, kami tetap berjaga-jaga membawa salah satu dari sling wrap atau baby carrier. Merk stroller yang kami gunakan adalah Babyzen Yoyo karena tingginya frekuensi kami untuk travelling, maka suami saya memilih untuk invest di stroller yang kokoh, ringan dan kecil ketika dilipat. Sewaktu kami travelling ke Koh Samui saat liburan songkran kemarin, hanya dua kali kami menggunakan stroller, sisanya dengan boba atau ergo. Keadaan jalanan di Koh Samui hampir tidak memungkinkan kami untuk menggunakan stroller. Ditambah karena destinasi kami adalah pulau, maka stroller lebih sering digunakan apabila kami berjalan-jalan disekitar hotel saja.

Tips saya untuk yang mau berwisata ke Bangkok, selalu sedia kain untuk menggendong anak, baik itu slingwrap, geos ataupun kain jarik dan atau baby carrier, karena kondisi jalanan dan udara di Bangkok tidak selalu memungkinkan untuk penggunaan stroller, apalagi jika bentuk strollernya adalah heavy weight stroller.

===