Merantau di Tromso

Screenshot_2015-08-26-03-51-42Retno Aini Wijayanti– A fulltime mamarazzi and one of the team editor for The Urban Mama. Has been living in Tromsø-Norway since 2013 – with the 8 months of which were spent in New Brunswick, USA.

Setelah menikah, saya memutuskan untuk resign & ikut Baim (33) pindah ke Penang-Malaysia. Saat itu Baim tengah menyelesaikan studinya. Anak pertama kami, Alma (5), lahir setelah kami dua tahun tinggal di kota Penang, Malaysia. Rasa-rasanya Penang sudah seperti rumah kedua. Namun seerat apapun ikatan batin dengan kota Penang, tarikan untuk kembali melanjutkan perantauan ternyata jauh lebih kuat. Setelah hampir lima tahun tinggal di Penang, Baim mendapat tawaran riset di tempat yang tak kalah menariknya (dan jauhnya pun tidak tanggung-tanggung): Tromsø.

Dengan Baim dan Alma

Dengan Baim dan Alma

Tromsø adalah kota kecil di utara Norwegia, dari Oslo bisa ditempuh dengan penerbangan sekitar dua jam. Seberapa utaranya sih kota Tromsø ini? Terletak di koordinat 69°40′58″N 18°56′34″E, secara geografis kota Tromsø sudah masuk dalam wilayah lingkar kutub utara.

Tromsø is situated about 218 miles north of the Arctic Circle, and only 1242 miles (2000 kilometers) south of the North Pole.

Bila dibandingkan dengan ibukota Oslo atau kota di Norwegia lainnya seperti Bergen, Trondheim atau Stavanger, Tromsø memang kalah besar; ‘cuma’ masuk urutan kedelapan urban area di Norwegia. Tromsø adalah urban area terbesar kedua dalam wilayah arctic circle (yang pertama adalah Murmansk – Rusia).

image2

Tromsø

Kota Tromsø adalah bagian dari Troms Kommune (municipality), berada dalam pulau kecil Tromsøya yang dikelilingi barisan pegunungan dan dua daerah suburban: pulau Kvaloya dan lembah Kroken-Tromsdalen (mainland). Sebutannya saja suburban, tetapi jaraknya tidak sampai sepuluh kilometer dari Sentrum (pusat kota). Sebagai bayangan kecilnya pulau Tromsøya, untuk menempuh jarak lari marathon (42km) kira-kira bisa dilakukan dengan 3 kali mengelilingi pulau. Di pulau inilah yang paling padat oleh penduduk: universitas, rumah sakit besar, planetarium, botanical garden, bandara sampai mall terbesar se-utara Norwegia, semuanya berada di Tromsøya. Tidak heran, harga tanah di kota Tromsø sangat mahal, apalagi harga rumah. Sejak blok laut Barents di utara Norwegia dibuka untuk eksplorasi minyak bumi, harga rumah di Tromsø naik gila-gilaan karena Tromsø menjadi basis tempat tinggal para ekspatriat yang menetap bersama keluarga.

The majority of Tromsø is located on the island of Tromsøya. The island is connected by the Tromsø Bridge and the Tromsøysund Tunnel. The 3,399 foot (1,036 meters) bridge is quite impressive. When it opened in 1960 it was the longest bridge in Northern Europe.

Kebanyakan penduduk Tromsø tinggal di daerah suburban dan bekerja di daerah kota (pulau). Di Tromsø, kami menempati rumah dalam kompleks perumahan kampus dekat kota. Untuk apply student housing, waiting listnya cukup panjang. Banyak peminatnya karena relatif murah, per bulannya NOK 8000-9000 untuk rumah satu atau dua kamar, lengkap ada kasur tempat tidur, lemari, laci-nakas, mesin cuci, meja makan & kursi serta dapur komplit. Tinggal masuk bawa badan & baju. Sebagai pembanding, apartemen kosong (unfurnished) satu kamar atau tipe studio di daerah Sentrum disewakan mulai dari NOK 10.000. Untuk apply perumahan kampus, bisa langsung mengontak housing staff setelah terdaftar & mendapatkan kontrak kerja/beasiswa. Kalau beruntung bisa langsung dapat rumah, kalau tidak ya masuk waiting list dulu. Mahasiswa yang membawa keluarga biasanya mendapatkan kemudahan untuk apply perumahan kampus, baik itu mahasiswa studi master maupun doktoral. Durasi sewa perumahan kampus disesuaikan dengan ikatan beasiswa atau kontrak masa kerja. Jadi hanya bisa menyewa rumah tersebut sampai masa beasiswa/kerja dengan pihak kampus berakhir. Lebih dari itu, siap-siap hunting rumah lagi.

image4

Lingkungan perumahan kami

Transportasi di Tromso

Untuk mode transportasi, kebanyakan adalah mobil dan bus. Orang Norwegia suka sekali road-trip, banyak yang memilih punya mobil SUV atau wagon. FYI, sekarang Norwegia menjadi negara kaya dari hasil eksplorasi minyak bumi sejak tahun 80-an. Kalau minyak buminya melimpah-ruah, bensin di Norwegia murah & disubsidi dong? Ehmmm… sama sekali tidak. Rata-rata harga bensin di Tromsø sekitar NOK 18/liter. Tidak hanya bensin yang mahal, biaya pembuatan Førekort (Norwegian driving licence) pun tidak kalah fantastis. Untuk mengurus Førekort, tidak jarang penduduk harus merogoh kocek sampai NOK 30.000. Bahkan seringkali biaya pembuatan Førekort bisa jauh lebih mahal daripada harga mobil bekas yang kondisinya masih bagus. Untuk driving licence exchange, Norwegia hanya menerima SIM keluaran Australia, Kanada, Hong Kong, Israel, Monaco, New Zealand, San Marino, Korea Selatan dan Amerika Serikat.

Mode transportasi pilihan lainnya adalah bus kota Tromskortet. Busnya bersih, rutenya jelas, menjangkau banyak tempat dari pusat kota sampai ke daerah suburban, plus ada rute bus malam. Kami lebih mengandalkan kemana-mana naik bus dibandingkan punya mobil.

image6

Kalau jarak ke tempat tujuan tidak sampai 5 kilometer, saya lebih memilih jalan kaki saja. Untuk berbelanja, ke kampus atau mengantar Alma ke sekolah pun cukup berjalan kaki, pulang-pergi tidak sampai 3 kilometer. Trotoar di Tromsø bersih, rapi dan lebar-lebar, pemandangan sekelilingnya pun indah.

Main St

Kalau kasta terendah di jalanan Jakarta adalah para pejalan kaki, di Norwegia justru sebaliknya. Meski banyak tanjakan dimana-mana, trotoar Tromsø nyaman untuk pejalan kaki. Alasan lainnya lebih suka berjalan kaki adalah sayang sekali kalau memakai tiket bus untuk jarak dekat: sekali naik bayarnya NOK 50 (atau NOK 26 kalau menggunakan kartu bus isi-ulang), berlaku selama 90 menit. Selain bus kota Tromskortet, ada juga bus bandara Flybussen dan bus antar kota menuju Narvik dan Lyngen Alps.

image5

Kartu Bus

Banyak juga penduduk yang bersepeda, namun biasanya hanya di daerah sekitar rumah dan kampus. Kontur kota Tromsø berbukit-bukit dan banyak tanjakan, sakti deh kalau sampai kemana-mana kuat full bersepeda.

Bagaimana dengan taksi? Taksi untuk last resort saja deh karena mahalnya bukan main. Taksi dari pusat kota ke bandara Langnes (jaraknya sekitar 10 Km), argonya bisa sampai NOK 200. Kalau naik taksi antara pukul 6 sore sampai pukul 6 pagi, argonya lebih mahal lagi. Dengan jarak dan rute yang sama, kalau naik bus kota cukup NOK 50 saja sekali jalan.

musim dingin di tromso dan polar night

Meski sudah masuk Arctic Circle, jangan bayangkan Tromsø sebagai kota sepi berselimutkan es abadi & penduduknya tetanggaan dengan polar bear 😀 Polar bear sendiri habitatnya ada di kepulauan Svalbard, 950km di utara Tromsø (AMAN!).

Sign Polar Bear di Svalbard

Untuk iklim, Tromsø relatif lebih hangat daripada kota-kota lain di Arctic Circle karena pengaruh Gulf Stream yang membawa arus hangat dari Atlantik menuju utara Eropa. Saat winter, rata-rata suhu hariannya hanya – 6’C (bandingkan dengan daerah Finnmark di utara Tromsø yang bisa mencapai -30’C).  Waktu awal-awal baru pindah sih sukses menggigil, tetapi sekarang sudah biasa. Alma malah senang setiap lihat gundukan salju, kuat main di luar sampai berjam-jam.

image7

Do you wanna build a snowman?

Selama tinggal di Tromsø, jarang sekali merasakan suhu winter di bawah -20’C, paling dingin sekitar -15’C, itupun hanya sesekali. Musim dingin berlangsung dari Oktober-April. Puncak lebatnya salju sekitar Desember-Februari. Lebatnya yang sampai kalau mau keluar rumah harus menggali gundukan salju terlebih dahulu. Sekali turun salju lebat, gundukan saljunya bisa sampai sepinggang. Di bulan Mei kadang masih sesekali turun salju, sisanya hujan gerimis. Bulan September diisi dengan mendung-gerimis sepanjang hari. Saat winter, Tromsø mengalami fenomena Polar Night (Mørketid) yang berlangsung dari November hingga Januari.

Tromso saat periode Polar Night

Selama bulan Nov – Jan  hari-harinya gelap 24 jam dikarenakan posisi matahari berada di bawah garis cakrawala. Bahkan sampai akhir Februari pun masih gelap. Semacam di film 30 Days of Night. Terancam kekurangan vitamin D? Sudah pasti.

image9

image10

Pukul 9 pagi berangkat sekolah

Ada sindrom yang sering muncul saat winter: Seasonal Affective Disorder (kalau disingkat jadi SAD). Kondisi gelap terus-menerus ini sering kali memicu depresi. Sudahlah winter bawaannya ingin hibernasi, ini lagi ditambah 24 jam gelap malam… Semakin malas ngapa-ngapain.

Untungnya SAD dan kekurangan vitamin D dapat dicegah dengan rutin minum minyak hati ikan cod dan tetap aktif berolahraga. Kadang dokter juga meresepkan penyinaran lampu UV hangat agar tidak terkena seasonal jaundice. Kalau belum ampuh juga, bisa coba ambil cuti sebulan & berlibur ke tempat yang lebih hangat.

Bagi kami, Tromsø justru paling indah saat musim dingin. Bagaimana tidak, sekeliling kota dikungkung laut dan barisan pegunungan bersalju. Serasa tinggal di wilayah kekuasaan Queen Elsa dalam film Frozen.

image11

Aurora Borealis

Saat musim dingin, yang paling dinanti-nanti adalah kemunculan Aurora Borealis. Tromsø adalah salah satu kota tujuan wisata terbaik untuk menikmati keindahan aurora. Aktivitas aurora bisa dipantau dengan app aurora forecast yang memberi notifikasi prakiraan kemunculan aurora. Namun mengandalkan app saja tidak cukup, aurora baru bisa teramati: 1. di malam hari, 2. Ada solar wind yang partikelnya terpapar ke atmosfer bumi, 3. cuaca langit malam yang bersih cerah. Untuk poin no.1, sudah pasti selama musim panas (Mei-Agustus) tidak akan bisa mengamati kemunculan aurora karena midnight sun. Aurora borealis hanya bisa diamati di malam-malam bulan September hingga awal Maret. Yang sulit diprediksi adalah poin no.2 dan 3. Kadang langit malam sudah bersih penuh bintang, eh tidak ada aurora muncul. Tidak jarang pula saat cek app ada aktivitas aurora tinggi (akan muncul aurora besar) ternyata malamnya mendung tebal atau turun salju lebat sehingga auroranya tidak bisa terlihat. Selain itu, cahaya lampu perumahan dan perkotaan cukup mengganggu pengamatan aurora, meskipun tidak jarang aurora masih bisa teramati dari daerah perkotaan

image14

The lights are seen around the magnetic poles of the northern and southern hemispheres. Auroras that occur in the northern hemisphere are called ‘Aurora Borealis’ or ‘northern lights’ and auroras that occur in the southern hempishere are called ‘Aurora Australis’ or ‘southern lights’.

Biasanya penyedia tur aurora akan berkendara ke luar kota (Sommarøy, Ersfjord atau Lyngenfjord, sekitar dua jam dari Tromsø) mencari spot terbaik untuk mengamati aurora. Karena jauh dari kota, langit malamnya benar-benar bersih & gelap. Dari tempat-tempat tersebut barulah penampakan auroranya lebih jelas. Bisa juga mengamati aurora dari tengah laut, naik winter night cruise menuju kota Kirkenes.

Seringnya aurora muncul tidak terduga, pernah terlihat saat kami pulang belanja dari Sentrum… pernah juga meilhatnya saat malam-malam keluar buang sampah! Benar-benar datang tak diundang, hilang nggak bilang-bilang. Jadi memang untung-untungan sekali untuk bisa ‘bertemu’ dengan si tricky lady ini. .

image15

Not so bad view saat lagi buang sampah, ya khan? 😉

Sekali muncul, tarian aurora biasanya hanya berlangsung kurang dari 5 menit. Benar-benar sebentar, dari kemunculan awal hingga semburan cahaya di langit. Dan harus sabar: pertama muncul biasanya masih redup. Tunggu 5-10 menit lagi, barulah keluar penampakan aurora yang bright. Masih belum muncul juga? Tunggu terus sampai tengah malam ☺ Biasanya dari jam 7 malam, saya sudah mulai memeriksa apps aurora watch sambil menyiapkan tripod dan kamera di balkon rumah (suhu udara di luar bisa mencapai -10’C). Begitu pukul 9 atau 10 malam, sudah mulai muncul tuh penampakan auroranya, menari-nari di langit gelap.

Breathtaking

Kadang saya sengaja melek sampai tengah malam, menanti lagi kemunculan si aurora sambil bikin kopi. Saat tengah malam ini biasanya aurora akan muncul lagi, lebih besar  berwarna-warni kehijauan dengan gradasi pink dan ungu.

Musim Panas di Tromso dan midnight sun

Bagaimana dengan musim panas? Biarpun masuk arctic circle, Tromsø masih punya musim panas kok… meski hanya berlangsung dari Juni hingga Agustus. Saat musim panas, rata-rata suhu hariannya sekitar 20’C. Saat musim panas paling enak ya keluar rumah, karena kalau matahari sudah bersinar terik, bagian dalam rumah akan terasa sumuk karena rumah-rumah di sini dirancang untuk memerangkap panas. Seterik-teriknya Tromso, paling sumuk hanya 25’C.  Musim panas 2014 lalu suhunya sempat mencapai 30’C.

image16

Musim panas di Tromsø tidak kalah indahnya, hijau bersemi dimana-mana, sepanjang tepi jalan dipenuh bunga-bunga liar berwarna-warni. Saat summer, kebanyakan orang Tromsø memilih travelling ke negara atau kota lain. Kami sekeluarga lebih suka manis-manis di Tromsø saja, menikmati summer yang tenang dan nyaman. Summer di Tromsø paling enak dihabiskan dengan hiking ke danau, ke kebun raya atau piknik ke pantai Telegrafbukta.

Pantai Telegrafbukta.

Kalau mau melihat aerial view kota Tromsø, bisa naik cable car Fjellheisen dari Tromsdalen.

Saat cuaca cerah bisa juga mengunjungi Botanical Garden. Arctic Botanical Garden adalah taman milik University of Tromsø, berisi koleksi tanaman daerah alpine-tundra & sub-alpine. Sebelum Perang Dunia-II, daerah universitas (Breivika) adalah ladang dan peternakan luas milik seorang petani dan guru bernama Hansine Hansen. Setelah PD-II, lahan tersebut didonorkan kepada Troms Kommune & diatasnya dibangun University of Tromsø, juga planetarium, science center serta Arctic Botanical Garden ini.

image19

Arctic Botanical Garden

image20

Karena terletak dalam dalam wilayah Arctic Circle, Tromsø selama bulan Mei hingga Juli mengalami fenomena midnight sun. Saat midnight sun hari-harinya terang 24 jam, posisi matahari selalu berada di atas garis cakrawala. Sebenarnya sedari pertengahan April sudah mulai terang 24 jam, sama sekali tidak ada malam yang gelap.

Hari-hari Midnight sun ini adalah kebalikan dari Polar night. Kalau saat polar night bawaannya ingin tidur & hibernasi, saat midnight sun ya maunya melek terus, tidak jarang malah insomnia. Secara natural jam tidur memang akan bergeser, tetapi ini bisa diakali dengan memasang tirai jendela berbahan tebal untuk menangkal masuknya sinar matahari di jam-jam malam. Mirip drakula ya jadinya, tidak bisa kena sinar matahari? Ya kalau tidak, bakal terus-terusan susah tidur.

Nah, beberapa tahun ini puasa Ramadhan jatuh tepat di pertengahan musim panas, saat midnight sun berlangsung. Kalau setiap hari selalu terang 24 jam dan tidak ada perbedaan jelas antara matahari terbit dan tenggelam, bagaimana menentukan waktu shalat dan waktu berbuka puasa?

image22

Waktunya sahur…!

Islamic council & imam masjid setempat mengeluarkan fatwa bahwa patokan waktu shalat selama hari-hari midnight sun boleh mengikuti jadwal waktu shalat di Mekkah. Di website Masjid Al Nor Senter Tromsø, prayer reminder selama Ramadhan di-set mengikuti jadwal shalat di Mekkah. Kemudahan ini memungkinkan umat muslim di Tromsø tetap dapat menjalankan ibadah puasa saat Ramadhan jatuh di pertengahan musim panas. Waktu sahur, subuh dan waktu berbuka puasa tinggal mengikuti waktu jadwal shalat di Mekkah. Fatwa yang sama juga berlaku saat Polar night, di mana posisi matahari berada di bawah garis cakrawala & matahari tidak tampak terbit.

Cerita lain tentang keseruan tinggal di Norwegia – nantikan di artikel kedua ya..!

——

Email: aini@rumahatiku.com/ Instagram: @rainiiw/ Twitter: @rainiiw/ Blog: http://aini.rumahatiku.com. Images provided were taken by Aini and family,  some related images are linked to original sources and caption by Wikipedia.

Advertisements

10 thoughts on “Merantau di Tromso

    • Aini says:

      Hi Tia 🙂 hehe iya, sukadukanya tinggal jauuuuh di ujung dunia… tapi krn disini bareng keluarga, dan nemu teman2 senasib sepenanggungan, alhmdlh terasa jd lebih betah 😛

      Like

  1. ellykurnia says:

    Salam kenal Mba. Berarti kalau mau lihat aurora di Tromso memang lebih baik ikut tur ya? Soalnya baca dari sini kok untung-untungan banget plus harus banyak faktor diperhatikan. Nggak bisa model datang saja ke Tromso waktu bulan-bulan auroranya muncul entar malam-malam hunting aurora.

    Like

    • Aini says:

      Hi Ellykurnia, salam kenal juga 🙂 yupp, bener bgt… lebih baik direncanakan jauh2 hari & sekalian ikut tur. Soalnya tour guidenya lebih tahu juga spot2 bagus buat lihat aurora, nanti terlihatnya jauuuh lebih bright dibanding kalau lihat dari kota. Yang mau ke Norwegia berburu penampakan aurora bisa juga cek aurora forecastnya via norway-lights.com, itu lbh up to date. Kalau ucluk2 karena pas winter datang ke kutub mau lihat aurora trus ternyata cuacanya jelek, sakitnya tuh di siniiii *nunjuk dompet & dada* xD

      Liked by 1 person

  2. Lih Djen says:

    Mbak Aini, salam kenal. Saya senang sekali ada ulasan ini. Berguna sekaliii !! Saya sudah issued ticket ke Tromso dan disambung ke Lyngenseidet, dan bermalam 3 nites di Lyngenseidet. Mudah-mudahan saya beruntung bisa melihat dancing aurora, Kalo ngga… saya akan extend lagi sampai 3 atau 4 malam ( judulnya, maksa, harus lihat, smoga bisa lihat di malam yg pertama, hehe ) . Luar biasa ulasan Mbak Aini. Thanks a lot

    Like

  3. Lih Djen says:

    Mbak Aini, salam kenal. Ulasan Mbak sangat berguna. Saya bulan Feb pasti berangkat ke Tromso dan ke Lyngenseidet. Berburu aurora dari 3 sampai 6 malam . Semoga saya beruntung bisa melihat dancing aurora di 3 malam yang pertama… Thanks a lot Mbak Aini…

    Like

  4. Ria says:

    Hai mbak Aini, salam kenal, aku Ria. Aku pernah ke beberapa negara di norway tapi gak stay lama karna aku sebenrnya kerja di kapal pesiar. Hehehhe .. Suka bgt sama Oslo, mungkin karna ibu kotanya kali yah.. Tapi sayang sungguh di sayang, di norway apa apa mahal yah hahahhah .. Kayanya sayang banget tuker uang dolar Amerika kita ke kroner. Hehehhe .. Tapi sumpah deh aku pingin bangett liat tromso. I hope i can visit it someday .. 😚

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s