Sistem Daycare di Amerika Serikat

1. Me1Ranitya Kusumadewi (Adis) – Currently a PhD student, teaching assistant, and Fulbright scholar at Syracuse University, NY, USA focusing on political economy development. I’m on study leave from work as a government official in the Ministry of Trade Republic of Indonesia.

Daycare menjadi andalan dalam situasi saya sejak awal datang ke Amerika sampai sekarang. Tapi tentunya Vino lebih banyak di daycare sekarang dibandingkan waktu papanya tinggal di Amerika. Sistem daycare disini (setahu saya) ada tiga:

Yang pertama adalah Daycare center yang merupakan institusi khusus untuk layanan daycare yang dapat menampung banyak anak dengan range umur yang berbeda (bahkan sampai SD) karena mereka punya banyak pengasuh.

Yang kedua, ada daycare yang juga merupakan tempat early learning center, yaitu selain fasilitas daycare, mereka juga berfungsi sebagai sekolah bagi anak-anak dibawah umur 5 tahun (Davino ikut daycare kategori ini).

Early Learning Center in YWCA, NY

Yang ketiga adalah home daycare. Untuk home daycare, itu tempatnya di rumah sang pemberi daycare. Mereka adalah individu yang sudah mengikuti training dan punya license untuk membuka daycare di rumahnya. Mengingat disini ada peraturan ketat mengenai rasio anak dan pengasuh (hal ini tergantung umur anak), maka biasanya mereka hanya bisa menampung sedikit anak.

Gambaran home daycare

Untuk mencari informasi mengenai daycare, yang pertama bisa kita lakukan adalah menanyakan kepada pemerintah kota atau county kita. Selain mendapat informasi langsung dari mereka, mereka juga bisa mereferensikan website atau lembaga yang bergerak dalam bidang pencarian daycare.

Untuk Syracuse, saya waktu itu direferensi ke child care solutions. Tapi sampai akhirnya saya memutuskan di tempat daycare vino yang sekarang adalah karena referensi dari Profesor saya yang anaknya dulu disitu. Menurut saya, pada akhirnya kita yang harus melakukan research dan survey sendiri karena kita yang paling tahu seperti apa tempat yang nyaman untuk anak kita. Kita bisa googling dan cari reviews mengenai tempat daycare disamping tanya kepada orang-orang yang kita kenal. Kita juga harus survey tempatnya secara langsung karena ini akan menjadi tempat anak kita dititipkan selama kita bekerja. Tempat-tempat daycare biasanya menyediakan waktu untuk tur bahkan trial untuk memastikan kita cocok dengan tempat tersebut.

Daycare pada umumnya buka dari pagi sekitar jam 7 sampai jam 5:30 sore. Umumnya juga mereka memberikan pilihan kepada kita, apakah mau half-day (biasanya hanya sampai jam 11 atau 12 siang), full-day (sampai jam 3:30), atau extended day (sampai jam 5:30).

Kita juga boleh memilih jumlah hari dalam seminggu kapan anak kita mau dititipkan. Minimal biasanya adalah 2 hari seminggu. Tapi jika kita sudah memilih hari tetapnya, maka tidak bisa dirubah atau digantikan ke hari lain untuk mengamankan spot anak kita. Davino dari awal hingga sekarang saya masukan ke daycare yang juga merupakan Early Learning Center (untuk anak 6 bulan – 5 tahun). Jadi selain tempat daycare, ini merupakan pre-school yang mempersiapkan anak2 untuk masuk TK.  Meskipun untuk sekolah pre-K vino jadinya bayar, tapi ini merupakan solusi yang terbaik untuk kondisi saya. Biayanya memang tinggi yaitu $42/hari.

Tapi sekolahnya sangat flexible dalam hal jumlah hari yang vino ambil. Jadi ada kalanya kalau saya sedang tidak terlalu sibuk, vino ke sekolah hanya 3 hari seminggu, dan ketika sibuk bisa full 5 hari seminggu. Biaya ini memang terlihat mahal, namun jika melihat per jam-nya serta kualitas dan fasilitas yang mereka tawarkan, per jam-nya jadi sangat murah (sekitar $4/jam). Jasa babysitter di amerika sangat mahal, rata-rata diatas $10/jam. Saya juga sering menitipkan Vino dengan teman saya (baik orang Indonesia maupun bukan) secara informal, dan biaya yang saya tawarkan adalah $5/jam. Vino pun mendapatkan pendidikan pre-K dan pendidikan extra lainnya seperti music, biology (dalam hal ini mengenal binatang-binatang saja hehe), art, soccer dan kalau summer dapat pelajaran renang.

Sebenarnya ada beberapa alternative lainnya. Ada fasilitas daycare di kampus yang biayanya lebih murah (sekitar $35/hari), tapi di daycare kampus saya selalu penuh dan programnya ga sebagus yang ditawarkan sekolah vino saat ini. Ada juga daycare yang hanya daycare dan tidak menawarkan pendidikan ektra lainnya. Tentunya ini jauh lebih murah (bisa sekitar $30/hari). Note: bahwa ini cost untuk kota Syracuse yang mid-size city. Kota besar seperti New York City dan Chicago pasti biayanya lebih mahal. Saya juga beruntung karena dari kampus saya mendapatkan subsidi daycare yang diberikan untuk graduate students. Sebenarnya ada beberapa tunjangan daycare bagi ibu bekerja di kota Syracuse, tapi ketika waktu belum bekerja di kampus sebagai teaching assistant, aplikasi saya ditolak karena status sang ibu harus “bekerja” dan bukan “sekolah”. Jadi di sini banyak support bagi ibu bekerja dan sekolah untuk pembiayaan daycare, hanya saja ini tergantung dari setiap kota dan kampus.

Kegiatan Pra-sekolah

Davino sekarang pre-K, tapi ga ikut pre-K yang public school. Dia sejak umur 1 tahun sudah sekolah di Early Childhood Center yang merupakan private school. Di sekolah vino ini, vino bisa di drop ke sekolah sejak jam 6.30 pagi dan harus sudah dijemput lagi jam 5:30 sore. Tentunya saya ingin sekali Vino ikut yang public school aja (karena gratis hehe). Tapi kalau public school, pre-K biasanya hanya sampai jam 11 siang, dan selebihnya saya tetap harus memasukkan vino ke daycare. Melihat kesibukan saya yang pastinya repot untuk jemput Vino jam 11 siang lalu antar ke daycare, akhirnya saya dan suami memutuskan untuk vino sekolah Pre-K di tempat daycarenya saja. Hal ini juga dengan mempertimbangkan perbedaan biaya yang tidak terlalu besar.

Tapi berhubung Agustus ini Davino akan masuk TK, dan TK public school disini full day (sampai jam 3:30 sore), maka rencananya Davino dari pagi sampai jam 3:30 sore akan sekolah di public school, kemudian dengan menggunakan jasa School Bus, vino bisa diatur untuk diantar ke tempat daycare-nya sekarang, sehingga sore saya tinggal jemput dia di tempat daycarenya.

——

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s