Mengisi Apartemen

Mengisi dan mendekor apartemen baru bisa jadi hal yang menyenangkan (kalau punya budget yang mencukupi) dan menantang (kalau budgetnya pas-pasan, aha).

Pengalaman saya dan Ibu lain mungkin berbeda, utamanya sebagai keluarga mahasiswa, kebanyakan barang furniture di apartemen kami adalah hasil thrifting dan cari di barang seken di Craigslist. Sebagian kecil adalah hibahan dari teman sesama international students yang pulang kampung dan juga barang hasil “mungut” di pinggir jalan šŸ˜€ Yup, di sebagian besar kota di Amerika, Eropa, dan Amerika adalah hal yang wajar menemukan “harta” di pinggir jalan dan kondisinya kalau beruntung masih sangat layak digunakan. Harta yang dimaksud kebanyakan berupa: sofa (tapi harus hati-hati! karena mungkin ada bedbugsnya?), lemari, kursi, meja, TV dan barang elektronik lainnya, hingga sepeda. Tapi tentunya kita ga mungkin mengandalkan barang bekas dan hibahan semua khan? Berikut adalah list perabot yang kami sarankan untuk dibeli secara bertahap ketika pindah ke apartemen baru – dengan asumsi: kulkas, kompor dan oven, AC dan heater sudah termasuk di dalamnya -dan bukan apartemen furnished.

1. Area Dapur:

Image: Google

  • Perlengkapan makan: sendok, garpu, piring, mangkok.
  • Pisau dapur (biasanya ada 3 set, pastikan pisahkan untuk potong daging, sayur/buah, dan roti)
  • Pots and pans (biasanya juga langsung sepaket. Beli yang rada bagusan, walau agak mahal tapi tahan lama dan akan sangat berguna. Nah, jenis panci dan penggorengan ini ada berbagai macam, di antaranya: cast iron skillet, non-stick, ceramics, stainless-steel, dan copper. Buat saya yang peduli akan isu kesehatan dan go-green namun budget ketat, saya memilih merek ini.Ā Ketika membeli, pertimbangkan juga: apakah bisa dicuci di dishwasher (jika di apartemen ada dishwasher), oven-proof (akan berguna untuk memanaskan dalam oven), gampang dibersihkan, dan zat-zat yang terkandung dalan material panci tersebut.
  • Perlengkapan memasak: cutting board (pisahkan untuk memotong: ikan, daging sapi, daging ayam, dan buah/sayuran. Biasanya dijual dengan ukuran berbeda dan bisa berupa cutting board plastic), spatula, slotted spoons, tongs, colander, pembuka kaleng, saringan buat deep fried.
  • Perlengkapan baking: measuring cups and spoons, muffins pan, muffins liners (beli yang berbahan silikon dan bisa dipakai ulang), baking mat, pot holder, cookie sheet, mixing bowls, pyrex set (bermanfaat sekali), dan kontainer segala ukuran untuk menyimpan makanan di dalam kulkas.
  • Perlengkapan elektronik dapur: water filter (perlu untuk yang minim dari tap water. Beli yang ukurannya besar sekalian, jadi tidak perlu sering isi ulang), microwave. Lain-lain: blender, food processor, pemanas air, mixer, coffee maker.
  • Bumbu-bumbu dapur: salt, pepper (white and black), coriander, onion powder, garlic powder, turmeric, chili flakes, dll yang non-MSG. Dan bagi yang Muslim, bisa cel label Kosher dan Vegan pada setiap bumbu yang dibeli.
  • Baking needs: tepung terigu (all purpose flour), vegetable oil/ canola oil/ olive oil/ coconut oil, white vinegar, corn starch, baking powder, baking soda, gula, powder sugar, brown sugar.

2. Area Kamar Mandi

Image: cdn.home-designing.com

Sebagai orang yang tumbuh besar di Indonesia, hal yang paling menyulitkan ketika di luar negeri adalah urusan kamar mandi. Ya, setidaknya kalau di Indonesia atau di beberapa negara Asia masih menyediakan bidet spray di kamar mandi. Tidak demikian halnya kalau di negara2 lain yakni WC kering dengan tissue. Urusannya dengan anak toddler lebih ribet lagi, apalagi kalau sedang potty-training. Nah, beli bidet ini atau iniĀ sangat membantu – dan pastinya lebih bersih dan hemat tissue!

Bidet: mudah untuk dipasang sendiri

Selain bidet, perlengkapan kamar mandi: rug, handuk untuk keringkan tangan, shower curtain (dan ring curtain), sikat kamar mandi dan cairan pembersih toilet bowl dan spray. Pastikan juga keduanya yang ramah lingkungan yaa.

3. Area Kamar Tidur

Image: flatideas.com

Kalau di Amerika, kebanyakan apartemennya hanya menyediakan lampu di: kamar mandi ruang makan, dan dapur. Kamar tidur dan ruang bersama (living room) gak ada lampunya. Jadi pertimbangkan beli floor lamps untuk kedua ruangan, lampu tidur, kasur atau sofa bed (matras futon IKEA adalah favorite kami), bedsheet, selimut, duvet cover, dan bantal.

4. Area RuangĀ Bersama

Image: Google (cdn.homedit.com)

Area ini bisa paling terakhir dicicilnya, tapi paling seru juga untuk didekor – karena area ini dan area ruang makan yang paling sering ditempati. Furniture: sofa, karpet/rug, coffee table, TV, meja TV, rak buku. Yang sifatnya dekorasi, bisa ditambahkan: seperti pajangan dinding, tanaman indoor, dan jam dinding.

5. Area Ruang Makan

Yang pasti: meja makan dengan kursi (minimal 4).

6. Perlengkapan Bebersih dan Mencuci

Mencakup sapu dan pengki (dust pan), sikat kecil, spons buat di dapur (sikat panci, sikat botol, spons aluminium, dan spons biasa anti-scratch), lap dapur, handuk tangan, vacuum cleaner. Untuk vacum cleaner, pertimbangkan yang bisa meraih sudut2 dan kolong sofa – dan filternya bisa mudah dicuci, saya menggunakan yang seperti ini.Ā Lalu, cairan pembersih: all purpose cleaner (yang bisa dibikin sendiri dengan mudah: campuran air + vinegar + lemon), pembersih lantai, pengharum ruangan jika perlu atau aroma therapy, sabun dishwasher berupa pods, sabun cuci berupa pacs biar simple, dan pengharum pakaian jika dibutuhkan.

7. Perlengkapan Lainnya

Tools pertukangan (dijual di IKEA), berbagai jenis paku dan skrup satu set, senter, pemantik (jika sewaktu-waktu gas mandek), lilin, tali, hanger, jemuran baju (buat handuk atau kalau gak pakai dryer), gantungan jemuran buat pakaian dalam dan cloth diapers anak, keranjang baju (minimal dua: satu baju kotor, satu buat angkut jemuran), tempat sampah untuk di dapur (sampah kering dan basah), di kamar mandi, dan setiap kamar tidur.

Nah, untuk lebih lengkapnya list untuk apartemen bisa download di sini. Selamat mengisi apartemen…!

Semua foto terhubung dengan link gambar asli.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s